News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Longsor Limbah PLTU Mencemari Sungai Batang Ombilin dan Mengancam Ribuan Jiwa Warga Sawahlunto 

Sungai Batang Ombilin, yang selama ini menjadi salah satu sumber kehidupan bagi warga Kota Sawahlunto, kini terancam oleh pencemaran serius. Longsoran abu dari
Jumat, 23 Agustus 2024 - 21:54 WIB
Longsor limbah PLTU.
Sumber :
  • Tim tvOne/Beni Roska

Sawahlunto, tvOnenews.comSungai Batang Ombilin, yang selama ini menjadi salah satu sumber kehidupan bagi warga Kota Sawahlunto, kini terancam oleh pencemaran serius. Longsoran abu dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Ombilin telah mencemari aliran sungai tersebut, membawa serta material fly ash dan bottom ash yang seharusnya dikelola dengan aman.

Kejadian ini dipicu oleh hujan deras yang mengguyur Desa Sijantang, menyebabkan material abu bercampur dengan tanah longsor dan mengalir ke Sungai Batang Ombilin. Dampak dari longsoran ini tidak hanya mencemari aliran sungai, tetapi juga mengancam rusaknya ekosistem di sepanjang jalur sungai tersebut. Ancaman ini kian nyata bagi warga Desa Rantih di Kecamatan Talawi, yang terletak di hilir sungai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di Desa Rantih, aliran sungai yang tercemar membawa risiko besar karena air dari Sungai Batang Ombilin dipompa oleh instalasi PDAM Sawahlunto untuk memenuhi kebutuhan air bersih ribuan rumah di Kecamatan Barangin, Kota Sawahlunto. Jika pencemaran ini tidak segera ditangani, dampaknya bisa sangat merusak, baik bagi lingkungan maupun kesehatan masyarakat yang memakai air dari PDAM Pompa Rantih.

Saat tim tvOnenews tiba di lokasi, alat berat terlihat bekerja keras untuk membersihkan material abu yang menutupi sebagian besar badan sungai.

Nurasrul, seorang warga setempat yang telah hidup selama 70 tahun di daerah ini, menyampaikan rasa cemasnya. “Limbah abu tersebut terus mengalir ke Sungai Batang Ombilin, dan menutupi aliran sungai sehingga mengancam ekosistem di sekitarnya,” ungkap Nurasrul. 

Ia juga menambahkan bahwa meskipun proyek penghijauan di sekitar PLTU telah berlangsung sekitar lima bulanan, ancaman pencemaran masih tetap ada karena longsoran sisa limbah mencemari dan menutup aliran Sungai Batang Ombilin. 

Nurasrul juga mengingatkan bahwa sebelumnya ada tempat pembuangan khusus di GTC (Guguak Tinggi Coal) di Kampung Dalam sana. “Tetapi sekarang limbah hanya ditumpuk di dalam PLTU,” ungkapnya. 

Pencemaran ini berpotensi membahayakan kesehatan puluhan ribu jiwa yang bergantung pada pasokan air bersih dari PDAM Pompa Rantiah Sawahlunto. Partikel air yang tercemar bisa masuk ke sistem distribusi air bersih, membawa dampak jangka panjang yang sangat mengkhawatirkan bagi kesehatan masyarakat setempat.

Menanggapi insiden ini, Asisten Manajer Umum PLTU, Elvita Burnama, memberikan klarifikasinya kepada tvOnenews, bahwa longsoran limbah abu ini disebabkan oleh curah hujan yang tinggi. “Abu tersebut merupakan abu dari 10 tahun yang lalu yang sudah direklamasi,” jelas Elvita.

“Kami telah menurunkan alat berat untuk melakukan pembenahan, dan berharap musibah ini dapat dipulihkan secepatnya,” ujarnya lagi.

Elvita juga menambahkan bahwa PLTU telah mengambil langkah-langkah untuk memperkuat tanah guna mencegah longsor lebih lanjut, dan mereka berencana melanjutkan upaya penguatan serta penanaman kembali di area yang terdampak. Namun, ia juga mengakui bahwa dalam beberapa bulan terakhir, PLTU tidak lagi memiliki tempat pembuangan abu yang memadai setelah kontrak dengan GTC habis pada Februari lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai tanggapan atas situasi ini, tim tvOnenews mencoba menelusuri lebih jauh dengan menghubungi Direktur Utama PT Guguak Tinggi Coal, Defrizal. Dalam keterangannya, Defrizal mengonfirmasi bahwa PT GTC telah memperoleh perpanjangan izin untuk pengelolaan Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Izin ini tertuang dalam Keputusan Menteri LHK Nomor 7871 tahun 2024. Defrizal juga mengatakan bahwa izin tersebut dikeluarkan pada 27 Mei 2024 di Jakarta, yang memberikan landasan hukum bagi PT GTC untuk melanjutkan pengelolaan FABA agar PLTU tidak lagi menumpuk limbahnya di tempat pembungan akhir (TPA). (bra/wna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Geram Palang Pintu Kereta di Ampera Bekasi Masih Manual dan Dijaga Ormas

Dedi Mulyadi Geram Palang Pintu Kereta di Ampera Bekasi Masih Manual dan Dijaga Ormas

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi secara terang-terangan meluapkan kegeramannya melihat sistem perlintasan kereta api yang masih dikelola secara manual pasca ...
Dapat Gaji Lebih Besar dari Megawati Hangestri! Segini Nilai Kontrak Pyo Seung-ju di Pink Spider untuk V League Musim Depan

Dapat Gaji Lebih Besar dari Megawati Hangestri! Segini Nilai Kontrak Pyo Seung-ju di Pink Spider untuk V League Musim Depan

Pink Spiders membuat kejutan pada bursa transfer pemain free agent untuk gelaran V League musim depan dengan mendatangkan Pyo Seung-ju di detik-detik terakhir.
Alami Crash hingga DNF di MotoGP Spanyol 2026, Marc Marquez Mengaku Tak Tahu Penyebab Kecelakaannya di Sirkuit Jerez

Alami Crash hingga DNF di MotoGP Spanyol 2026, Marc Marquez Mengaku Tak Tahu Penyebab Kecelakaannya di Sirkuit Jerez

Marc Marquez datang ke MotoGP Spanyol 2026 dengan kepercayaan diri tinggi setelah memenangi Sprint dalam kondisi hujan deras sehari sebelumnya.
Daft Funk Live Guncang Jakarta, Tribute Daft Punk Bakar Bengkel SCBD dengan Atmosfer Imersif

Daft Funk Live Guncang Jakarta, Tribute Daft Punk Bakar Bengkel SCBD dengan Atmosfer Imersif

Daft Funk Live sukses di Jakarta, hadirkan tribute Daft Punk penuh energi dan visual imersif di Bengkel SCBD, disambut antusias penonton.
Pesan Tegas Dedi Mulyadi di Hari Buruh 2026: Tetap Bekerja

Pesan Tegas Dedi Mulyadi di Hari Buruh 2026: Tetap Bekerja

Pesan tegas Dedi Mulyadi di Hari Buruh 2026: ajakan tetap bekerja, dorong upah adil, pendidikan, dan kesejahteraan buruh demi Indonesia yang lebih maju.
Tingkatkan Keselamatan Transportasi Nasional, Harwan Muldidarmawan: Poltrada Bali Punya Peran Penting

Tingkatkan Keselamatan Transportasi Nasional, Harwan Muldidarmawan: Poltrada Bali Punya Peran Penting

Jasa Raharja terus mensosialisasikan keselamatan transportasi yang menyasar pada sejumlah kelompok masyarakat termasuk akademisi.

Trending

Top 3 Timnas Indonesia: Ole Romeny-Jay Idzes Diizinkan Main, John Herdman Disentil Pelatih Brasil, hingga Presiden FIFA Bertemu Erick Thohir

Top 3 Timnas Indonesia: Ole Romeny-Jay Idzes Diizinkan Main, John Herdman Disentil Pelatih Brasil, hingga Presiden FIFA Bertemu Erick Thohir

Berikut tiga rangkuman berita terpopuler seputar Timnas Indonesia yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com. Mulai dari FIFA ASEAN Cup hingga pertemuan FIFA dan PSSI
Panggilan ‘Baru’ Megawati Hangestri dari Media Korea, Bukan Lagi Megatron

Panggilan ‘Baru’ Megawati Hangestri dari Media Korea, Bukan Lagi Megatron

Megawati Hangestri kembali ke V-League 2026/2027 dengan julukan baru dari media Korea. Simak selengkapnya.
Demo Hari Ini, Ratusan Ribu Buruh Kepung Jakarta Peringati May Day Hindari Titik-titik Zona Kuning Ini

Demo Hari Ini, Ratusan Ribu Buruh Kepung Jakarta Peringati May Day Hindari Titik-titik Zona Kuning Ini

Ratusan ribu buruh diprediksi padati ibu kota Jakarta dalam memperingati May Day atau Hari Buruh 2026 hari ini Jumat (1/5/2026).
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi Bongkar Biaya Pemasangan Palang Pintu Kereta Api Bekasi Rp500 Juta–Rp1 Miliar: Laksanakan, Alokasinya Tersedia!

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi Bongkar Biaya Pemasangan Palang Pintu Kereta Api Bekasi Rp500 Juta–Rp1 Miliar: Laksanakan, Alokasinya Tersedia!

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi membeberkan estimasi biaya pemasangan palang pintu digital. Nilainya berkisar antara Rp500 juta hingga Rp1 miliar untuk satu titik perlintasan.
Eligible Bela Timnas Indonesia, Kiper 199 Cm Keturunan Surabaya Dinobatkan Pemain Terbaik di Eredivisie

Eligible Bela Timnas Indonesia, Kiper 199 Cm Keturunan Surabaya Dinobatkan Pemain Terbaik di Eredivisie

Nama Kayne van Oevelen mendadak jadi perbincangan, tak hanya di Belanda tetapi juga di kalangan suporter Timnas Indonesia. Kiper Eropa itu raih pemain terbaik.
Media Korea Sudah Curiga Alasan Shin Tae-yong Tak Benar-benar Tinggalkan Indonesia, Kini Jadi Penasihat Teknik

Media Korea Sudah Curiga Alasan Shin Tae-yong Tak Benar-benar Tinggalkan Indonesia, Kini Jadi Penasihat Teknik

Kabar mengejutkan datang dari sosok Shin Tae-yong yang kembali dikaitkan dengan Indonesia. Namun kali ini, perannya di luar dugaan publik. Media Korea kaget.
Gelandang Stuttgart Berdarah Surabaya yang Mulai Luluh untuk Bela Timnas Indonesia

Gelandang Stuttgart Berdarah Surabaya yang Mulai Luluh untuk Bela Timnas Indonesia

Nama talenta muda Laurin Ulrich kembali memanaskan pemberitaan calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia. Gelandang potensial yang kini tengah meniti karier -
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT