GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diduga Beras Sintetis Beredar, Kadis Ketapang Sidak ke Pasar Tradisional dan Distributor Beras di Medan

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (Ketapang) Kota Medan, Gelora Kurnia Putra Ginting menjelaskan, sidaknya kali ini merupakan rutinitas yang kerap dilakukan timnya tetapi dengan adanya isu beras sintetis ini ia dan timnya jadi lebih fokus dengan isu yang meresahkan ini.
Rabu, 11 Oktober 2023 - 14:34 WIB
Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (Ketapang) Kota Medan, ambil uji sampel beras di Pasar Pringgan Medan.
Sumber :
  • Sri Gustina Hasan

Medan, tvOnenews.com - Maraknya isu beras bersintetis yang beredar di Kota Medan, Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Medan, Gelora KP Ginting melakukan tindak cepat dengan melakukan sidak di pasar tradisional Kota Medan, salah satunya di Pasar Pringgan, Jalan Iskandar Muda, Kecamatan Medan Baru.

Dari hasil sidak ini, Gelora Ginting bersama tim berhasil mendatangi 8 toko diantaranya Toko Ruko 15, Toko Sekawan, Toko Maju, Sinar Harapan dan Toko Makmur Jaya dengan membawa 15 uji sampel beras eceran dan kemasan dengan berbagai merk beras yang beredar di pasaran yang akan di uji di laboratorium, hasil uji laboratorium nantinya memerlukan waktu 3 hari terhitung mulai sampel diambil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (Ketapang) Kota Medan, Gelora Kurnia Putra Ginting menjelaskan, sidaknya kali ini merupakan rutinitas yang kerap dilakukan timnya tetapi dengan adanya isu beras sintetis ini ia dan timnya jadi lebih fokus dengan isu yang meresahkan ini.

“Jadi tadi dari satu toko kita ambil sampel ada dua atau tiga merk beras yang berbeda dengan jenis premium, yang medium tidak ada," kata Gelora Putra Ginting di Pasar Pringgan Jalan Iskandar Muda, Rabu (11/10/2023).

Ia juga mengimbau kepada masyarakat jangan cepat berasumsi dengan adanya beras sintetis yang beredar, terlebih lagi beras yang jenis Stabilisasi Pasokan Harga Pangan (SPHP) yang dikeluarkan pemerintah dan beredar di pasaran saat ini.

“Atas keresahan masyarakat, makanya kita mengantisipasi hal tersebut dan turun langsung mengecek di pasar yang sama dengan pengakuan seorang ibu yang membeli beras di pasar pringgan ini, yang diduga mengandung sintetis dengan harga yang relatif murah, hingga menimbulkan kecurigaan," jelasnya.

Sementara itu, salah satu distributor beras yang tak mau disebutkan namanya mengaku memperoleh beras dari berbagai agen, ada yang dari agen ke agen bahkan ada yang langsung dari kilang padi.

“Saya kurang tahu mengenai beras yang ada karetnya, penjualan sejauh ini tidak ada masalah, cuma memang daya beli yang kurang, putaran agak lambat," tuturnya saat ditemui usai tokonya disambangi untuk diambil sampel beras dagangannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, isu merebaknya beras sintetis ini disebabkan pengakuan seorang ibu bernama Teti yang membeli beras di Pasar Pringgan Medan dengan jenis premium kemasan 10 Kg yang biasa dibelinya dengan harga Rp150.000, namun saat dibeli malah turun Rp5000 menjadi Rp145.000 per Kg.

Curiga dengan hal di atas, maka dirinya mencoba memasak beras tersebut dan membuat kepalan dari beras yang dibelinya dari Pasar Pringgan dan benar saja, beras tersebut mendal seperti bola karet. Apalagi saat dimasak tercium aroma plastik, namun kebenaran dari isu ini masih perlu ditelusuri oleh pihak terkait dan uji sampel beras akan terjawab 3 hari mendatang. (sgh/nof)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BNPB Kerahkan Satu Unit Helikopter Pasca Gempa M 7,7 di NTT

BNPB Kerahkan Satu Unit Helikopter Pasca Gempa M 7,7 di NTT

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengerahkan satu unit helikopter pasca gempa magnitudo 7,7 guncang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Kepala Pusat
Beda Nasib Zhong Hui dan Megawati Hangestri di Red Sparks, Megatron Butuh Dua Musim Untuk Bisa Dapatkan Ini

Beda Nasib Zhong Hui dan Megawati Hangestri di Red Sparks, Megatron Butuh Dua Musim Untuk Bisa Dapatkan Ini

Pemain kuota Asia Red Sparks di Liga Voli Korea musim ini, Zhong Hui, bernasib lebih baik dibanding Megawati Hangestri pada awal kariernya di negeri ginseng.
Gus Hans Ingatkan Marwah Rais Aam PBNU: Jangan Direduksi Jadi “Paket Istana”

Gus Hans Ingatkan Marwah Rais Aam PBNU: Jangan Direduksi Jadi “Paket Istana”

Menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), perbincangan mengenai arah kepemimpinan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) semakin menghangat.
Cara Apple 'Tekan' Harga demi iPhone 18 Pro Tak Terlalu Mahal

Cara Apple 'Tekan' Harga demi iPhone 18 Pro Tak Terlalu Mahal

Isu mengenai lonjakan harga selangit jelang peluncuran iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max mulai menemui titik terang. Apple dilaporkan sukses melancarkan ... -
Polri Hadir untuk Rakyat, Kapolda NTT Serahkan 100 Paket Bantuan untuk Korban Gempa Sikka

Polri Hadir untuk Rakyat, Kapolda NTT Serahkan 100 Paket Bantuan untuk Korban Gempa Sikka

Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi di Kabupaten Sikka ditunjukkan Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Rudi Darmoko dengan menyalurkan 100
Musim Tanam Tiba, Nagan Raya Manfaatkan TKD untuk Rehabilitasi Sawah Terdampak

Musim Tanam Tiba, Nagan Raya Manfaatkan TKD untuk Rehabilitasi Sawah Terdampak

Percepatan pemanfaatan TKD dinilai semakin mendesak karena Nagan Raya telah memasuki musim tanam dan sejumlah lahan sawah rusak masih dalam fase pemulihan.

Trending

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

Gempa berkekuatan magnitude 7 mengguncang wilayah Nusa tenggara Timur (NTT). Gempa pun terasa hingga Pulau Lombok yang berada di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Selain Video, Viral Foto-foto Kondisi Mengkhawatirkan Setelah Gempa di NTT

Selain Video, Viral Foto-foto Kondisi Mengkhawatirkan Setelah Gempa di NTT

Media sosial dihebohkan dengan berbagai foto dan video, memperlihatkan kondisi setelah gempa di NTT.
Polda NTT Turun Tangan Pascagempa M7,7, Lakukan Pendataan dan Pengamanan di Manggarai Timur

Polda NTT Turun Tangan Pascagempa M7,7, Lakukan Pendataan dan Pengamanan di Manggarai Timur

Pascagempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah NTT, khususnya Kabupaten Manggarai Timur, Sabtu (15/8) dini hari, menuai reaksi maksyarakat
Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko: Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko: Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko tegaskan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam penanganan darurat pascagempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang Flores
Fakta Baru Tabrak Lari Anggota Polrestabes Bandung Terungkap dalam Rekontruksi, Ternyata Pelaku...

Fakta Baru Tabrak Lari Anggota Polrestabes Bandung Terungkap dalam Rekontruksi, Ternyata Pelaku...

Tersangka yang merupakan pengemudi mobil inisial A dan dua orang saksi dari TNI, yakni Prada A dan Prada V hadir. Sebanyak 38 adegan diperagakan.
Presiden Prabowo Beri Angin Segar Buat John Herdman, Timnas Indonesia Bisa Makin Bertabur Diaspora

Presiden Prabowo Beri Angin Segar Buat John Herdman, Timnas Indonesia Bisa Makin Bertabur Diaspora

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto membuka peluang terjadinya perombakan besar dalam kebijakan kewarganegaraan nasional. Skuad Timnas Indonesia jadi -
Berkah Buat Timnas Indonesia? Menerka Dampak Wacana Presiden Prabowo soal Kewarganegaraan Ganda

Berkah Buat Timnas Indonesia? Menerka Dampak Wacana Presiden Prabowo soal Kewarganegaraan Ganda

Wacana kewarganegaraan ganda terbatas di Indonesia berpotensi bawa perubahan bagi sepak bola nasional. Jika diterapkan, Timnas Indonesia bisa mendapat berkah.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT