GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga Mandailing Natal Kecewa, Pemerintah Terkait Menjual Beras Busuk di Pasar Murah

Warga Mandailing Natal (Madina) Provinsi Sumatera Utara temukan beras dari operasi pasar murah dalam keadaaan rusak. Sebagian beras ditemukan dalam keadaaan sud
Kamis, 7 Maret 2024 - 21:30 WIB
Warga menunjukkan beras yang telah membusuk.
Sumber :
  • Tim tvOne/Romulo Siregar

Mandailing Natal, tvOnenews.com - Warga Mandailing Natal (Madina) Provinsi Sumatera Utara temukan beras dari operasi pasar murah dalam keadaaan rusak. Sebagian beras ditemukan dalam keadaaan sudah menggumpal dan berbau busuk.

Dalam beberapa hari terakhir Badan Ketahanan Pangan Kabupaten Madina gelar operasi pasar beras murah di berbagai titik. Hari ini, Kamis (7/3/2024), operasi pasar beras murah digelar di Desa Gunung Tua Kecamatan Panyabungan Madina.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ratusan warga rela antre panjang untuk mendapatkan jatah 10 kilogram atau dua zak beras kwalitas medium atau setara IR 64. Harga beras dalam operasi pasar tersebut hanya Rp10.300 per kilogram. Kegiatan ini bertujuan untuk menekan harga beras yang terus melambung di Kabupaten Madina, hingga mencapai Rp15 ribu per kilogram, bahkan ada yang sampai Rp16 ribu per kilogram.

Namun, warga mengeluhkan kwalitas beras yang dijual dalam operasi pasar beras murah tersebut karena sebagian sudah berbau dan rusak.

"Kecewa juga pak, saya beli hari Senin lalu, istri sudah sempat memasaknya separuh, tiba-tiba di bawah sudah menggumpal, warnanya juga menguning dan kebiruan. Saya beli di operasi pasar yang di Pasar Baru hari Senin kemarin,” keluh Rudi Iskandar, warga Kelurahan Panyabungan III Madina.

Sementara itu, Kepala Badan Ketahanan Pangan Kabupaten Madina, Taufik Zulhenra saat ditemui dioperasi Pasar Beras Murah di Desa Gunung Tua, Kamis siang, justru menuding warga yang memaksa untuk membeli beras yang telah diprediksi mengalami kerusakan. Ironisnya, petugas yang mengetahui kondisi beras justru membiarkan warga membelinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kemarin sudah kita larang agar yang diasingkan itu jangan dibeli lagi, namun ada masyarakat yang ngotot dan membelinya. Itukan kemarin pas pengangkutan ke lokasi pasar ada hujan sehingga ada sebagian kena rembes hujan dan basah, kalau berhari-hari rusak tentunya,” ungkap Taufik Zulhenra menanggapi keluhan warga tersebut.

Mengatasi hal tersebut, Taufik Zulhenra meminta kepada warga yang menemukan beras operasi pasar tidak layak konsumsi supaya menukarkannya ke kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Madina di Kompleks Perkantoran Paya Loting Madina. (rsr/wna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kepala BGN Izinkan Siswa Request Menu MBG: SPPG Kini Wajib Tanya Keinginan Anak

Kepala BGN Izinkan Siswa Request Menu MBG: SPPG Kini Wajib Tanya Keinginan Anak

Ia menjelaskan evaluasi program dilakukan secara rinci, termasuk menilai respons siswa terhadap kualitas nasi yang disajikan setiap hari. Hal itu dinilai penting karena preferensi tekstur nasi berbeda-beda di tiap daerah.
Rupiah Hari Ini 13 Mei 2026 Dibuka Menguat Jadi Rp17.515 per Dolar AS

Rupiah Hari Ini 13 Mei 2026 Dibuka Menguat Jadi Rp17.515 per Dolar AS

Rupiah hari ini 13 Mei 2026 dibuka rebound atau bergerak menguat 14 poin atau 0,08 persen menjadi Rp17.515 per dolar AS.
Imbas Gagal Reuni Bareng Megawati Hangestri, Red Sparks Mulai Kehilangan Popularitas

Imbas Gagal Reuni Bareng Megawati Hangestri, Red Sparks Mulai Kehilangan Popularitas

Red Sparks secara perlahan mulai kehilangan popularitasnya setelah memutuskan untuk tak merekrut Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Alasan Timnas Indonesia U-17 Gagal Lolos ke Piala Dunia U-17 2026 meski Punya Poin Sama dengan China

Alasan Timnas Indonesia U-17 Gagal Lolos ke Piala Dunia U-17 2026 meski Punya Poin Sama dengan China

Timnas Indonesia U-17 menjadi satu-satunya tim di grup B yang gagal lolos ke Piala Dunia U-17 2026. Lantas, kenapa hanya skuad Garuda Asia saja yang tak melaju ke fase selanjutnya meski memiliki jumlah poin yang sama dengan China dan Qatar? Berikut alasannya. 
Kurniawan Dwi Yulianto Kirim Pesan Khusus kepada Para Pemain Timnas Indonesia U-17 usai Gagal ke Piala Dunia U-17 2026

Kurniawan Dwi Yulianto Kirim Pesan Khusus kepada Para Pemain Timnas Indonesia U-17 usai Gagal ke Piala Dunia U-17 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, tidak ingin anak asuhnya terpuruk usai gagal melangkah ke Piala Dunia U-17 2026.
Warga Jabar Siap-siap, Dedi Mulyadi Desak Pemekaran Daerah di Provinsi Jawa Barat Demi Keadilan Fiskal

Warga Jabar Siap-siap, Dedi Mulyadi Desak Pemekaran Daerah di Provinsi Jawa Barat Demi Keadilan Fiskal

Dedi Mulyadi sebagai Gubernur Jawa Barat mengungkapkan keseriusannya untuk mewujudkan keadilan fiskal di Jawa Barat dengan cara melakukan pemekaran daerah.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan harus menahan euforia kemenangan mereka atas Al Hilal usai Al Nassr dipaksa bermain imbang dalam laga sengit dan penuh drama.
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Setelah dihujat warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Provinsi Kalimantan Barat buka suara, tak mengelak dari kesalahan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT