News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berburu Oleh-oleh Khas Palembang

Palembang kota metropolitan dikenal dengan Jembatan Amperanya. Namun tak sah jika ke kota ini tak mencicipi makanan ringannya yakni pempek.
Jumat, 7 Januari 2022 - 18:39 WIB
Berburu Oleh-oleh Khas Palembang
Sumber :
  • Tim TvOne/Pebri

Palembang, Sumsel - Palembang kota metropolitan dikenal dengan Jembatan Amperanya. Namun tak sah jika ke kota ini tak mencicipi makanan ringannya yakni pempek. Selain pempek Palembang terkenal juga kain songket dan beberapa cinderamata khas Palembang yang sering diincar pengunjung dan turis. Namun jangan bingung  mencari. Inilah 4 tempat untuk berburu oleh-oleh khas Ibukota Provinsi Sumatera Selatan.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apa rasanya liburan tanpa membawa oleh-oleh khasnya. Di dalam suvenir, terdapat memori yang bisa mengenang perjalanan. Biasanya, buah tangan yang selalu dibawa wisatawan dari Palembang adalah pempek, songket dan aneka aksesori khas Ibukota Provinsi Sumatera Selatan.

 

Ada 4 tempat yang bisa dikunjungi untuk berburu oleh-oleh khas Palembang yakni :

 

1. Pasar 16 Ilir Palembang

 

Selain Pasar Cinde, tempat belanja lain yang juga bisa turis kunjungi untuk berburu oleh-oleh adalah Pasar 16 Ilir Barat Permai. Pasar ini berada di kawasan 16 Ilir, Palembang dan toko kawasan Ilir Barat Permai Ramayana.

 

Pasar 16 Ilir menjual aneka barang yang bisa  dibawa sebagai oleh-oleh. Tak perlu takut soal harga, karena hampir semua barang dijual secara grosir. Pas untuk wisatawan yang ingin membeli cinderamata cukup banyak, tapi ingin mendapatkannya dengan harga miring.

 

Kebanyakan barang di Pasar 16 Ilir grosiran dan harga memang relatif murah.

 

Pasar 16 Ilir diisi oleh ratusan ruko yang menjual aneka barang, termasuk turis yang ingin membeli emas Palembang.

 

Tak hanya emas, turis yang datang bisa menjelajah masuk ke dalam pasar dan menemukan tas, dompet, atau pun sarung khas Palembang. Yang tak kalah penting juga bisa menemukan songket Palembang yang sudah terkenal kualitasnya.

 

Kalau songket harganya variatif, ada yang ratusan ribu, ada yang jutaan, tergantung bahannya.

 

2. Pasar Cinde

 

Pasar Cinde adalah pasar tradisional yang terdapat di Jalan Jenderal Sudirman, Palembang, Sumatera Selatan. Ini adalah pasar tradisional yang sudah ada sejak 1958. Di Pasar Cinde tersebut banyak menemukan oleh-oleh khas Palembang.

 

"Barang di Pasar Cinde lengkap, ada macam-macam barang, harganya juga standar," kata salah satu wisatawan yang pernah berkunjung ke Pasar Cinde, Tri Ariyani Sandy.

 

Pasar Cinde terdiri dari beberapa bagian. Di bagian atas, wisatawan bisa menemukan berbagai barang keperluan sehari-hari seperti sayur, buah, ayam dan masih banyak lagi. Di bagian luar ada toko yang menjual berbagai barang perlengkapan.

 

Biasanya, pasar ini dikunjungi turis yang ingin membeli pempek atau kerupuk khas Palembang sebagai buah tangan. Ya, bagian dalam pasar terdapat banyak kios yang menjual oleh-oleh jenis ini.

 

Jika ingin membawa makanan atau kue khas Palembang sebagai oleh-oleh, datang saja pada pagi hari. Saat itu ada banyak penjual kue dan makanan ringan yang menjajakkan barang di pasar.

 

 

3. Pempek Candy

 

Nah, ini dia oleh-oleh wajib yang tidak boleh dilupakan pelancong saat traveling ke Palembang, yaitu pempek. Ya, traveling ke Palembang tanpa membawa pempek sebagai buah tangan memang tidak lengkap.

 

Ada banyak tempat untuk mendapatkan pempek khas Palembang, tapi yang paling ramai dan banyak dikunjungi turis adalah Pempek Candy. Pempek Candy adalah toko pempek yang berada di Jalan Jenderal Sudirman No 21.

 

"Di sini jual pempek adaan, telur kecil, telur besar, lenjer panjang, kulit," kata salah satu pegawai Pempek Candy, Fenni .

 

Tak hanya pempek, toko ini juga menjual makanan lain khas Palembang seperti tekwan, model dan aneka pindang.

 

"Kalau pempek satuannya mulai Rp 3.000 per buah, tekwan dan model Rp 12.000 per mangkuk, dan pindang-pindangan Rp 25.000-32.500 per buah," lanjut Fenni.

 

Pempek yang dijual Pempek Candy bisa dibawa pulang dan bisa bertahan hingga 1 minggu di dalam ‘freezer’. Jika tidak, pempek ini bisa bertahan hingga 2 hari.

 

Asyiknya, wisatawan yang datang tidak hanya bisa membawa pulang makanan ini sebagai oleh-oleh, tapi juga makan langsung di sana.

 

"Di sana tuh penyajiannya kayak makanan di rumah makan Padang, tapi yang disajikan aneka jenis pempek, ada lenjer, kapal selam, kulit, macam-macam deh," kata Putri Sandy yang mengaku selalu mampir ke Pempek Candy saat datang ke Palembang.

 

4. ‘Outlet’ Nyenyes Palembang

 

Kalau pempek tidak cukup sebagai oleh-oleh, turis juga bisa membeli suvenir lain yang tentu masih bernuansa Palembang, seperti kaos, stiker, atau gantungan kunci. Salah satu ‘outlet’ yang menjual aneka suvenir jenis ini adalah Nyenyes Palembang.

 

Tempat ini bisa ditemui di Jalan Jenderal Sudirman no 1080. Barang yang diincar adalah kaos. Beragam kaos bertuliskan atau bergambarkan hal yang identik dengan Palembang bisa didapatkan di sini.

 

Tak perlu takut soal kualitas dan model, barang-barang yang dijual ‘Outlet’ Nyenyes mengikuti zaman. Beberapa kaos yang dijual di antaranya bertuliskan "Emang Gue Palembang", "Wong Kito Galo," dan bergambar Jembatan Ampera yang menjadi ikon kota.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Harga pun bervariasi. Biasanya, untuk satu kaos bergambarkan ikon Palembang dikenai harga Rp 85.000 per buah. Ayo buruan ke Palembang! Jangan lupa beli oleh-olehnya. (Pebri/Lno)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Resmi! Persija Jakarta Rekrut Mauro Zijlstra dari FC Volendam, sang Striker Timnas Indonesia Ungkap Alasannya

Resmi! Persija Jakarta Rekrut Mauro Zijlstra dari FC Volendam, sang Striker Timnas Indonesia Ungkap Alasannya

Persija Jakarta resmi merekrut Mauro Zijlstra dari FC Volendam jelang penutupan bursa transfer paruh musim Super League. Sang striker Timnas Indonesia mengungkap alasannya untuk gabung Macan Kemayoran.
Video Motor Patwal Berhentikan Bus Transjakarta Viral di Media Sosial, Polisi Tegaskan Bukan Pelanggaran

Video Motor Patwal Berhentikan Bus Transjakarta Viral di Media Sosial, Polisi Tegaskan Bukan Pelanggaran

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi motor patroli dan pengawalan (Patwal) diduga menghadang bus Transjakarta saat kondisi jalan padat merayap.
Purbaya Tegaskan Pencabutan Izin Tambang Martabe Demi Perbaiki Iklim Investasi

Purbaya Tegaskan Pencabutan Izin Tambang Martabe Demi Perbaiki Iklim Investasi

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, langkah pemerintah mencabut izin tambang emas Martabe di Tapanuli, Sumatera Utara merupakan bagian dari upaya memperbaiki iklim investasi nasional.
Rahasia Kontrak Cristiano Ronaldo Terbongkar, CR7 Bisa Tinggalkan Al Nassr di Bursa Musim Panas Ini?

Rahasia Kontrak Cristiano Ronaldo Terbongkar, CR7 Bisa Tinggalkan Al Nassr di Bursa Musim Panas Ini?

Klausul rahasia Cristiano Ronaldo di Al Nassr terungkap. Dengan nilai Rp800 miliar, CR7 berpeluang hengkang musim panas jika ketidakpuasan pada klub tak kunjung reda.
Real Madrid Siapkan Dana Fantastis Demi Boyong Enzo Fernandez, Manfaatkan Celah Minim Prestasi The Blues

Real Madrid Siapkan Dana Fantastis Demi Boyong Enzo Fernandez, Manfaatkan Celah Minim Prestasi The Blues

Real Madrid dikabarkan siap menebus Enzo Fernandez dengan tawaran fantastis demi memperkuat lini tengah. Gelandang Chelsea itu disebut ingin hengkang musim panas nanti.
Petenis Indonesia Janice Tjen Dramatis Tembus Perempat Final Nomor Ganda di Abu Dhabi Open 2026

Petenis Indonesia Janice Tjen Dramatis Tembus Perempat Final Nomor Ganda di Abu Dhabi Open 2026

Dua petenis Asia Tenggara, Janice Tjen dan Alexandra Eala berhasil menembus babak perempat final Abu Dhabi Open 2026.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT