News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Banjir Parah, Sejumlah Warga Terjebak dan Bertahan Hidup Semalaman di atas Sebatang Balok yang Hanyut

Hujan deras yang mengguyur Kota Subulussalam, Aceh, membuat banjir parah menggenangi sejumlah wilayah di tepian Sungai Tambar Lihe dan Rikit. Dua orang pemancin
Minggu, 17 November 2024 - 17:58 WIB
Para korban terjebak banjir di evakuasi warga.
Sumber :
  • tim tvOne/Muhammad Roni

Kota Subulussalam, tvOnenews.com - Hujan deras yang mengguyur Kota Subulussalam, Aceh, membuat banjir parah menggenangi sejumlah wilayah di tepian Sungai Tambar Lihe dan Rikit. Dua orang pemancing, empat pekerja kebun, dan seorang wartawan sempat terjebak dan terpaksa bertahan hidup semalaman di atas sebatang balok kayu yang hanyut. 

Menurut Roni, seorang wartawan, hujan deras mulai terjadi menjelang malam, ia awalnya berencana memantau kondisi sungai untuk meliput. Namun tiba-tiba ia mendapat panggilan telepon dari ayahnya yang sedang memancing di areal hutan di sekitar Sungai Rikit, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ayahnya mengabarkan sedang mengalami disorientasi arah, karena hujan yang deras dan mengirimkan posisi terakhir dirinya melalui fasilitas koordinat map WhatsApp. 

"Berbekal koordinat ini, saya bersama teman orangtua saya yang sebelumnya memancing bersama ayah mencoba mendatangi lokasi yang ditunjukkan satelit GPS map," kata Roni. 

Namun, setibanya di lokasi air tiba-tiba meninggi dan menggenangi seluruh areal hutan di sekitarnya. Kondisi tanah yang rendah menyebabkan ketinggian air mencapai hampir 2 meter, sehingga mereka terpaksa harus naik ke atas balok kayu yang hanyut untuk bertahan hidup. 

"Untungnya ada dua batang balok yang hanyut, sehingga kami pun naik dan mencoba bertahan selama sekitar 6 jam dalam kondisi hujan gelap gulita," tambah Roni.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketiganya baru menemukan lokasi tinggi tempat mereka memarkirkan kendaraan menjelang dini hari, sehingga memutuskan untuk menunggu hari terang di lokasi tersebut karena kondisi sekitar yang tergenang air tak memungkinkan untuk dijelajahi. 

"Menjelang siang, ada perahu yang mencari empat orang pekerja kebun yang juga terjebak banjir di lokasi sekitar kami, sehingga kami pun memutuskan meninggalkan mobil di hutan dan mengevakuasi diri ke pemukiman dengan perahu itu," tutup Roni. (wna/ron)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.
Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah kini mulai merasakan dampak kekeringan akibat masuknya musim kemarau. 
Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan mengungkap pelaku penganiayaan terhadap caddy golf bukan pejabat publik, tetapi pekerja wiraswasta.
Jadwal Piala Dunia Tanggal 28 Juni 2026: Ada Laga Big Match Portugal dan Argentina di Minggu Pagi!

Jadwal Piala Dunia Tanggal 28 Juni 2026: Ada Laga Big Match Portugal dan Argentina di Minggu Pagi!

Di tengah sengitnya atmosfer persaingan di tanah Amerika Utara, perhatian utama pencinta sepak bola dunia tertuju pada dua tim raksasa, Portugal dan Argentina.
Ancaman Mengerikan Ari Lasso Jika Dearly Joshua Selingkuh, Singgung Soal Kematian Sampai Ditegur Luna Maya

Ancaman Mengerikan Ari Lasso Jika Dearly Joshua Selingkuh, Singgung Soal Kematian Sampai Ditegur Luna Maya

Kisah asmara musisi Ari Lasso dan Dearly Joshua kembali menjadi sorotan publik setelah pernyataan sang penyanyi dalam sebuah obrolan podcast viral di media sosial.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT