News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Petani di Lampung Barat yang Selamat dari Terkaman Harimau Sumatera

Samanan (47), seorang petani di Kabupaten Lampung Barat berhasil selamat dari terkaman harimau Sumatera di Kawasan Hutan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (T
Kamis, 14 Maret 2024 - 11:51 WIB
Samanan (47), seorang petani di Kabupaten Lampung Barat, berhasil selamat dari terkaman harimau sumatera menjalani perawatan di RSUD Alimuddin Umar.
Sumber :
  • Tim tvOne/Pujiansyah

Lampung Barat, tvOnenews.com - Samanan (47), seorang petani di Kabupaten Lampung Barat berhasil selamat dari terkaman harimau Sumatera di Kawasan Hutan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), pada Senin (11/3/) lalu.

Meski begitu, Samanan mengalami luka robek di bagian kepala sepanjang 30 sentimeter. Ia harus mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Alimuddin Umar Kabupaten Lampung Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Samanan menceritakan kejadian saat ia diserang oleh harimau tersebut. Ia bersama saudaranya, Ridho, berangkat ke kebun sekitar jam 8 pagi untuk melakukan penyemprotan tanaman dan melakukan penanaman biji buah ketimun di areal perkebunan miliknya.

"Tidak ada tanda-tanda harimau itu mau datang. Waktu itu saya selesai menanam biji ketimun, kemudian mencakok pohon kopi," kata Samanan di RSUD Alimuddin Umar, Kamis (14/3/2024).

Saat sedang melakukan pencakokan pada pohon kopi, lanjut Samanan, harimau tersebut datang menyerang dari arah depan dan langsung ingin menerkam.

"Kan saya lagi jongkok untuk buang tunas-tunas kopi. Saya lihat ke atas, harimau itu melompat dan menerkam. Saya lawan dengan menghadang dengan tangan, tapi kaki harimau panjang sampai ke kepala saya," bebernya.

Menurut Samanan, ia sempat melakukan perlawanan dengan menggunakan tangan ke arah dada harimau. Namun, tangan Samanan tidak mengenai dada harimau, karena kaki harimau yang panjang menerkam kepalanya.  

"Saya melakukan pembelaan menggunakan tangan, tangan saya masuk ke dada harimau itu, tapi karena kaki harimau itu panjang jadi megang kepala saya," ucapnya.

Samanan mengungkapkan bahwa dirinya lalu mendorong harimau yang menerkamnya hingga terjatuh ke tanah. Ia kemudian berteriak meminta tolong dan harimau pun kabur.

"Setelah melukai kepala saya, harimau itu jatuh karena saya dorong. Harimau pergi karena saya teriakan dengan menyebut Allahu Akbar, saat melakukan pengejaran di situ saya belum sadar bahwa kepala saya sudah luka," ungkapnya.

Samanan mengaku baru kali pertama ini bertemu dengan harimau Sumatera yang memiliki ukuran sekitar 2 meter. Namun ia sudah sering menemukan jejak harimau di kawasan hutan TNBBS. "Harimau itu sepertinya sudah berumur tua dikarenakan warna dari bulu harimau tersebut sudah tidak lagi cerah yaitu warna kuning tua," kata Samanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, harimau Sumatera di kawasan hutan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan tersebut telah menerkam empat orang warga. Dua orang meninggal dan satu orang luka-luka.

Dua korban yang diserang harimau Sumatera itu yang selamat adalah Anwar (34) dan Samanan (41). Sedangkan korban meninggal dunia yakni Gunarso (60), pada Kamis 8 Februari 2024, dan Sahri (27), Rabu 21 Februari 2024. (puj/wna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

Bagi yang sedang mencari referensi kalimat singkat, menarik, dan berkesan, berikut lima belas ucapan HUT RI ke-81 yang siap menyemarakkan Status WhatsApp Anda.

Trending

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Perjalanan KRL di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, sempat terganggu setelah seorang siswi SMA kelas 10 tertabrak kereta rel listrik (KRL), Senin (10/8/2026).
Siapa Wanita Berbaju Putih di Balik Challenge Surat Ad-Duha Berhadiah Miras? Ini Pengakuan MC Newport 

Siapa Wanita Berbaju Putih di Balik Challenge Surat Ad-Duha Berhadiah Miras? Ini Pengakuan MC Newport 

Sosok wanita berbaju putih disebut mengambil mikrofon MC Newport sebelum muncul challenge hafalan Surat Ad-Duha berhadiah minuman beralkohol. Siapa dia?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT