News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Melakukan Kegiatan Ilegal dan Menyalahi Izin Tinggal Enam WNA Vietnam Ditangkap Imigrasi Tanjungpinang

Enam warga negara Vietnam ditangkap oleh pihak Imigrasi Tanjungpinang, Kepulauan Riau, karena diduga melanggar izin tinggal dan melakukan kegiatan ilegal. Penan
Selasa, 13 Agustus 2024 - 20:21 WIB
Konferensi pers penangkapan enam WNA Vietnam langgar izin tinggal.
Sumber :
  • tim tvOne/Kurnia

Tanjungpinang, tvOnenews.com - Enam warga negara Vietnam ditangkap oleh pihak Imigrasi Tanjungpinang, Kepulauan Riau, karena diduga melanggar izin tinggal dan melakukan kegiatan ilegal. Penangkapan ini dilakukan oleh Tim Intelijen dan Penindakan Imigrasi di sebuah gudang penampungan ikan di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau.

Keenam warga asing ini dicurigai merakit sejumlah alat tangkap ikan dan berencana membeli kapal nelayan untuk melakukan aktivitas penangkapan ikan ilegal di perairan sekitar Kepulauan Riau. Penangkapan tersebut berawal dari laporan masyarakat yang melihat aktivitas mencurigakan mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kumham) Kepri I Nyoman Surya Mataram, mengungkapkan bahwa mereka diduga melanggar izin tinggal karena masuk ke Indonesia menggunakan visa turis.

"Keenam warga negara Vietnam ini tercatat masuk ke Indonesia melalui Batam pada tanggal 1 Juni 2024. Sebelum merakit alat pancing di gudang penampungan ikan, mereka sempat tinggal di sebuah hotel di Kabupaten Bintan selama lebih dari sepekan," ungkap I Nyoman Surya Mataram, Selasa (13/8/2024).

Berdasarkan hasil pemeriksaan pihak Imigrasi, keenam warga Vietnam ini mengaku berniat melakukan illegal fishing di perairan sekitar Kepri.

"Mereka berencana akan membeli kapal dari penduduk setempat yang sangat tradisonal, bukan kapal yang besar, kapal kayu seperti itu," ujarnya.

I Nyoman Surya Mataram menambahkan, pihak Kemenkumham Kepri kini memperketat pengawasan terhadap orang asing dengan membentuk Timpora di tingkat provinsi, kabupaten/kota hingga kecamatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sesuai dengan Pasal 69 Undang-Undang Keimigrasian dan Permenkumham No 50 tahun 2016 kita membentuk Timpora sampai tingkat Kecamatan," jelasnya.

Keenam warga negara Vietnam beserta barang bukti, rencananya akan diserahkan ke pihak kejaksaan untuk diproses hukum lebih lanjut sebelum disidangkan di pengadilan. (ksh/wna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Benarkah Rambut Bayi Dicukur Botak Bisa Tumbuh Lebih Tebal? Ini Penjelasan Dokter

Benarkah Rambut Bayi Dicukur Botak Bisa Tumbuh Lebih Tebal? Ini Penjelasan Dokter

Benarkah rambut bayi dicukur botak bisa tumbuh lebih tebal? dr. Yoga Yandika menjelaskan fakta medis dan faktor yang memengaruhi pertumbuhan rambut anak.
Umuh Buka Suara Soal 'Hilangnya' Dokter Tim yang Buat Persib Dihukum Denda Komdis PSSI Rp25 Juta

Umuh Buka Suara Soal 'Hilangnya' Dokter Tim yang Buat Persib Dihukum Denda Komdis PSSI Rp25 Juta

Hasil rapat Komdis PSSI per tanggal 25 Oktober 2026 menyatakan Persib dihukum dengan senilai Rp25 juta. Ini dampak dari tidak adanya dokter tim yang hadir saat laga tandang kontra Madura United di pekan ke-6 Super League 2026/2027.
Timnas Vietnam Batalkan Uji Coba Kontra Jepang dan Qatar Imbas Penangguhan Piala Asia 2027

Timnas Vietnam Batalkan Uji Coba Kontra Jepang dan Qatar Imbas Penangguhan Piala Asia 2027

Timnas Vietnam dilaporkan membatalkan uji coba kontra Jepang dan Qatar imbas penangguhan Piala Asia 2027. Kedua laga ini seharusnya dimainkan sebelum turnamen digelar.
Resmi Batal Digelar Januari, Netizen Desak AFC Pindah Venue Daripada Paksakan Piala Asia 2027 di Arab Saudi

Resmi Batal Digelar Januari, Netizen Desak AFC Pindah Venue Daripada Paksakan Piala Asia 2027 di Arab Saudi

AFC memilih untuk membatalkan Piala Asia 2027 pada Januari mendatang alih-alih mengganti tuan rumah yang kini dipegang oleh Arab Saudi. 
Herri Pras Jadi Sorotan Usai Digeruduk OTK, Bodyguard Internasional Bahas dari Kacamata Profesional: Jangan Mudah Terpancing Ajakan Duel

Herri Pras Jadi Sorotan Usai Digeruduk OTK, Bodyguard Internasional Bahas dari Kacamata Profesional: Jangan Mudah Terpancing Ajakan Duel

YouTuber Herri Pras menjadi sorotan usai beredarnya video saat dirinya digeruduk orang tak dikenal terkait tantangan duel. Certified International Close Protection Officer turut membahas bahas dari perspektif bodyguard profesional khususnya mengenai keamanan personal dan perlindungan hukumnya.
Nasib MotoGP Qatar 2026 Masih Tanda Tanya, Marc Marquez Pilih Tunda Penerbangan ke Sirkuit Losail

Nasib MotoGP Qatar 2026 Masih Tanda Tanya, Marc Marquez Pilih Tunda Penerbangan ke Sirkuit Losail

Keikutsertaan Marc Marquez pada MotoGP Qatar 2026 masih menjadi sorotan di tengah ketidakpastian penyelenggaraan balapan di Sirkuit Lusail akhir pekan ini.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT