News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Motif Pembunuhan Adik Bupati Musi Rawas Utara Ternyata karena Sakit Hati

Pembunuhan terdahap Muhammad Abadi, adik Bupati Musi Rawas Utara ternyata dilatarbelakangi karena sakit hati. Kedua pelaku yang merupakan kakak-adik, yakni Arwa
Jumat, 8 September 2023 - 23:52 WIB
Polisi menginterogasi pelaku.
Sumber :
  • Tim tvOne/Rizal

Palembang, tvOnenews.com - Pembunuhan terdahap Muhammad Abadi, adik Bupati Musi Rawas Utara ternyata dilatarbelakangi karena sakit hati. Kedua pelaku yang merupakan kakak-adik, yakni Arwandi (28) dan Ariansyah (35). 

Pelaku Arwandi sakit hati dengan perkataan korban yang menanyakan kedatangannya sebagai tamu tak diundang pada rapat internal di salah satu rumah warga. Arwandi tidak diperkenankan mengikuti pertemuan tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Ditreskrimum Polda Sumsel, Kombes M Anwar, mengatakan penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia dan luka berat karena tersangka sakit hati. “Korban dua orang salah satunya meninggal dunia dan satu mengalami luka berat sekarang masih dalam perawatan,” ujarnya, Jumat (8/9/2023).

Peristiwa mengerikan itu bermula saat adanya pertemuan antarwarga di salah satu rumah di Desa Belani, Kecamatan Rawas Ilir, Muratara, Sumatera Selatan (Sumsel), pada Selasa (5/9/2023) malam.

Tiba-tiba, Arwandi datang ke rumah tersebut layaknya tamu tak diundang. “Sebelumnya mereka rapat di salah satu rumah, aku datang, tapi aku diusir dan dikeroyok Deki dengan kawannya, aku balik cerita ke kakak Ariansyah,” ujar tersangka Arwandi. 

“Kami datang lagi ke tempat rapat, sedangkan aku nunggu di mobil. Ariansyah manggil Deki tapi diserang dilempar kursi kayu dan dikejar, kakak aku lari ke mobil lalu ambil parang dan aku juga ikut serang balik. Sedangkan Aku tidak ingat berapa kali membacok pakai golok,” terang Arwandi lagi.

Arwandi mengaku, parang dan golok yang digunakan untuk menghabisi nyawa korban memang sudah tersedia di dalam mobil. “Untuk parang dengan golok memang sudah ada di dalam mobil untuk bekebun nebas sawit,” ungkap Ariansyah.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pascakejadian tersangka sempat melarikan diri ke hutan, sebelum akhirnya ditangkap polisi. “Untuk barang bukti yang diamankan satu buah parang, satu buah golok dan pakaian korban, 

Untuk mempertangung jawabkan perbuatannya terangka dijerat Pasal berlapis 340, 338, 170 dan 351 KUHP dengan ancaman penjara seumur hidup atau hukuman mati. (srl/wna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Fabio Capello Murka! Sebut Kegagalan Italia Aib Nasional, Desak Pimpinan FIGC Mundur

Fabio Capello Murka! Sebut Kegagalan Italia Aib Nasional, Desak Pimpinan FIGC Mundur

Legenda sepak bola Italia, Fabio Capello, melontarkan kritik keras usai Timnas Italia kembali gagal lolos ke Piala Dunia.
Menko Polkam: Pelaku Serangan di Lebanon Harus Dihukum

Menko Polkam: Pelaku Serangan di Lebanon Harus Dihukum

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago secara tegas meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) transparan dalam melakukan
Dari Kartu Merah ke Sanksi Tambahan! Nasib Maguire di Ujung Tanduk Bersama Manchester United

Dari Kartu Merah ke Sanksi Tambahan! Nasib Maguire di Ujung Tanduk Bersama Manchester United

Bek Manchester United, Harry Maguire, tengah menghadapi masalah serius setelah didakwa oleh The Football Association (FA) terkait perilaku tidak pantas dalam laga kontra Bournemouth.
Forkopi Sodorkan Usulan Terkait DIM Pemerintah RUU Pekoperasian ke Fraksi Partai Demokrat DPR RI

Forkopi Sodorkan Usulan Terkait DIM Pemerintah RUU Pekoperasian ke Fraksi Partai Demokrat DPR RI

Forum Koperasi Indonesia (Forkopi) menyampaikan usulan terhadap Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) pemerintah terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) Perkoperasian.
Banjir Pujian saat FIFA Series, Dony Tri Pamungkas Malah Bilang Belum Puas Bela Timnas Indonesia! Ada Apa?

Banjir Pujian saat FIFA Series, Dony Tri Pamungkas Malah Bilang Belum Puas Bela Timnas Indonesia! Ada Apa?

Pemain Timnas Indonesia, Dony Tri Pamungkas, mengaku belum merasa puas dengan penampilannya bersama skuad Garuda di ajang FIFA Series 2026, meski mendapat banyak pujian dari berbagai pihak.
Ono Surono Berpeluang Kembali Dipanggil KPK Setelah Dilakukan Penggeledahan di Rumahnya

Ono Surono Berpeluang Kembali Dipanggil KPK Setelah Dilakukan Penggeledahan di Rumahnya

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka kemungkinan memanggil kembali Ketua DPD PDIP Jabar, Ono Surono usai penggeledahan di rumahnya.

Trending

Kondisi Terkini SPBE Gas yang Meledak di Bekasi, Korban Dilarikan ke RSUD

Kondisi Terkini SPBE Gas yang Meledak di Bekasi, Korban Dilarikan ke RSUD

Seperti diketahui, warga Bekasi dikejutkan dengan insiden ledakan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) gas di awasan Cimuning Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi
Tak Hanya Apresiasi, DPR Soroti Kinerja MIND ID, Tekankan Hilirisasi Mineral

Tak Hanya Apresiasi, DPR Soroti Kinerja MIND ID, Tekankan Hilirisasi Mineral

Pimpinan Komisi VI DPR RI, Nurdin Halid, memberikan apresiasi atas kinerja korporasi sejumlah entitas tambang yang tergabung dalam holding MIND ID sepanjang
Soal Kasus di PN Depok, KPK Periksa Saksi Untuk Dalami Alur Perintah Suap

Soal Kasus di PN Depok, KPK Periksa Saksi Untuk Dalami Alur Perintah Suap

Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa tiga saksi terkait kasus suap di Pengadilan Negeri (PN) Depok yang menyeret I Wayan Eka Mariarta selaku Ketua PN Depok
Banjir Pujian saat FIFA Series, Dony Tri Pamungkas Malah Bilang Belum Puas Bela Timnas Indonesia! Ada Apa?

Banjir Pujian saat FIFA Series, Dony Tri Pamungkas Malah Bilang Belum Puas Bela Timnas Indonesia! Ada Apa?

Pemain Timnas Indonesia, Dony Tri Pamungkas, mengaku belum merasa puas dengan penampilannya bersama skuad Garuda di ajang FIFA Series 2026, meski mendapat banyak pujian dari berbagai pihak.
3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR Minta Pemerintah Pertimbangan Mundur dari BOP

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR Minta Pemerintah Pertimbangan Mundur dari BOP

Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin meminta pemerintah mempertimbangkan keputusan untuk keluar dari keanggotaan Board of Peace (BOP). Legislator PDIP itu
Pelatih Argentina Lionel Scaloni Turut Geram! Kegagalan Italia Disebut Tak Adil dan Sulit Diterima Dunia

Pelatih Argentina Lionel Scaloni Turut Geram! Kegagalan Italia Disebut Tak Adil dan Sulit Diterima Dunia

Kegagalan Timnas Italia lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun terus menuai reaksi dari berbagai pihak. Kali ini, simpati datang dari pelatih Argentina, Lionel Scaloni, yang mengaku sedih melihat nasib Gli Azzurri.
Ono Surono Berpeluang Kembali Dipanggil KPK Setelah Dilakukan Penggeledahan di Rumahnya

Ono Surono Berpeluang Kembali Dipanggil KPK Setelah Dilakukan Penggeledahan di Rumahnya

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka kemungkinan memanggil kembali Ketua DPD PDIP Jabar, Ono Surono usai penggeledahan di rumahnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT