News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Konflik Tapal Batas Antar Kampung Sejak 2005 di Siak, Warga Desak Pemkab Selesaikan

Warga meminta ketegasan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak untuk segera menyelesaikan konflik tapal batas antar warga Kampung Buatan Satu, Kecamatan Koto Gasib
Kamis, 16 Januari 2025 - 14:29 WIB
Konflik tapal batas antar kampung sejak 2005 di Siak, warga minta ketegasan Pemkab selesaikan.
Sumber :
  • Tim tvOne/M Arifin

Siak, tvonenews.com - Warga meminta ketegasan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak untuk segera menyelesaikan konflik tapal batas antar warga Kampung Buatan Satu, Kecamatan Koto Gasib dan warga Kampung Teluk Lancang, Kecamatan Sungai Mandau, Siak, Riau, yang sudah terjadi sejak tahun 2005.

Hal itu disampaikan oleh warga perwakilan dari kedua kampung, didampingi masing-masing Penghulu, Bapekam, Camat dan Kapolsek. Saat audiensi di ruang Pucuk Rebung kantor Bupati Siak, dihadiri Asisten 1, perwakilan Kodim 0322/Siak, Kadis DPMK, Kabag Hukum, Kabag Adwil pertanahan dan PT Persi, Kamis (16/1/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Imus warga Buatan Satu menyebutkan, konflik itu terjadi sejak tahun 2005. Menurutnya lahan milik Kampung Buatan Satu sekitar 200 hektare diserobot oleh Penghulu Kampung Teluk Lancang untuk dijadikan perkebunan kelapa sawit. 

"Jelas-jelas lahan itu milik kampung kami, kami punya bukti data dan peta lokasi sejak Siak masih Kabupaten Bengkalis. Bahkan sebelum tahun 2005 kami sudah pernah mengelola lahan tersebut bekerjasama dengan PT WSSI secara administrasi sah di atas lahan Kampung Buatan Satu," ucap Imus. 

Lanjutnya, namun setelah muncul peta baru tahun 2005 dari Kabupaten Siak tapal batas itu bergeser, lahan tersebut jadi masuk wilayah Kampung Teluk Lancang. Anehnya pengesahan peta itu tanpa sepengetahuan warga Kampung Buatan Satu. 

"Ini pasti ada permainan di dalamnya, kami tidak terima hak kampung kami dirampas. Ini akan kami perjuangan sampai titik darah terakhir," imbuhnya. 

Terpisah, Muhamad Safi'i, warga Kampung Teluk Lancang mengatakan bahwa lahan yang masuk dalam tapal batas konflik secara sah berdasarkan peta Kabupaten Siak masuk di wilayah Kampung Teluk Lancang, Kecamatan Sungai Mandau, Siak. 

Menurutnya, warga Buatan Satu muncul mengklaim lahan ini milik mereka saat warga Kampung Teluk Lancang memproses pengelolaan lahan untuk dijadikan kebun kelapa sawit. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelum membuat kebun kelapa sawit bersama koperasi milik Pemkab Siak di lahan itu pada tahun 2004 sudah dilakukan pengurusan status lahan, Pemerintah Kampung Teluk Lancang bersama petugas dari Pemkab Siak sudah turun ke lokasi menentukan titik koordinat. 

"Setelah diterbitkan peta baru yang dikeluarkan oleh Pemkab Siak wilayah tersebut masuk di Kampung Teluk Lancang. Peta itu yang menjadi dasar kami mengolah dijadikan kebun kelapa sawit," paparnya. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ramalan Cinta 12 Zodiak Besok 28 Juni 2026: Libra Makin Romantis, Pisces Hubungan Harmonis

Ramalan Cinta 12 Zodiak Besok 28 Juni 2026: Libra Makin Romantis, Pisces Hubungan Harmonis

Ramalan cinta 12 zodiak besok, 28 Juni 2026. Simak prediksi asmara lengkap Aries hingga Pisces di sini.
Siapkan Aplikasi Pengaduan Rokok Ilegal, Dedi Mulyadi: Siapa yang Lapor akan Dikasih Hadiah

Siapkan Aplikasi Pengaduan Rokok Ilegal, Dedi Mulyadi: Siapa yang Lapor akan Dikasih Hadiah

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan Pemprov Jabar menyiapkan aplikasi pengaduan online disertai insentif bagi masyarakat.
Taufik Hidayat Tersangka Penyekapan dan Penganiayaan di Bandung Residivis, Pernah Dipenjara 1 Tahun 4 Bulan

Taufik Hidayat Tersangka Penyekapan dan Penganiayaan di Bandung Residivis, Pernah Dipenjara 1 Tahun 4 Bulan

Taufik Hidayat tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang wanita berinisial YTR di Kabupaten Bandung ternyata merupakan residivis. Dia pernah dipenjara.
Soal Penataan Kabel Semrawut di Jakarta, Pramono Sudah Tanda Tangani Perda

Soal Penataan Kabel Semrawut di Jakarta, Pramono Sudah Tanda Tangani Perda

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan dirinya telah menandatangani Perda terkait penataan kabel di ibu kota.
287 WNA dan 4 WNI Jadi Tersangka Kasus Judi Online Hayam Wuruk, WNA Terbanyak dari Vietnam

287 WNA dan 4 WNI Jadi Tersangka Kasus Judi Online Hayam Wuruk, WNA Terbanyak dari Vietnam

Sebanyak 287 WNA dan empat WNI ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus judi online Hayam Wuruk oleh Bareskrim Polri. 
Update Gempa Venezuela: Korban Tewas Capai 589 Orang dan Ribuan Lainnya Terluka

Update Gempa Venezuela: Korban Tewas Capai 589 Orang dan Ribuan Lainnya Terluka

Plt Presiden Venezuela Delcy Rodriguez mengatakan jumlah korban tewas akibat gempa yang mengguncang Venezuela bertambah.

Trending

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Polresta Tangerang menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak berusia 12 tahun. Salah satunya merupakan ibu kandung korban
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Senegal dan Irak pun mesti menggantungkan nasib melalui mekanisme peringkat ketiga terbaik. Keduanya saat ini belum mengantongi poin usai dikalahkan Norwegia dan Prancis di dua pertandingan awal Piala Dunia 2026.
Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Memasuki Minggu, 28 Juni 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memiliki peluang lebih besar untuk menikmati keberuntungan dalam hal keuangan. Siapa saja mereka?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT