News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Riset USU Buktikan Air Galon Tetap Aman, Tanpa Luruhan BPA

Penelitian ini dilakukan oleh tim dari Kelompok Studi Kimia Organik USU dan dipimpin oleh Prof Dr Juliati Tarigan, M.Si, Guru Besar Kimia Organik dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) USU.
Jumat, 7 Februari 2025 - 17:04 WIB
Dokumentasi.
Sumber :
  • Tim tvOne

Medan, tvOnenews.com - Pada diskusi dan temu pers yang digelar di Hotel Santika Medan pada Kamis (6/2/2025), tim peneliti dari Universitas Sumatera Utara (USU) mengungkapkan hasil penelitian terbaru mengenai keamanan air minum dalam kemasan galon berbahan Polikarbonat.

Penelitian ini dilakukan oleh tim dari Kelompok Studi Kimia Organik USU dan dipimpin oleh Prof Dr Juliati Tarigan, M.Si, Guru Besar Kimia Organik dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) USU.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

ā€œPenelitian ini membuktikan bahwa tidak ada migrasi atau luruhan Bisphenol-A (BPA) ke dalam air minum, bahkan setelah galon terpapar sinar matahari selama beberapa hari," tutur Prof Juliati Tarigan dalam dialog dan temu pers.

Di tengah kekhawatiran masyarakat mengenai kemungkinan migrasi Bisphenol-A (BPA) dari kemasan galon polikarbonat ke dalam air minum, penelitian terbaru dari Universitas Sumatera Utara (USU) memberikan kepastian bahwa BPA tidak terdeteksi dalam air minum kemasan galon, meskipun terpapar sinar matahari dalam jangka waktu tertentu.

Hasilnya menunjukkan bahwa tidak ada luruhan atau migrasi BPA pada semua sampel yang diuji, baik yang disimpan dalam kondisi normal maupun yang terpapar sinar matahari selama lima hingga sepuluh hari.

Prof Juliati menjelaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir mengonsumsi air minum kemasan galon berbahan Polikarbonat karena penelitian ini telah membuktikan keamanannya.

Penelitian ini dilakukan dengan menguji empat merek air minum dalam kemasan galon yang populer di Kota Medan, terdiri dari dua merek nasional, yaitu Aqua dan Prima, serta dua merek lokal, yaitu Amoz dan Himudo. Sampel dari setiap merek diambil dari tiga titik distribusi berbeda, dengan kondisi penyimpanan yang beragam, yaitu tidak terpapar sinar matahari, terpapar sinar matahari selama lima hari, dan terpapar sinar matahari selama sepuluh hari.

Pengujian dilakukan dengan metode High-Performance Liquid Chromatography (HPLC), sebuah instrumen canggih yang mampu mendeteksi BPA hingga level mikrogram per liter.

Untuk memastikan keakuratan, penelitian ini dilakukan dengan metode triplo, yaitu dengan tiga kali pengujian pada setiap sampel. Hasil penelitian membuktikan bahwa tidak ada kandungan BPA yang terdeteksi dalam air galon yang diuji, meskipun telah terpapar sinar matahari dalam jangka waktu tertentu.

Kekhawatiran masyarakat bahwa BPA dapat luruh ke dalam air minum akibat paparan panas matahari juga terbantahkan dalam penelitian ini. Prof Juliati menjelaskan bahwa BPA memiliki titik leleh yang sangat tinggi, yaitu 159 derajat Celsius. Sementara itu, suhu tertinggi yang tercatat di Indonesia hanya mencapai 38,5 derajat Celsius.

ā€œDengan demikian, tidak ada kemungkinan BPA berpindah dari kemasan ke air minum dalam kondisi penyimpanan normal,"
ujarnya.

Dari segi kesehatan, Dr dr Brama Ihsan Sazli, SpPD-KEMD, dokter spesialis penyakit dalam dan konsultan endokrinologi dari Fakultas Kedokteran USU, menjelaskan bahwa hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang cukup kuat untuk menyatakan bahwa BPA dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti kanker, diabetes, atau obesitas.

Dr Brama juga menambahkan bahwa tubuh manusia memiliki mekanisme alami untuk mengurai zat kimia yang masuk ke dalam tubuh.

Jika ada BPA yang terserap, hati akan mendetoksifikasi zat tersebut sebelum akhirnya dikeluarkan melalui urin dan feses.

ā€œOleh karena itu, klaim bahwa air minum dalam kemasan galon berbahan polikarbonat dapat memicu masalah kesehatan seperti gangguan metabolik, kanker, atau diabetes tidak memiliki dasar ilmiah yang kuat," jelasnya.

Sebagai penutup, Prof. Juliati menekankan pentingnya masyarakat untuk mendapatkan informasi yang akurat dan berbasis penelitian ilmiah dalam menyikapi isu-isu kesehatan.

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan kejelasan kepada masyarakat dan meluruskan berbagai misinformasi terkait dampak BPA. Dengan edukasi yang tepat, masyarakat tidak perlu khawatir dalam mengonsumsi air minum kemasan galon yang telah terbukti aman.

Profil Narasumber

Prof Dr Juliati Tarigan, M.Si.

Prof. Juliati Tarigan adalah Guru Besar Kimia Organik di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sumatera Utara (USU). Ia telah mengabdi lebih dari satu dekade di bidang kimia dan menerima penghargaan Satya Lencana Karya Satya atas dedikasinya. Pada 15 Agustus 2022, ia dikukuhkan sebagai Guru Besar Tetap USU dengan pidato berjudul "Oleokimia: Perkembangan dan Prospeknya di Indonesia," yang membahas potensi industri oleokimia berbasis minyak sawit di Indonesia. Dengan lebih dari 700 sitasi, ia telah menerbitkan berbagai penelitian ilmiah, termasuk studi tentang senyawa flavonoid pada daun katuk, sintesis galactomannan maleic ester, dan produksi biodiesel dari ampas kopi. Ā 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dr dr Brama Ihsan Sazli, M.Ked(PD), Sp.PD-KEMD.

Dr Brama Ihsan Sazli adalah dokter spesialis penyakit dalam dengan subspesialisasi Endokrinologi, Metabolik, dan Diabetes. Ia merupakan staf Divisi Endokrin di Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran USU serta praktik di Rumah Sakit CPL USU dan RS Royal Prima Medan. Lulus sebagai spesialis penyakit dalam dari USU, ia aktif dalam Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam. Dr Brama fokus pada penanganan penyakit terkait endokrin, metabolisme, dan diabetes.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sifat Asli Megawati Hangestri Dibongkar Pemain Hyundai Hillstate: Dia Selalu Lakukan Hal ini Duluan

Sifat Asli Megawati Hangestri Dibongkar Pemain Hyundai Hillstate: Dia Selalu Lakukan Hal ini Duluan

Sifat asli Megawati Hangestri dibongkar Lee Han-bi. Megatron disebut ramah, selalu menyapa lebih dulu dan aktif berbicara bahasa Korea di Hyundai Hillstate.
Gila! Ibu Sambung Tewas Ditikam Anak Tiri Pakai Pisau di Bandung, 2 Hal Diduga Menjadi Motif Pembunuhan

Gila! Ibu Sambung Tewas Ditikam Anak Tiri Pakai Pisau di Bandung, 2 Hal Diduga Menjadi Motif Pembunuhan

Persoalan harta atau berebutan rumah hingga dikasih sedikit makan diduga menjadi penyebab anak tiri laki-laki inisial DH (32) menusuk ibu sambung di Bandung.
Keputusan Wasit asal Korea Selatan di Laga Timnas Indonesia Vs Malaysia Disoroti Pengamat Senior: Itu Pengubah Keadaan

Keputusan Wasit asal Korea Selatan di Laga Timnas Indonesia Vs Malaysia Disoroti Pengamat Senior: Itu Pengubah Keadaan

Pengamat sepak bola, Ronny Pangemanan atau Bung Ropan menilai kartu merah Thom Haye menjadi salah satu titik yang mengubah permainan Timnas Indonesia ketika menghadapi Malaysia.
5 Shio Untung Besar Oktober 2026: Ada Shio Naga dan Tikus

5 Shio Untung Besar Oktober 2026: Ada Shio Naga dan Tikus

Berikut 5 shio yang diprediksi bakal mendapatkan untung besar di bulan Oktober 2026, dua di antaranya Shio Naga dan Shio Tikus. Shiomu termasuk?
Reaksi Pelatih Thailand usai Vietnam Kehilangan Nguyen Xuan Son hingga FIFA ASEAN Cup 2026 Berakhir

Reaksi Pelatih Thailand usai Vietnam Kehilangan Nguyen Xuan Son hingga FIFA ASEAN Cup 2026 Berakhir

Pelatih Timnas Thailand, Anthony Hudson, tidak merasa diuntungkan atas ketiadaan Nguyen Xuan Son di laga kontra Vietnam. Striker andalan The Golden Star Warriors tersebut mengalami cedera hamstring.
Siapa Rui Takahashi? Pevoli Jepang yang Umumkan sebagai Gay, Ternyata Kakak Pemain Timnas Ran Takahashi

Siapa Rui Takahashi? Pevoli Jepang yang Umumkan sebagai Gay, Ternyata Kakak Pemain Timnas Ran Takahashi

Pevoli Rui Takahashi mengungkapkan bahwa sejak masa kanak-kanak ia kerap merasa takut dan mengalami pergulatan batin akibat menyembunyikan identitas aslinya.

Trending

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang PeluangĀ 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang PeluangĀ 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT