GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Belum Ada yang Mengenali, Dua Mayat Tanpa Kepala Diautopsi di RS Bhayangkara Polda Lampung

Tindak lanjut temuan mayat anonim yang ditemukan di wilayah hukumnya, Satreskrim Polres Tanggamus kini membawa dua mayat tanpa kepala tersebut ke RS Bhayangkara Polda Lampung untuk dilakukan autopsi.
Minggu, 10 September 2023 - 19:56 WIB
Belum ada yang mengenali, dua mayat tanpa kepala diautopsi di RS Bhayangkara Polda Lampung
Sumber :
  • Pujiansyah-tvOne

Tanggamus, tvOnenews.com - Tindak lanjut temuan mayat anonim yang ditemukan di wilayah hukumnya, Satreskrim Polres Tanggamus kini membawa dua mayat tanpa kepala tersebut ke RS Bhayangkara Polda Lampung untuk dilakukan autopsi.

Pasalnya, hingga kini belum ada masyarakat yang mengenali kedua mayat tersebut sehingga diharapkan melalui autopsi dapat mengungkap identitas maupun penyebab kematian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk itu juga, Polres Tanggamus menyediakan layanan hotline guna menghimpun data maupun informasi apabila ada masyarakat yang mengetahui atau merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri yang ditemukan.

Kasat Reskrim Polres Tanggamus Iptu Hendra Safuan mengungkapkan berdasarkan hasil identifikasi Inafis Satreskrim dan RSUD Batin Mangunang hingga kini kedua mayat masih anonim.

Pihaknya menindaklanjuti temuan dua mayat anonim itu dengan membawanya ke RS Bhayangkara guna pengungkapan identitas dan tindak lanjut penyelidikan.

"Penyerahan jenazah dilakukan tadi malam Sabtu (9/9/2023) dan kami juga berkoordinasi dengan pihak Labfor guna persiapan pengujian DNA dan pengecekan patologi anatomi untuk mengetahui sebab kematian tingkat lanjut," kata Hendra, Minggu (10/9/2023).

Kasat menjelaskan hasil identifikasi mayat yang ditemukan pada Selasa (15/8/2023) pukul 11.30 WIB di Pantai Teluk Brak, Kecamatan Pematang Sawa berjenis kelamin laki-laki mengalami kerusakan tubuh akibat pembusukan mencapai 80 persen.

Pada kondisi tulang kepala hingga leher tidak ada atau tidak ditemukan. Kedua tulang lengan berikut telapak tangan tidak ada atau tidak ditemukan.

Belum ada yang mengenali, dua mayat tanpa kepala diautopsi di RS Bhayangkara Polda Lampung. Dok: Pujiansyah-tvOne

Kedua tulang telapak kaki tidak ada atau tidak ditemukan dan sebagian besar lemak dan kulit bagian dada kaki sudah membusuk. Daging hanya tersisa pada bagian pantat.

Saat ditemukan korban mengenakan celana training warna hitam tidak bermerek dan celana dalam warna cokelat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, mayat kedua yang ditemukan di pinggir Pantai Karang Bolong, Kecamatan Limau pada Kamis (7/9/2023) dengan kondisi mayat tanpa kepala juga mengalami pembusukan.

Saat ditemukan bagian kepala sudah tidak ada atau tidak ditemukan, kedua lengan tangan sudah tidak ada atau tidak ditemukan serta kedua tulang kering kaki sudah tidak ada atau tidak ditemukan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Profil Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Usai Protes Juri LCC Empat Pilar MPR

Profil Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Usai Protes Juri LCC Empat Pilar MPR

Berikut ini profil singkat dari Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak yang viral usai melayangkan protes terhadap keputusan juri di LCC Empat Pilar MPR RI.
Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Skor akhir 3-1 kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia U-17 di laga pekan terakhir Grup B memastikan perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 berakhir. 
Alun-ALun Karawang Bakal Jadi Kota Tua, Dedi Mulyadi Siapkan Kejutan "Pesan Cinta" di Jalan Tuparev

Alun-ALun Karawang Bakal Jadi Kota Tua, Dedi Mulyadi Siapkan Kejutan "Pesan Cinta" di Jalan Tuparev

Wajah Kabupaten Karawang, khususnya di kawasan Jalan Tuparev dan Alun-alun, dipastikan akan berubah total. 
Buntut Polemik Anulir Jawaban Siswa, MPR Nonaktifkan Juri dan MC dari Lomba Cerdas Cermat, Begini Alasannya

Buntut Polemik Anulir Jawaban Siswa, MPR Nonaktifkan Juri dan MC dari Lomba Cerdas Cermat, Begini Alasannya

Polemik jawaban siswi SMAN 1 Pontianak dianulir dewan juri dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MPR RI beri klarifikasi

Trending

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Josepha Alexandra, siswi kelas 11 SMAN 1 Pontianak yang berani sanggah kekeliruan juri LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar ditawari beasiswa kuliah S1 ke Tiongkok.
Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

DPRD Kota Surabaya melalui Komisi C tengah memfinalisasi pembahasan Raperda Pengendalian dan Penanggulangan Banjir yang diarahkan untuk mengubah pola penanganan banjir dari sporadis menjadi sistematis dan terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Klasemen Akhir Grup B Piala Asia U-17: Jepang dan China Lolos Perempat Final, Timnas Indonesia Tersingkir Akibat Selisih Gol

Klasemen Akhir Grup B Piala Asia U-17: Jepang dan China Lolos Perempat Final, Timnas Indonesia Tersingkir Akibat Selisih Gol

Timnas Indonesia U-17 menjadi pesakitan di Grup B Piala Asia U-17 setelah kalah dari Jepang di laga terakhir babak penyisihan Grup. 
Kurniawan Dwi Yulianto Pusing, Jalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 Terhenti Usai Jepang Sapu Bersih Grup B

Kurniawan Dwi Yulianto Pusing, Jalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 Terhenti Usai Jepang Sapu Bersih Grup B

Timnas Indonesia U-17 gagal ke perempat final Piala Asia U-17 setelah dikalahkan oleh Jepang di laga terakhir Grup B pada Selasa (12/5/2026) malam WIB. 
Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Skor akhir 3-1 kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia U-17 di laga pekan terakhir Grup B memastikan perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 berakhir. 
Buntut Polemik Anulir Jawaban Siswa, MPR Nonaktifkan Juri dan MC dari Lomba Cerdas Cermat, Begini Alasannya

Buntut Polemik Anulir Jawaban Siswa, MPR Nonaktifkan Juri dan MC dari Lomba Cerdas Cermat, Begini Alasannya

Polemik jawaban siswi SMAN 1 Pontianak dianulir dewan juri dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MPR RI beri klarifikasi
Ini Permintaan Hector Souto pada AFI Usai Bawa Timnas Futsal Indonesia ke Peringkat ke-14 Ranking FIFA

Ini Permintaan Hector Souto pada AFI Usai Bawa Timnas Futsal Indonesia ke Peringkat ke-14 Ranking FIFA

Ketua Umum Asosiasi Futsal Indonesia, Michael Sianipar, mengungkapkan bahwa pelatih sekaligus direktur teknik Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, telah memberikan sejumlah masukan penting untuk pengembangan futsal nasional ke depan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT