News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bantuan 20 Sumur Bor Polda Bengkulu Hadapi Krisis Air, Masyarakat Bersyukur untuk Akses Air Bersih yang Lebih Mudah

Polda Bengkulu mengatasi krisis air dengan menyumbangkan 20 sumur bor di 9 kabupaten dan 1 kota. Musim kemarau telah menyulitkan akses air bersih masyarakat.
Selasa, 12 September 2023 - 11:56 WIB
Kapolda Bengkulu Irjenpol Armed Wijaya & Walikota Bengkulu Helmi Hasan menguji pompa air bantuan untuk warga.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Miko

Bengkulu, tvOnenews.com - Polda Bengkulu telah mengambil langkah nyata dalam mengatasi krisis air yang melanda provinsi Bengkulu. Mereka baru-baru ini menyalurkan bantuan berupa 20 sumur bor ke 9 kabupaten dan 1 kota di wilayah tersebut. Musim kemarau yang berkepanjangan telah menyebabkan kelangkaan air bersih, menyulitkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

Hingga saat ini, beberapa wilayah di Bengkulu, seperti Kota Bengkulu, Seluma, Manna, Kaur, Bengkulu Tengah, Bengkulu Utara, dan Mukomuko, mengalami kekeringan yang mengharuskan warga menempuh jarak yang cukup jauh untuk mendapatkan air bersih, bahkan untuk keperluan minum dan Mandi Cuci Kakus (MCK).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolda Bengkulu, Irjenpol Armed Wijaya, mengungkapkan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari upaya untuk mengatasi krisis air bersih di Bengkulu. "Penyaluran sumur bor dan pompa air ini adalah salah satu langkah dalam program Quick Win Presisi yang diterapkan oleh Kapolri, dan kami telah melaksanakannya di tingkat Polda Jajaran, dengan satu Polres yang menerima dua sumur bor," ujarnya pada Selasa (12/9/2023).

Armed Wijaya juga berharap bahwa dengan bantuan sumur bor dan pompa air ini, akses ke air bersih akan menjadi lebih mudah bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka.

Sementara itu, Walikota Bengkulu, Helmi Hasan, mengakui bahwa musim kemarau telah mengakibatkan penurunan debit air sungai di beberapa wilayah, bahkan ada sungai yang kering sepenuhnya. Ketersediaan air bersih melalui pasokan PDAM juga terdampak oleh surutnya air sungai sebagai sumber air baku.

"Musim kemarau saat ini berdampak besar, menyebabkan penurunan debit air sungai. Bahkan, jaringan PDAM kita juga tidak mampu mencukupi seluruh masyarakat," jelas Helmi Hasan.

Salah satu warga, Lisa, dari kelurahan Kebun Dahri di Kota Bengkulu, mengungkapkan kesulitan yang dihadapi oleh penduduk setempat. Beberapa sumur warga di wilayah padat penduduk tersebut telah kering. Oleh karena itu, warga terpaksa membeli air bersih dengan jerigen, dengan harga satu jerigen berkapasitas 35 liter mencapai Rp5 ribu hingga Rp6 ribu.

"Akses ke air bersih di sini memang agak sulit, dan situasinya semakin parah selama musim kemarau ini. Harga air bersih juga naik, satu jerigen sekarang sudah mencapai Rp6 ribu," ungkapnya.

Pendapat serupa juga disampaikan oleh Ardius Geong, Ketua Rukun Warga (RW) Kebun Bungsu. Ia mengungkapkan bahwa selama beberapa bulan terakhir, warga kesulitan mendapatkan air bersih. Faktor pemukiman yang padat dan ketersediaan sumur pompa atau sumur bor yang sudah tidak berfungsi akibat kemarau membuat situasi semakin sulit. Mesin pompa masih berfungsi, tetapi air tidak mengalir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Walaupun ada 9 sumur bor di sini, namun semuanya sudah tidak dapat digunakan karena dampak dari musim kemarau yang panjang. Kami sangat berharap bantuan sumur bor dari Polda ini dapat membantu warga sekitar untuk memperoleh akses air bersih yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari," harapnya.

(rgo/fna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Berita Foto: Krisis Kapasitas TPS, Sampah Meluber di Kawasan Pondok Kelapa Jakarta Timur

Berita Foto: Krisis Kapasitas TPS, Sampah Meluber di Kawasan Pondok Kelapa Jakarta Timur

Tumpukan sampah terlihat memenuhi Tempat Penampungan Sementara (TPS) di bawah kolong Tol Becakayu, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Rabu (8/4/2026).
Madagaskar Umumkan Darurat Energi, Imbas Kekurangan Bahan Bakar

Madagaskar Umumkan Darurat Energi, Imbas Kekurangan Bahan Bakar

Madagaskar mengumumkan keadaan darurat energi nasional, akibat konflik Timur Tengah yang sedang berlangsung hingga menyebabkan gangguan besar dalam pasokan energu.
Timnas Indonesia U-17 Segrup dengan Malaysia dan Vietnam di Piala AFF U-17 2026, Ini Target Kurniawan Dwi Yulianto

Timnas Indonesia U-17 Segrup dengan Malaysia dan Vietnam di Piala AFF U-17 2026, Ini Target Kurniawan Dwi Yulianto

Timnas Indonesia U-17 asuhan Kurniawan Dwi Yulianto akan bermain di Piala AFF U-17 2026 mulai pekan depan. Mereka segrup dengan Malaysia dan juga Vietnam.
"Anker" Sudah Tahu Belum? Ada Perubahan Jadwal KRL di Stasiun Bogor Mulai 13 April 2026

"Anker" Sudah Tahu Belum? Ada Perubahan Jadwal KRL di Stasiun Bogor Mulai 13 April 2026

Kabar terbaru soal jalur dan jadwal KRL nih di Stasiun Bogor. Berikut penjelasan Commuter Line
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Padahal Dapat Peluang Emas di Ajax, Maarten Paes Justru Banjir Kritik dari Publik Belanda

Padahal Dapat Peluang Emas di Ajax, Maarten Paes Justru Banjir Kritik dari Publik Belanda

Kabar cedera kiper muda Ajax, Joeri Heerkens, justru memicu gelombang reaksi keras dari publik Belanda dan nama Maarten Paes ikut terseret dalam sorotan tajam.

Trending

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Polres Metro Jakarta Barat Kebakaran, 13 Mobil Damkar Dikerahkan

Polres Metro Jakarta Barat Kebakaran, 13 Mobil Damkar Dikerahkan

Berdasarkan video yang diterima tvOnenews.com, api berkobar di sebuah ruangan lantai dua dan keluar dari jendela.
Hasil Liga Champions: Bayern Bungkam Real Madrid di Bernabeu, Neuer Jadi Tembok Tak Tertembus

Hasil Liga Champions: Bayern Bungkam Real Madrid di Bernabeu, Neuer Jadi Tembok Tak Tertembus

Bayern Munich sukses mencuri kemenangan penting saat bertandang ke markas Real Madrid dalam leg pertama perempat final Liga Champions UEFA.
Megawati Hangestri Berubah Pikiran Usai Bertemu Kapten Red Sparks? Diam-diam Ingin Kembali ke Liga Voli Korea

Megawati Hangestri Berubah Pikiran Usai Bertemu Kapten Red Sparks? Diam-diam Ingin Kembali ke Liga Voli Korea

Nampaknya Megawati Hangestri buka peluang kembali ke Liga Voli Korea usai bertemu kapten Red Sparks. Tiga keinginan jadi penentu keputusan penting ini.
Berita Liga Champions: Terima Kasih Arsenal, Manchester United hingga Liverpool Ketiban Durian Runtuh di Liga Inggris

Berita Liga Champions: Terima Kasih Arsenal, Manchester United hingga Liverpool Ketiban Durian Runtuh di Liga Inggris

Berkat Arsenal, tim-tim Liga Inggris lainnya, seperti Manchester United dan Liverpool, mendapatkan keuntungan. Hal ini berkat kemenangan The Gunners dengan skor 1-0 atas Sporting Lisbon.
Sedang Berbaris Rapi, Siswa SMKN 2 Subang Justru Disentil Dedi Mulyadi Soal Cara Menghormati Gubernur Jawa Barat

Sedang Berbaris Rapi, Siswa SMKN 2 Subang Justru Disentil Dedi Mulyadi Soal Cara Menghormati Gubernur Jawa Barat

​​​​​​​Dedi Mulyadi menyentil siswa SMKN 2 Subang soal kebersihan meski sudah berbaris rapi. Ia tekankan cara menghormati bukan seremoni, tapi lingkungan bersih
Tamparan Keras untuk Timnas Indonesia, Media Vietnam Heboh Pamer Ranking Liga, Super League Tertinggal Jauh

Tamparan Keras untuk Timnas Indonesia, Media Vietnam Heboh Pamer Ranking Liga, Super League Tertinggal Jauh

Timnas Indonesia kembali menjadi bahan perbincangan di Asia Tenggara, kali ini soal dampak dari perkembangan kompetisi domestik yang dinilai tertinggal jauh.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT