News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bangkitkan UKM di Tengah Pandemi, Warga Produksi Ikan Salai dari Ikan Air Asin

Untuk membangkitkan geliat dunia usaha di tengah pandemi, warga Hamparan Perak, Deli Serdang, Sumatera Utara yang berlokasi di pesisir Pantai Belawan, mengelolah ikan air asin jenis ikan dukang atau duri dijadikan ikan salai atau ikan asap
Rabu, 19 Januari 2022 - 17:25 WIB
Bangkitkan UKM di Tengah Pandemi, Warga Produksi Ikan Salai dari Ikan Air Asin
Sumber :
  • Tim TvOne/Martinus Sitorus

Deli Serdang, Sumatera Utara - Untuk membangkitkan geliat dunia usaha di tengah pandemi, warga Hamparan Perak, Deli Serdang, Sumatera Utara yang berlokasi di pesisir Pantai Belawan, mengelolah ikan air asin jenis ikan dukang atau duri dijadikan ikan salai atau ikan asap. Dari Usaha tersebut, warga bisa meraup untung puluhan juta rupiah per bulannya. Selain itu, kini bisnis ikan asap dari ikan air asin itu juga telah menembus pasar tradisional di Sumatera Utara hingga Aceh.
  
Helmi, warga pesisir Pantai Belawan membuka lapangan kerja di kawasan Jalan Sei Baharu, Dusun Dua, Desa Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Ia memanfaatkan ikan air asin yang dianggap limbah menjadi sumber penghasilan warga yang umumnya berprofesi sebagai nelayan.
 
“Ikan air asin jenis ikan dukang atau duri ini merupakan bahan dasar ikan salai atau ikan yang proses pembuatannya menggunakan kayu bakar dan diasapin selama delapan jam. Ini merupakan hasil karya ciri khas warga Pesisir Belawan dengan memanfaatkan hasil laut,” ungkap Helmi.
 
Untuk operasional produksi ikan asap dibutuhkan empat pekerja. Setiap hari, Helmi mampu menjual sebanyak 20 hingga 50 kilogram ikan asap dengan harga Rp40 ribu per kilogram. Omzet yang diraih Helmi mencapai 400 hingga 500 kilogram per bulannya.
 
Menurut Faisal, warga yang juga pembuat ikan asap mengatakan, makanan khas Tapanuli Selatan tersebut memiliki cita rasa yang gurih dan lezat. Sayang, meski bahan baku mudah didapat, namun tak semudah memasarkannya. 
 
“Di mana manfaatkan ikan air asin yang dianggap limbah menjadi  menambah hasil mata pencarian warga yang pada umumnya sebagai nelayan pencari ikan. Bermula ikan dukang atau duri air asin tidak mempunyai harga, ini diolah menjadi ikan salai atau ikan yang diasapin menghasilkan pundi-pundi rupiah dapat menambah penghasilan bagi nelayan tradisional,” ujar Faisal.
 
Meski diproses dengan sistem pengasapan, tidak akan mengurangi kandungan protein yang terdapat di dalam ikan salai. Proses pembuatan ikan salai tradisional tidak menggunakan bahan pengawet dan pewarna, serta dapat disimpan hingga tiga bulan lamanya. (Martinus Sitorus/Wna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral sebuah video di media sosial penuturan dari seorang laki-laki yang mengaku utusan Tuhan yakni Imam Mahdi. Lokasi diketahui di Surabaya Utara, Jawa Timur.
Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Hengki menegaskan larangan vape ini tak hanya berlaku saat dinas di kantor, tetapi juga di luar lingkungan kerja Polri bagi seluruh Pegawai Negeri pada Polri.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral sebuah video di media sosial penuturan dari seorang laki-laki yang mengaku utusan Tuhan yakni Imam Mahdi. Lokasi diketahui di Surabaya Utara, Jawa Timur.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT