News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Otak Pelaku Pembunuhan Dituntut 20 Tahun, Keluarga Korban Tuntut Keadilan

"Tosa, diduga otak pembunuhan Paino, dituntut 20 tahun penjara. Keluarga dan warga kecewa, minta hukuman lebih berat. Sidang berlangsung emosional di Langkat."
Kamis, 31 Agustus 2023 - 06:48 WIB
Kericuhan usai pembacaan tuntutan pelaku pembunuhan di PN Stabat.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Taufik

Langkat, tvOnenews.com - Terdakwa Luhur Sentosa Ginting alias Tosa, yang diduga sebagai dalang di balik pembunuhan berencana terhadap mantan anggota DPRD Langkat, Paino, hanya dituntut hukuman penjara selama 20 tahun pada Rabu (30/8/2023) malam.

Pembacaan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Langkat dilakukan oleh Kepala Seksi Pidana Umum (Pidum), Hendra Abdi P Sinaga. Meskipun sidang sudah beberapa kali ditunda, kali ini tetap mengalami keterlambatan dari pukul 13.30 WIB menjadi 17.30 WIB. Terdakwa lainnya, Dedi Bangun, yang juga dituntut 20 tahun penjara sebagai pelaksana eksekusi, ikut hadir dalam sidang di Ruang Prof. DR. Kusumah Admaja SH, Pengadilan Negeri (PN) Stabat, Jalan Proklamasi, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Awalnya, JPU meminta agar sidang ditunda selama 2 jam dengan alasan koordinasi pimpinan. Namun, persidangan tetap dilanjutkan tanpa alasan yang jelas, termasuk pembacaan tuntutan terhadap Dedi Bangun sebagai pelaksana eksekusi yang menewaskan Paino. Pembacaan tuntutan kemudian dilanjutkan dengan tuntutan terhadap Luhur Sentosa Ginting alias Tosa.

Setelah JPU membacakan tuntutan terhadap Luhur Sentosa Ginting, emosi tak terbendung dari ratusan warga dan keluarga korban pecah menjadi tangis histeris. Bahkan istri korban, Nilawati br Sembiring, tampak lemas. Tidak ada yang menyangka bahwa orang yang mengambil nyawa ayah empat anak hanya akan dituntut selama 20 tahun penjara.

JPU berargumen bahwa tuntutan ini dipertimbangkan dengan mempertimbangkan usia anak terdakwa Tosa yang masih kecil. Namun, hal ini membuat putra almarhum Paino merasa marah dan kehilangan ayah akibat perbuatan Tosa.

Menurut keluarga dan penduduk setempat, Tosa seharusnya dituntut dengan hukuman minimal seumur hidup atau bahkan hukuman mati. Mereka merasa perbuatan Tosa yang kejam dan sadis dalam mengakhiri hidup Paino sangat memilukan. Sebelum meninggalkan tempat sidang pada pukul 21.30 WIB, mereka mengungkapkan kekecewaan mereka.

Dengan bantuan personel dari Polres Langkat, kemarahan dan kekecewaan keluarga serta penduduk akhirnya dapat dikendalikan.

Kerabat dekat almarhum Paino mengungkapkan rasa terima kasih mereka kepada semua pihak yang telah mendukung upaya mereka untuk mendapatkan keadilan.

Togar Lubis, Penasehat Hukum Keluarga Almarhum Paino, menjelaskan bahwa tuntutan terhadap Tosa seharusnya lebih berat mengingat JPU juga menuntut 4 terdakwa lain dalam kasus ini. Togar berpendapat bahwa Tosa sebagai otak pelaku seharusnya mendapatkan tuntutan yang lebih maksimal.

"Ini aneh, orang yang menyuruh, orang yang membayar, tapi tuntutan sama dengan eksekutor. Itulah yang menyebabkan kenapa keluarga korban dan masyarakat kecewa dengan jaksa. Kami berharap, hakim tidak terikat terhadap tuntutan jaksa penuntut umum. Agar majelis hakim yang menangani perkara ini tetap menjatuhkan putusan maksimal sebagaimana fakta persidangan," kata Togar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Togar menganggap aneh bahwa dalam amar tuntutan yang dibacakan, jaksa tidak mempertimbangkan unsur-unsur yang memberatkan, hanya yang meringankan. Padahal, Tosa adalah pelaku dalam tindak pidana serupa dan tidak ada usaha perdamaian dengan keluarga korban. Togar berharap hakim dapat memutuskan dengan adil dan berdasarkan fakta persidangan.

(tht/fna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.
Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman siap berkoordinasi dan memberikan informasi yang diperlukan kepada DPR RI sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki tata kelola pelayanan publik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT