GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cawagub Sumut Nomor Urut 2, Hasan Basri Sagala Dihadang Warga Labusel

Hasan spontan keluar dari mobil dan langsung mendengarkan keluhan warga. Mereka menceritakan bahwa sejak 27 tahun lalu tanah yang ditinggalkan keluarga turun temurun dikuasai sebuah perusahaan sawit.
Selasa, 1 Oktober 2024 - 12:56 WIB
Cawagub nomor urut 2 dihadang warga, persoalan tanah.
Sumber :
  • Bahana

Medan, tvOnenews.com - Edy Rahmayadi dan Hasan Basri Sagala blusukan ke desa desa yang ada di Labuhanbatu Selatan, Senin (30/9/2024). Di Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labusel, rombongan Hasan Basri Sagala dihadang puluhan warga.

"Tolong berhenti dulu pak Hasan, izinkan kami menyampaikan sedih hati kami, " Ujar warga Desa Tanjung Mulia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasan spontan keluar dari mobil dan langsung mendengarkan keluhan warga. Mereka menceritakan bahwa sejak 27 tahun lalu tanah yang ditinggalkan keluarga turun temurun dikuasai sebuah perusahaan sawit.

"Tanah kami diambil oleh PT Nubika Jaya di Areal Perkebunan di Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Kampung Rakyat. Sudah 27 tahun tanah kami diambil secara sepihak, kami diusir paksa," kata Efendy Harahap salah satu warga.

Sambil menitikkan air mata, Efendy menceritakan sejak 1992 lahan seluas 500 hektare yang ada di desa nya telah dikelola oleh warga di sana.

Namun empat tahun kemudian, PT Nubika mulai melakukan penguasaan lahan di wilayah yang diduduki oleh warga itu.

Kata Efendy lahan yang dikuasai PT Nubika merupakan milik 300 kepala keluarga di desa Tanjung Mulia.

Efendy menceritakan bagaimana saat kecil dia melihat PT Nubika menguasai lahan lahan warga tanpa adanya kompensasi.

“Kami memiliki Surat Keterangan Tanah karena tanah itu sudah kami kelola secara turun temurun. Tapi mereka datang, menggunakan aparat hingga menggunakan senjata mengusir kami," kata Efendy.

Hariyadi warga lain mengatakan pihak telah sejak lama melakukan perlawanan agar tanah keluarganya dapat kembali mereka kelola. Namun sampai saat ini, tidak ada titik terang dari persoalan yang ada.

“Kami sudah dimediasi, kemudian ada kesempatan bahwa akan ada pengembalian lahan kami yang dikuasai sebagian. Namun sampai saat ini belum menemukan kejelasan," kata dia.

Hariyadi dan puluhan warga lainnya pun berharap agar calon Gubernur Sumut Edy dan Hasan nantinya dapat membantu menyelesaikan persoalan mereka.

“Kalau kami harap calon Gubernur Sumut bisa menyelesaikan masalah kami," tuturnya.

Mendengarkan keluhan warga kampungnya, Hasan Basri menegaskan komitmennya untuk dapat menyelesaikan persoalan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasan mengatakan, akan mempelajari persoalan yang dialami warga di kampung halamannya.

“Ini adalah kampung saya, tentu saya mendengarkan dan akan membantu menyelesaikan bila saya memiliki kewenangan nantinya. Doa kan saya agar bisa dipercaya membantu memimpin Sumut," kata Hasan. (bsg/nof)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut positif kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026

Trending

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT