GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Unik! Paslon Mawardi Yahya - RA Anita Diarak Pakai Tanjidor Saat Daftar ke KPU

Deklarasi yang berlangsung di Posko Matahati diwarnai dengan kehadiran ribuan pendukung yang memenuhi areal deklarasi dan berjalan bersama mengiringi pasangan calon ini menuju KPU Sumsel.
Kamis, 29 Agustus 2024 - 23:14 WIB
Paslon Mawardi Yahya - RA Anita saat diarak ke KPU Sumsel
Sumber :
  • Pebri

Palembang, tvOnenews.com - Suasana meriah dan penuh warna tampak di Kawasan Jakabaring, Palembang, Kamis (29/8/2024), saat pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya dan RA Anita Noeringhati, diantar oleh tim arakan-arakan budaya menuju pendaftaran di KPU Sumsel.

Dengan beragam pakaian adat dan kesenian tradisional, arakan ini menjadi simbol dukungan dan harapan besar dari lapisan masyarakat terhadap pasangan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Deklarasi yang berlangsung di Posko Matahati diwarnai dengan kehadiran ribuan pendukung yang memenuhi areal deklarasi dan berjalan bersama mengiringi pasangan calon ini menuju KPU Sumsel.

Mawardi Yahya, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pendukung, relawan, partai politik, dan masyarakat Sumsel atas dukungan yang telah diberikan.

“Tidak ada kata yang pas, selain ucapan terima kasih sebesar-besarnya kepada para pendukung, relawan, parpol dan masyarakat Sumsel. Hari ini, kami akan mencalonkan diri sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel periode 2025 – 2030,” ungkap Mawardi Yahya.

Pasangan Matahati tidak hanya mendapat dukungan dari delapan partai seperti yang sebelumnya telah diumumkan, namun jumlah partai pendukung kini bertambah menjadi sebelas. Partai Gerindra, Golkar, PKB, PAN, PPP, PKN, Hanura, Gelora, Garuda, Prima, dan Partai Bekarya telah bergabung dalam koalisi yang disebut KIM Plus, memperkuat posisi pasangan ini dalam kontestasi Pilgub Sumsel 2025-2030.

Mawardi Yahya juga menegaskan kembali komitmennya untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel bersama RA Anita Noeringhati.

“Deklarasi pasangan Mawardi-Anita hari ini untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel tahun 2025-2030,” ujar pria yang akrab dipanggil "Wak Uban".

Mawardi Yahya, dengan didampingi RA Anita, menyampaikan ajakan kepada seluruh pendukung dan masyarakat Sumsel untuk bersatu dalam perjuangan mewujudkan cita-cita bersama. Ia menekankan bahwa pencapaian tujuan ini memerlukan kerja keras, semangat, perjuangan, dan pengorbanan dari semua pihak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Untuk mencapai cita-cita ini, adalah perlu kerja keras kita bersama, perlu semangat bersama, perlu perjuangan bersama, perlu pengorbanan bersama," tutur Mawardi.

Pasangan Matahati juga mengidentifikasikan diri mereka sebagai calon yang didukung penuh oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto, menambah keyakinan mereka dalam menghadapi Pilgub mendatang.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sempat Menolak Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Ini Kini Bangga Kenakan Jersey Garuda hingga Tuai Sorotan Warganet

Sempat Menolak Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Ini Kini Bangga Kenakan Jersey Garuda hingga Tuai Sorotan Warganet

Sempat menolak tawaran membela Timnas Indonesia, Tijjani Reijnders kini justru mencuri perhatian setelah terlihat bangga mengenakan jersey Garuda, momen viral.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Iran Sebut Tak Minta Konsesi Apa Pun dari AS

Iran Sebut Tak Minta Konsesi Apa Pun dari AS

Iran menyebut tak meminta konsesi apa pun dari AS, melainkan hanya menyerukan penghentian perang dan pembajakan kapal kapalnya.
Jawaban Siswi Disalahkan Juri Saat Final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI, Ini Kronologinya

Jawaban Siswi Disalahkan Juri Saat Final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI, Ini Kronologinya

Publik terheran dengan keputusan juri terhadap seorang siswi SMAN 1 Pontianak pada ajang Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar yang diadakan MPR RI. Ini kronologinya
Kiai Ashari jadi Tersangka Dijerat Pasal Berlapis atas Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Ponpes Ndolo Kusumo

Kiai Ashari jadi Tersangka Dijerat Pasal Berlapis atas Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Ponpes Ndolo Kusumo

Viral kasus dugaan pelecehan seksual di pondok pesantren Ndolo Kusumo, Pati, Jawa Tengah. Nama Kiai Ashari pun langsung menjadk menjadi sorotan kareena karena telah ditetapkan sebagai tersangka

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah adanya kasus dugaan pencabulan dilakukan pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren, Ashari di Pati, Jawa Tengah. Kini terjadi pula di Mesuji, Lampung.
News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

Modus pesan oknum Kiai, Ashari pengasuh ponpes di Pati saat tengah malam. Doktrin diberikan tersangka kasus dugaan pencabulan untuk melancarkan aksi bejatnya
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Sikap KDM Imbas Bentrokan Suporter di Jawa Barat, Minta Bobotoh Tak Selebrasi Berlebihan Usai Persib Kalahkan Persija

Sikap KDM Imbas Bentrokan Suporter di Jawa Barat, Minta Bobotoh Tak Selebrasi Berlebihan Usai Persib Kalahkan Persija

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) minta suporter Persib Bandung, Bobotoh tidak jemawa atas kemenangan Maung Bandung dari Persija Jakarta, Minggu (10/5/2026).
Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Gubernur Malut Sherly Tjoanda tarik nafas panjang setelah melihat anak-anak usia sekolah yang tak pandai berhitung matematika di Desa Gulapapo, Halmahera Timur.
Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Pak Di, nama samaran, yang telah bekerja 10 tahun lebih di Ponpes Ndholo Kusumo sebetulnya telah lama curiga terhadap gelagat Kiai Ashari terhadap santriwati.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT