News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dugaan Pebisnis Narkoba Sukses di Sejumlah Barak Narkoba dan Judi Online di Kecamatan Medan Sunggal, Masih Beroperasi Hingga Kini

Adapun dua nama besar itu diduga berinisial D dan H alias O. Keduanya mampu merangkul warga Gang Pantai dan Gang Bersama dengan sistem bagi keuntungan untuk mendirikan dan mempertahankan kelangsungan operasional barak-barak narkoba dan perjudian Online tersebut.
Minggu, 3 September 2023 - 18:33 WIB
Dukomentasi Penggrebekan Lokalisasi di Kecamatan Medan Sunggal.
Sumber :
  • Yoga Syahputra

Medan, tvOnenews.com - Cerita penggerebekan barak narkoba jenis sabu-sabu dan perjudian online di Jalan Kelambir 5, Gang Pantai dan Gang Bersama, Kelurahan Lalang, Kecamatan Medan Sunggal, tak kunjung usai. Meski berulang kali sudah ditindak polisi namun tetap eksis beroperasi 1x24 jam setiap hari.

Di balik eksis dan besarnya barak narkoba dan perjudian online Gang Pantai dan Gang Bersama, Jalan Kelambir 5 itu, disebutkan dua nama pria bisa terus bergeliat dan sukses menjadi pebisnis kegiatan haram tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun dua nama besar itu diduga berinisial D dan H alias O.

Keduanya mampu merangkul warga Gang Pantai dan Gang Bersama dengan sistem bagi keuntungan untuk mendirikan dan mempertahankan kelangsungan operasional barak-barak narkoba dan perjudian Online tersebut.

Hingga keberadaan barak narkoba dan perjudian online di Kecamatan Medan Sunggak ini disorot dan disoal oleh masyarakat dan lembaga lainnya. Di mana ada keanehan dan indikasi dugaan adanya pemberian upeti rutinitas kepada oknum institusi dan pemerintahan terkait.

DPD Lembaga Independen Pemerhati Pemuda Indonesia Sumatera Utara pun mengkritik sekaligus mengungkapkan sejumlah informasi berkaitan dengan barak narkoba dan perjudian online terbesar di Gang Pantai dan Gang Bersama.

Sastrawan Sembiring, Bendahara DPD LIPPI Sumut mengungkapkan, sepanjang berdirinya lokalisasi tersebut, diduga nama oknum yang paling berjasa membangun adalah D dan H alias O.

“Kita mendapatkan informasi, dan saya rasa rekan-rekan media dan masyarakat luas tahu, bahkan tidak tertutup kemungkinan aparat kepolsian pun sudah mendengar informasi ini. Sosok the god father Gang Pantai itu D dan O alias Oyok CS. Kalau H alias O itu mantan narapidana disebut kasusnya narkoba. Kedua sosok inilah yang diduga berperan membangun dan mendirikan serta memasukkan pasokan narko ke dalam lokalisasi. Mereka memakai satu sistem yang sudah sangat mengakar, melibatkan banyak orang,” ungkap Sastra.

Lalu ia mengungkapkan sistem yang dimaksud adalah, sistem saling menguntungkan.

“Kan ini lokalisasinya di pinggir Jalan Kelambir Lima. Aksesnya jalan menuju lokalisasinya strategis dilewati dan disinggahi. Apalagi sudah beroperasi lama dan terkesan aman dan nyaman. Jadi itu lokalisasinya berada di gang sempit yang padat penduduk, letaknya di pinggir bantaran sungai. Nah dugaan keuntungan yang diberi ke warga setempat itu ada peran nyata. Salah satu contoh, yang bisa datang dan menikmati surga narkoba dan perjudian online itu kebanyakan datang dengan sepeda motor. Nah parkirnya di depan lahan rumah warga di dalam gang dan parkir itu berbayar. Belum lagi ada yang menyediakan jasa sewa internet,” kata Sastra.

“Kalau lokalisasi ini terus dibiarkan meski sudah ditindak, namun eksis lagi, ini kan aneh dan perlu solusi agar segera ditutup total. Karena banyak waraga rusak karena narkoba. Tingkat kriminalitas pun meningkat karena untuk memenuhi kebutuham narkoba. Kan itu pecandu,” lanjutnya.

Ia pun mencontohkan jika polisi dan Pemerintah Kota Medan serius untuk menutup barak itu pasti akan terwujud. Contohnya wilayah Kampung Kubur yang terkenal akan hal itu. 

“Dulunya siapa yang tak tau tempat apa itu Kampung kubur. Sekarang bisa kok ditutup total,” beber Sastra.

Sementara itu, mulusnya peredaran narkoba di Gang Pantai dan Gang Bersama, Kelurahan Lalang, Kecamatan Medan Sunggal, diduga karena ada oknum yang diduga sudah berkoordinasi dengan aparat ditingkat Polsek, Polrestabes dan Polda Sumut sampai ke pemerintah Kecamatan Sunggal. 

Hal itu disampaikan GN, mantan pekerja serta orang kepercayaan dari bos tempat haram tersebut. “Kalau tidak ada bentuk koordinasi, mana bisa kita bermain,” katanya.

Tak hanya GN, RD warga Kampung Lalang juga memberikan penjelasan mengenai pengawasan yang dilakukan pada akses menuju lokasi.

“Mulai dari pintu masuk Gang Pantai dan Gang Bersama, hingga ke dalam, sang bandar sudah memakai jasa pekerja bayaran untuk memantau situasi di seputaran Gang Pantai. Bahkan itu abang lihat sendiri, masuk hingga ke dalam gang, sudah dipasang kamera kamera pemantau CCTV. Jadi siapa saja yang masuk ke dalam, mereka sudah tau. Apa lagi kalau yang masuk tidak dikenal, pasti dibuntuti dan awasi pergerakannya. Ketahuan aneh, habislah orang itu,” jelas RD.

Dari pengakuan ini, selain peredaran narkoba, praktik perjudian online dan togel juga disediakan. Untuk bisnis perjudian ini ada sistem sewa WiFi yang dikelola warga setempat.

“Masih ada judi di dalam bang, lokasinya paling ujung dengan sungai bang. Kalau masih jajaran Polsek dan kecamatan dan Babinsa setempat, gak ada yang berani tegas menutup. Cuma sekedar bertindak dan pernah bertindak. Kelanjutannya ya buka lagi. Polrestabes medan pun tidak mungkin bisa bang. Karena warga nya sudah kompak mendukung. Tapi kalau orang Polda yang turun, mungkin bisa diberantas dan ditutup total barak itu. Itupun kalau memang serius dan niat bang,” katanya.

Kapolsek Sunggal, Kompol Chandra Yudha saat dikonfirmasi membantah terkait tudingan upeti yang dialamatkan. Ia mengaku sudah bertindak dengan jajarannya.

“Tidak benar kita ada menerima atau mendapat keuntungan dari pengusaha Gang Pantai dan Gang Bersama. Terimakasih informasinya segera kita tindak lanjuti,” kata Yudha, Minggu (3/9/2023) kepada tvOnenews.com.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terpisah, Camat Medan Sunggal, Tengku Chairuniza yang dikonfirmasi hal senada dengan Kapolsek Sunggal menjelaskan, tak berani ikut campur akan hal penindakan, namun siap bersinergi dengan aparat kepolisian.

“Camat tidak berani bermain-main dalam hal itu bang. Itu kewenangan polisi. Mereka penegak hukum. Namun kita tetap bersinergi apapun itu kendalanya. Kita akan terus berkordinasi lanjut dengan Polsek dan Danramil Sunggal untuk itu. Dan saya sudah atensikan Lurah Lalang untuk mendalami informasi ini,” ungkapnya. (ysa/nof)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Dana White's Contender Series, salah satunya ada pertarungan antara Bilal Hasan melawan Mridul Saikia.
Bukan Sekadar Pembunuhan, Terungkap Fakta Pilu di Balik Tewasnya Wanita Berselimut di Kontrakan Tangerang

Bukan Sekadar Pembunuhan, Terungkap Fakta Pilu di Balik Tewasnya Wanita Berselimut di Kontrakan Tangerang

Seorang wanita berinisial SNA, menggegerkan warga usai ditemukan tewas dalam kondisi penuh luka di rumah kontrakan, wilayah Jurumudi, Benda, Kota Tangerang, pada Selasa (11/8).
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
Cuma Numpang Lewat, Persib Keluar dari Daftar FIFA Ban Registration Setelah Satu Hari Nangkring

Cuma Numpang Lewat, Persib Keluar dari Daftar FIFA Ban Registration Setelah Satu Hari Nangkring

Nama Persib sudah tak bertengger di daftar hitam FIFA pada Selasa (11/8/2026) malam setelah sempat masuk satu hari sebelumnya. 
MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta aparat kepolisian mengusut soal viralnya tantangan hafalan Surah Ad-Dhuha yang diduga sebagai sarana untuk promosi minuman keras (miras) di acara musik.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.

Trending

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Cuma Numpang Lewat, Persib Keluar dari Daftar FIFA Ban Registration Setelah Satu Hari Nangkring

Cuma Numpang Lewat, Persib Keluar dari Daftar FIFA Ban Registration Setelah Satu Hari Nangkring

Nama Persib sudah tak bertengger di daftar hitam FIFA pada Selasa (11/8/2026) malam setelah sempat masuk satu hari sebelumnya. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT