GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bejat! Dua Pria Warga Tapteng Rudapaksa Anak di Bawah Umur hingga Melahirkan

Sat Reskrim Polres Tapanuli Tengah berhasil mengungkap kasus perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara
Kamis, 15 Februari 2024 - 14:57 WIB
Tersangka GS diapit petugas kepolisian Polres Tapteng.
Sumber :
  • tim tvOne/Syaren

Tapteng, tvOnenews.com - Sat Reskrim Polres Tapanuli Tengah berhasil mengungkap kasus perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut) yang terjadi sekitar bulan Februari hingga Maret 2022.

Dalam kasus ini, ada dua orang pelakunya, namun baru satu orang yang berhasil ditangkap oleh Sat Reskrim Polres Tapteng, pada Selasa (6/2/2024) malam. Pelaku  binisial GS (45) seorang petani warga Kecamatan Sukabangun, ditangkap di rumahnya setelah sempat melarikan diri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasat Reskrim AKP Arlin P Harahap mengatakan korban berusia 14 tahun, diperkosa secara bergantian oleh tersangka GS bersama seorang temannya, diwaktu dan TKP yang berbeda.

AKP Arlin Harahap menerangkan, kasus ini awalnya dilaporkan oleh ibu korban ke Polres Tapteng Agustus 2022.

"Setelah menerima laporan ibu korban, Polres Tapteng menerbitkan daftar pencarian orang (DPO) terhadap dua pelaku, dan pada Selasa tanggal 6 Februari 2024, tersangka GS berhasil kita amankan di kediamannya," terangnya, Kamis (15/2/2024).

AKP Arlin menyebutkan, menurut penasihat hukum keluarga korban, Hayati Gulo, bahwa korban merupakan anak yatim dari ibu korban yang sedang sakit. "Kejadian pertama kali terjadi sekitar bulan Februari 2022. Saat itu korban sedang pulang sekolah menuju rumahnya dengan berjalan kaki," katanya.

Pada saat dalam perjalanan sepulang dari sekolah, korban dicegat oleh tersangka GS yang sedang mengendarai sepeda motor. 

"Saat itu korban diancam pelaku, kemudian diseret dan secara paksa membuka celana korban hingga menyetubuhi korban. Setelah itu, pelaku melarikan diri meninggalkan TKP," kata AKP Arlin.

Sedangkan untuk pelaku kedua yakni inisial BPL (35) seorang petani, juga warga Kecamatan Sukabangun melakukan aksi bejatnya terhadap korban di sebuah rumah kosong di sekitar rumah korban yang terjadi secara berulang-ulang di bawah ancaman pelaku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saat ini pelaku BPL alias Korem melarikan diri dan sudah diterbitkan DPO oleh Sat Reskrim Polres Tapteng,” jelas AKP Arlin.

Akibat perbuatan kedua pelaku, korban hamil dan merasa trauma. Saat ini, kata Kasat Reskrim, korban sudah melahirkan seorang anak dan merantau ke provinsi lain.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bicara soal Hasil Pertandingan Persib Vs Persija, Dedi Mulyadi: Yang Menang Jangan Perlihatkan Kejumawaan, yang Kalah Jangan Berkecil Hati

Bicara soal Hasil Pertandingan Persib Vs Persija, Dedi Mulyadi: Yang Menang Jangan Perlihatkan Kejumawaan, yang Kalah Jangan Berkecil Hati

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal hasil pertandingan Persib Vs Persija yang digelar pada Minggu (10/5/2026). 
PSSI Tenangkan John Herdman Jelang Timnas Indonesia Hadapi Qatar dan Jepang di Piala Asia 2027: Santai Saja

PSSI Tenangkan John Herdman Jelang Timnas Indonesia Hadapi Qatar dan Jepang di Piala Asia 2027: Santai Saja

Exco PSSI, Arya Sinulingga, menyebut hasil drawing Piala Asia 2027 yang mempertemukan Timnas Indonesia dengan Jepang justru menjadi hal yang menggairahkan.
Sesak Hati Ayah Korban tahu Kasus Kiai Ashari, Masukkan 4 Anaknya ke Ponpes Ndolo Kusumo Bermodal Rasa Kepercayaan

Sesak Hati Ayah Korban tahu Kasus Kiai Ashari, Masukkan 4 Anaknya ke Ponpes Ndolo Kusumo Bermodal Rasa Kepercayaan

Kasus dugaan pelecehan seksual kini sudah ditangani kepolisian. Kiai Ashari sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Harga Emas Antam Hari Ini 12 Mei 2026 Meroket Rp40.000, Buyback Ikut Melesat

Harga Emas Antam Hari Ini 12 Mei 2026 Meroket Rp40.000, Buyback Ikut Melesat

Harga emas Antam hari ini 12 Mei 2026 meroket Rp40.000. Harga emas Antam berada di angka Rp2.859.000 per gram.
Reaksi PSSI usai Timnas Indonesia Terundi Bareng Jepang dan Qatar di Fase Grup Piala Asia 2027

Reaksi PSSI usai Timnas Indonesia Terundi Bareng Jepang dan Qatar di Fase Grup Piala Asia 2027

Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, menunjukkan keyakinannya terhadap peluang Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 meski satu grup bareng Jepang dan Qatar.
Pengajar Mengaji di Surabaya Diduga Cabuli 7 Santri Anak, Polisi Tetapkan Tersangka

Pengajar Mengaji di Surabaya Diduga Cabuli 7 Santri Anak, Polisi Tetapkan Tersangka

Unit PPA Polrestabes Surabaya menetapkan tersangka berinisial MZ (22) terkait dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap tujuh orang anak didiknya.

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana untuk mengganti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dengan sistem jalan berbayar pada setiap ruas jalan milik provinsi.
News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

Modus pesan oknum Kiai, Ashari pengasuh ponpes di Pati saat tengah malam. Doktrin diberikan tersangka kasus dugaan pencabulan untuk melancarkan aksi bejatnya
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Pak Di, saksi yang lebih dari 10 tahun bekerja dengan Kiai Ashari menceritakan awal mula didirikannya Ponpes Ndholo Kusumo Pati sebelum ramai kasus pencabulan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT