GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Eks Kadis PU Bungo Diduga Serobot Lahan Warga

Eks Kadis PUPR Bungo inisial AW, diduga telah melakukan tindakan penyerobotan tanah milik dua orang warga yang terletak di RT 17, Desa Sungai Mengkuang,
Rabu, 24 April 2024 - 15:51 WIB
Eks Kadis PU Bungo Diduga Serobot Lahan Warga
Sumber :
  • tim tvOne - darliyanto

Bungo, tvOnenews.com - Eks Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bungo inisial AW, diduga telah melakukan tindakan penyerobotan tanah milik dua orang warga yang terletak di RT 17, Desa Sungai Mengkuang, Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, Jambi.

Lahan tersebut merupakan milik Nasarudin warga Desa Tanjung Agung dengan luas berkisar 2,7 hektare, dan Asmawi warga Suka Jaya dengan luas lebih kurang 2 hektare.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini, di atas sebagian tanah milik Nasarudin dan tanah milik Asmawi sudah ditanami pohon sawit oleh AW, tanpa sepengetahuan oleh kedua orang korban.

Nasarudin dan Asmawi, selaku pemilik tanah tersebut mengetahui tanah miliknya diserobot oleh mafia tanah, dari anak kandungnya yang pada saat itu mengecek tanah miliknya, namun sudah ditanami sawit.

Bahkan, setelah ditelusuri oleh kedua korban, tanah miliknya telah diserobot oleh AW juga telah disertifikatkan tanpa dasar jelas.

Dari dugaan penyerobotan tersebut, Sobri selaku anak kandung Nasarudin menyebutkan bahwa tanah miliknya sudah diserobot dan disertifikatkan oleh AW tanpa sepengetahuan dirinya atau ayah kandungnya.

Dirinya mengaku, tanah milik ayah kandungnya yang berkisar 2,7 hektare tersebut sudah disertifikatkan oleh AW tanpa ada dasar yang jelas. 

"Katanya dia beli tanah itu dari ayah saya dengan bukti kuitansi. Namun, kuitansi yang dimilikinya bukanlah tanda tangan dari ayah saya," terang Sobri, Rabu (24/4/2024).

Dikatakannya, jika benar dia membeli tanah itu dari warga, dirinya meminta bukti surat jual beli tanah miliknya, dan siapa penjual tanah miliknya tersebut, karena mereka merasa tidak pernah menjual tanah tersebut kesiapapun.

"Sampai saat ini, kami belum melihat bukti surat jual beli dari AW. Kami ingin tahu siapa penjual tanah milik kami ini," katanya.

Sobri menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan, namun upaya itu belum membuahkan hasil lantaran AW tidak bisa ditemui.

"Kami ingin menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan, namun AW sulit untuk ditemui," tambahnya.

Sementara itu, Asmawi menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menjual tanah tersebut kepada siapa pun. Kata dia, tanah itu dibukanya saat tahun 1977 silam.

"Kami masih pegang surat izin pembukaan lahan tahun 76, bukak dari pertamo kali lahan. Saksi batas juga masih hidup. Mereka siap dihadirkan untuk jadi saksi," tegasnya.

Dia juga mengaku kagek tanah miliknya tiba-tiba sudah ditanami sawit oleh AW saat dirinya pulang bekerja dari Dhamasraya tahun 2022 lalu.

"Jadi awak kerjo di Dharmasraya, balik dari situ tahun 2022 awak tengok lah ditanam sawit," ujarnya.

Terpisah, mantan Kadis PU Bungo, AW berdalih jika dirinya sudah membeli tanah tersebut dari Jais dan Tayib. Namun kedua orang itu sudah saat ini sudah meninggal dunia.

"Sudah mati galo. Kalau ndak, mudah nyelesaikannyo. Pak Jais meninggal, pak Tayib meninggal. Sayo susah jugo, nak bela itu, orangnyo sudah dakdo," ucapnya kepada wartawan, Selasa (23/4/2024).

Namun ketika ditanya surat jual beli tanah, AW belum bisa menjukkannya dengan alasan surat tersebut sudah diserahkan ke BPN Bungo sebagai syarat pembuatan sertifikat tanah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kan dokumen asli itu ditarik BPN semuanya itu. Waktu buat sertifikat ditarik semua," katanya.

"Karena sertifikat ini, ini maaf yo anggap lah sertifikat ini salah, pembatalan sertifikat digugat jugo. Pembatalan sertifikat digugat, kalau enggak digugat enggak batal jugo," tuntasnya. (dar/aag)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kritik Era Pelatih Sebelumnya, John Herdman Sebut Gaya Main Timnas Indonesia Terlalu Pasif

Kritik Era Pelatih Sebelumnya, John Herdman Sebut Gaya Main Timnas Indonesia Terlalu Pasif

Pelatih baru Timnas Indonesia John Herdman secara terbuka melayangkan kritik tajam terhadap gaya bermain skuad Garuda di era sebelumnya. Pelatih asal Inggris ..
Dua Atlet Dayung Pemalang Ditemukan Meninggal Dunia Setelah Hilang Dua Hari di Sungai Laes

Dua Atlet Dayung Pemalang Ditemukan Meninggal Dunia Setelah Hilang Dua Hari di Sungai Laes

Operasi pencarian terhadap dua remaja atlet dayung yang hilang di Sungai Laes, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, resmi berakhir pada Senin (25/5). 
Kata John Herdman setelah Mau Tidak Mau Andalkan 'Local Pride' di Piala AFF 2026

Kata John Herdman setelah Mau Tidak Mau Andalkan 'Local Pride' di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia dipastikan bakal tampil dengan wajah berbeda di ajang ASEAN Championship 2026 yang akan berlangsung Juli mendatang. Pelatih kepala John Herdman
Hapus Pajak Kendaraan, Kang Dedi Mulyadi Ingin Jalan Berbayar Mirip Tol di Jawa Barat

Hapus Pajak Kendaraan, Kang Dedi Mulyadi Ingin Jalan Berbayar Mirip Tol di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menggulirkan wacana berani terkait pengelolaan infrastruktur jalan di wilayahnya. Orang nomor satu di Jawa Barat ini merencana-
Pabrik Tembakau Sinte Rumahan di Kendari Digerebek Polisi, Targetkan Pelajar SMP dan SMA

Pabrik Tembakau Sinte Rumahan di Kendari Digerebek Polisi, Targetkan Pelajar SMP dan SMA

Sebuah industri rumahan yang memproduksi narkotika jenis tembakau sintetis (sinte) di Kelurahan Watubangga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, berhasil dibongkar oleh aparat kepolisian. 
Rating Jeblok Emil Audero hingga Cremonese Degradasi

Rating Jeblok Emil Audero hingga Cremonese Degradasi

Nasib kontras harus dialami oleh kiper Timnas Indonesia Emil Audero Mulyadi pada laga pamungkas Serie A Liga Italia. Emil gagal membawa Cremonese bertahan di -

Trending

Pembagian Grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026: Megawati Hangestri Absen, Hillstate dan Red Sparks Satu Pool

Pembagian Grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026: Megawati Hangestri Absen, Hillstate dan Red Sparks Satu Pool

Daftar pembagian grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026, di mana Megawati Hangestri tak akan unjuk gigi saat Hyundai Hillstate satu pool dengan Red Sparks.
Tak Lagi Pikirkan Red Sparks, Megawati Hangestri Kini Fokus Bidik Gelar Juara Bersama Hyundai Hillstate

Tak Lagi Pikirkan Red Sparks, Megawati Hangestri Kini Fokus Bidik Gelar Juara Bersama Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate untuk V-League 2026/2027. Tinggalkan Red Sparks, Megatron kini membidik gelar juara.
Pengakuan Jokowi soal Kondisi Kesehatannya, Singgung Blusukan ke Masyarakat

Pengakuan Jokowi soal Kondisi Kesehatannya, Singgung Blusukan ke Masyarakat

Mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan kondisi kesehatannya yang kini sudah membaik dan siap untuk keliling Indonesia menemui masyarakat.
Media Vietnam Lancarkan Perang Urat Saraf ke Timnas Indonesia, Sindir John Herdman Tak Bisa Kalahkan The Golden Star di Piala AFF 2026

Media Vietnam Lancarkan Perang Urat Saraf ke Timnas Indonesia, Sindir John Herdman Tak Bisa Kalahkan The Golden Star di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai melancarkan perang urat saraf kepada Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 Juli nanti. Kali ini, pelatih John Herdman, menjadi sasaran.
Video Pembubaran Ibadah Jemaat GMS Bantul oleh Ormas Viral di Media Sosial, Kesbangpol Ungkap Kronologi Kejadian

Video Pembubaran Ibadah Jemaat GMS Bantul oleh Ormas Viral di Media Sosial, Kesbangpol Ungkap Kronologi Kejadian

Sebuah postingan video yang memperlihatkan adanya peristiwa pembubaran paksa ibadah jemaat di GMS Bantul oleh organisasi masyarakat (ormas) viral di media sosial.
Megawati Hangestri Disinggung Aldi Taher, Boy Arnez dan Pemain Timnas Voli Indonesia Beri Komentar Kocak

Megawati Hangestri Disinggung Aldi Taher, Boy Arnez dan Pemain Timnas Voli Indonesia Beri Komentar Kocak

Aldi Taher mendadak membuat geger volimania Indonesia karena mengunggah postingan bersama sejumlah pemain Timnas Voli Indonesia. Bahkan nama Megawati Hangestri ikut disinggung.
AFC Akui Timnas Indonesia Jadi Tim Asia Pertama di Piala Dunia

AFC Akui Timnas Indonesia Jadi Tim Asia Pertama di Piala Dunia

Sekitar dua pekan lagi sejarah baru akan tercipta di dunia dengan kehadiran 48 tim di Piala Dunia 2026. Sembilan tim asal Asia pun ikut meramaikan gelaran itu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT