GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sniper hingga Pawang dari Taman Safari Indonesia Dikerahkan Buru Harimau Sumatera di Lampung Barat

Empat orang Tim Rescue Harimau dari Taman Safari Indonesia (TSI) dikerahkan untuk membantu proses pencarian dan penangkapan harimau Sumatera yang menyerang warg
Rabu, 13 Maret 2024 - 20:42 WIB
Tim Rescue harimau Sumatera.
Sumber :
  • tim tvOne/Pujiansyah

Lampung Barat, tvOnenews.com - Empat orang Tim Rescue Harimau dari Taman Safari Indonesia (TSI) dikerahkan untuk membantu proses pencarian dan penangkapan harimau Sumatera yang menyerang warga Suoh dan Bandar Negeri Suoh, Kabupaten Lampung Barat.

Tim yang terdiri dari empat orang ini masing-masing mempunyai keahlian khusus dalam menangani binatang buas seperti harimau. Keahlian tersebut diantaranya adalah sniper atau penembak obat bius, pawang harimau (pakar telepati harimau), ahli peta dan dokter hewan.  Mereka memiliki jam terbang cukup tinggi dalam upaya penanganan harimau.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu anggota TSI mengatakan saat menjalankan misi dibantu dengan tim satgas yang telah dibentuk, pihaknya mengimbau masyarakat untuk mensterilkan lokasi yang menjadi zona teritorial dari harimau.

"Kami pernah menangani beberapa konflik manusia dengan harimau. Dan kebetulan salah satu dari kami dulu pernah menangani konflik harimau dengan manusia di Talang 5 dan Kebun Tebu Sumber Jaya, Lampung Barat. Namun saya lupa tahunnya, dan Alhamdulillah dapat tertangkap," ucapnya

Dalam melakukan upaya penangkapan harimau tersebut, tim ini telah menyiapkan trik khusus di antaranya dengan membuat box trap (kandang jebak) secara alami yang terbuat dari papan atau dibuat senatural mungkin. 

"Jika menggunakan kandang jebak dari besi, kurang efektif. Karena naluri harimau tidak mau memasuki kandang yang terbuat dari bahan besi atau logam," bebernya.

Selain itu mereka akan melakukan penembakan bius jika dimungkinkan tentunya dengan perhitungan yang matang. "Semoga kali ini tim kami juga dapat secepatnya menangkap harimau di Suoh," ungkapnya. 

Sementara itu, Kapolres Lampung Barat, Ryky Widya Muharam menyambut baik kedatangan tim dari Taman Safari Indonesia ke Polres Lampung Barat. Dengan kedatangan tim ini bisa bertindak cepat dan segera membuat trik jitu agar harimau dapat segera tertangkap dan tidak kembali memakan korban.

"Harapan kami sangat besar terhadap kehadiran tim dari Taman Safari Indonesia, dalam menangani konflik manusia dengan harimau di Suoh. Karena sampai saat ini sudah ada empat korban serangan harimau, dua orang meninggal dunia dan dua lainnya selamat," pesan Kapolres Lampung Barat kepada Tim Rescue.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, empat korban diserang harimau Sumatera di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) dalam kurun waktu 8 Februari 2024 hingga 11 Maret 2024. Dari empat korban yang diterkam kucing besar itu, dua diantaranya meninggal. Sementara dua lainnya selamat. 

Dua korban meninggal yakni atas nama Gunarso (47) dan Sahri (28), sedangkan dua korban yang selamat yakni Anwar (34) dan Samanan (41). (puj/wna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

One Ok Rock Guncang Jakarta, Buka Konser dengan Puppets Can’t Control You

One Ok Rock Guncang Jakarta, Buka Konser dengan Puppets Can’t Control You

Grup asal Jepang, ONE OK ROCK sukses mengguncang Jakarta dalam konser bertajuk ONE OK ROCK Detox Asia Tour in Jakarta.
ONE OK ROCK Sukses Gelar Konser di Jakarta, Taka Curhat Soal Beban yang Dialaminya di Awal Tur

ONE OK ROCK Sukses Gelar Konser di Jakarta, Taka Curhat Soal Beban yang Dialaminya di Awal Tur

Grup asal Jepang, ONE OK ROCK sukses menggelar konser di Jakarta bertajum ONE OK ROCK Detox Asia Tour 2026.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengaku bahagia kunjungan dan penawaran pembangunan mudah diterima baik oleh masyarakat adat Suku Togutil.
Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Ayah sempat khawatir dengan kebiasaan belajar yang begitu giat dari Ocha atau Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontiana yang viral usai ikut LCC 4 Pilar MPR RI.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.

Trending

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Ayah sempat khawatir dengan kebiasaan belajar yang begitu giat dari Ocha atau Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontiana yang viral usai ikut LCC 4 Pilar MPR RI.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengaku bahagia kunjungan dan penawaran pembangunan mudah diterima baik oleh masyarakat adat Suku Togutil.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT