News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dicibir karena Pilih Capres Anies Baswedan, Edy Rahmayadi: Harusnya Saya Tak Berada di Tim AMIN

Ketua Tim Kampanye Daerah Anies - Muhaimin, Sumatera Utara (TKD AMIN Sumut) Edy Rahmayadi mengaku mendapat banyak cibiran. Bahkan kata dia, banyak yang merasa k
Jumat, 22 Desember 2023 - 14:05 WIB
Ketua TKD AMIN Sumut, Edy Rahmayadi saat menghadiri Deklarasi dan Pelantikan THN AMIN Sumut di Medan
Sumber :
  • Tim tvOne/Iin Prasetyo

Medan, tvOnenews.com - Ketua Tim Kampanye Daerah Anies - Muhaimin, Sumatera Utara (TKD AMIN Sumut) Edy Rahmayadi mengaku mendapat banyak cibiran. Bahkan kata dia, banyak yang merasa kaget kalau Edy Rahmayadi masuk ke tim pemenangan capres Anies Baswedan.

"Harusnya saya tak berada di (tim) AMIN. Orang sampai sekarang tak percaya kalau saya berada di Tim AMIN," kata Edy Rahmayadi di Medan saat menghadiri Deklarasi dan Pelantikan Tim Hukum Nasional (THN) AMIN Sumut di Medan, Jumat (22/12).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kata Edy, banyak yang mengaku kaget atas pilihan politiknya itu. Padahal, Edy yang notabenenya seorang militer dan pernah menjadi anak buah Prabowo Subianto seyogyanya memilih capres nomor urut 2 Prabowo - Gibran, bukan capres nomor urut 1, AMIN. "Bapak saja kaget, orang saya sendiri saja kaget," kelakar mantan Gubernur Sumut itu.

Namun begitu, Edy mengaku pilihan politiknya ini merupakan pilihan dari hati nuraninya meskipun banyak yang mencibir. "Hati nurani yang bunyi, karena kita orang-orang yang beriman. Kita sebagai wujud manusia, apa yang kita lakukan? Risiko, pasti (dihadapi). Dan saya rasakan, saya tak perlu ngomong tapi sudah saya rasakan, ada yang mencibir," curhat eks Pangkostrad itu.

Dalam Deklarasi dan Pelantikan THN AMIN Sumut itu, Yance Aswin sebagai koordinator menegaskan akan mengawal capres nomor urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin di seluruh daerah Sumut.

"Saya tidak menyangka di agenda begitu besar Pilpres 2024 dengan ratusan juta pemilih saya akan mewakili kepentingan rakyat Indonesia dengan membela kebenaran. Saya harus keluar untuk membela kepentingan Anies Baswedan menang di 2024," kata Yance.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yance mengatakan, pada pelantikan THN AMIN Sumut itu ada sebanyak 163 orang advokat untuk mengawal AMIN. Namun, karena berbagai kepentingan hanya separuhnya yang bisa menghadiri acara tersebut.

"Kami sebenarnya ada 163 orang advokat di Sumatera Utara yang tergabung di Tim Hukum ini. Tapi karena kesibukan dan memang harus membiayai dan menafkahi keluarga maka yang berkumpul hari ini 78 orang advokat di Sumut. Kami tim hukum AMIN siap membela kepentingan itu semua," pungkas Yance. (iin/wna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.

Trending

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT