News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dua Anggota DPRD Medan Terlibat Perkelahian di Toilet, BKD Turun Tangan

Insiden baku hantam antara kedua Anggota DPRD Medan ini akhirnya sampai ke telinga Badan Kehormatan Daerah (BKD) DPRD Kota Medan. Ketua BKD, Lailatul Badri, memastikan pihaknya akan segera memanggil kedua anggota dewan yang terlibat guna mengklarifikasi kejadian tersebut.
Rabu, 19 Maret 2025 - 14:06 WIB
Kantor DPRD Medan
Sumber :
  • Zulfahmi

Medan, tvOnenews.com - Suasana Gedung DPRD Kota Medan yang biasanya menjadi arena diskusi dan perumusan kebijakan, namun Selasa (18/3/2025) siang Gedung DPRD Kota Medan berubah menjadi medan pertikaian setelah dua anggotanya terlibat baku hantam di dalam toilet.


Insiden ini terjadi di toilet lantai 3 gedung dewan yang melibatkan dua anggota Komisi III DPRD Medan, yakni David Roni Ganda Sinaga dari Fraksi PDI Perjuangan dan Dodi Robert Simangunsong dari Fraksi Partai Demokrat. Perkelahian tersebut sontak menjadi perbincangan hangat di lingkungan DPRD, dimana sejumlah saksi mata menyebut, insiden bermula saat David Roni berjalan menuju toilet dan secara kebetulan diikuti oleh Dodi. Tak disangka, pertemuan itu justru memicu ketegangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut seorang sumber di gedung dewan yang enggan disebutkan namanya, menjelaskan konflik dipicu oleh perkataan Dodi yang membuat David merasa tersinggung. Perdebatan pun tak terhindarkan, berubah menjadi adu mulut sengit hingga keduanya masuk ke dalam toilet.

"Saya melihat Tiba-tiba mereka beradu argumen awalnya. Dari sana, suasana makin panas hingga berujung pada aksi saling tendang dan pukul," ujar saksi tersebut.


Situasi semakin tidak terkendali ketika keduanya terlibat kontak fisik lebih serius di dalam toilet. Mereka saling melayangkan tendangan dan pukulan hingga akhirnya petugas keamanan DPRD turun tangan untuk melerai pertikaian.

"Beberapa sekuriti langsung masuk dan memisahkan mereka. Setelah itu, keduanya dibawa kembali ke ruang Komisi III untuk meredakan situasi," lanjut sumber tersebut.

Meski peristiwa ini terjadi di dalam lingkungan DPRD Kota Medan, beberapa pihak tampak berusaha meredam agar tidak menjadi polemik yang meluas. Salah satunya Wakil Ketua DPRD Kota Medan yang juga Koordinator Komisi III, Zulkarnaen SKM. Saat dikonfirmasi, ia meminta agar insiden ini tidak diberitakan dan diperbesar.


"Ini menyangkut harga diri kita (DPRD Kota Medan). Gak usahlah dibesarkan Bang," ujarnya singkat.

Sementara itu, Sekretaris DPRD Kota Medan, M. Ali Sipahutar, saat dikonfirmasi mengaku belum mengetahui secara pasti peristiwa tersebut.

"Saya masih mau mengecek kejadian itu bang," katanya singkat.

Sementara itu, menanggapi kabar yang beredar luas di kalangan Dewan dan awak media, Dodi Robert Simangunsong akhirnya pun buka suara. Dodi mengakui dan membenarkan adanya pertikaian dirinya dengan David Roni, tetapi menegaskan bahwa insiden ini bukan berkaitan dengan tugas mereka di Komisi III DPRD Medan.

"Masalah ini sudah lama, Bang, bukan urusan di Komisi III. di komisi, kita baik-baik saja," Dodi kepada sejumlah wartawan di Gedung Dewan.


Dodi menjelaskan bahwa konflik dipicu oleh kebiasaan David Roni yang sering memanggil nama staf komisi, Dodi Tambunan, dengan nada keras.

"Dia sering panggil 'Dodi' dengan suara keras, kesannya seperti menegur saya. Padahal yang dimaksud itu Dodi Tambunan. Saya cuma menegur dia, bilang kalau bisa panggil 'Tambunan' saja supaya tidak salah paham," katanya.

Namun, teguran tersebut rupanya tidak diterima dengan baik oleh David Roni.

"Pas kami ketemu di toilet, saya ingatkan lagi soal itu. Tapi dia malah tersinggung dan membalas dengan tindakan fisik," beber Dodi.

Ia juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap petugas keamanan DPRD yang menurutnya tidak bertindak adil dalam melerai perkelahian tersebut.

"Saya merasa hanya saya yang dipegang oleh sekuriti, sementara dia (David) tidak. Akibatnya, dia masih sempat mencoba menendang saya dan hampir mengenai perut," sebutnya.

Dodi mengaku masih emosional terkait kejadian tersebut, sehingga enggan memberikan keterangan lebih jauh.

Insiden baku hantam antara kedua Anggota DPRD Medan ini akhirnya sampai ke telinga Badan Kehormatan Daerah (BKD) DPRD Kota Medan. Ketua BKD, Lailatul Badri, memastikan pihaknya akan segera memanggil kedua anggota dewan yang terlibat guna mengklarifikasi kejadian tersebut.

"Kami sudah menerima laporan dari beberapa wartawan mengenai insiden ini. Oleh karena itu, kami akan memanggil kedua anggota dewan yang bersangkutan untuk memberikan penjelasan," ujar Lailatul Badri kepada wartawan.

Ia menegaskan bahwa BKD akan bersikap netral dan objektif dalam menangani kasus ini.

"Tujuan kami bukan untuk menghakimi siapa yang salah atau benar, melainkan untuk memahami duduk permasalahannya. Sampai saat ini, penyebab utama pertikaian masih belum jelas, sehingga perlu dilakukan investigasi lebih lanjut," tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, BKD juga akan menelusuri apakah ada pelanggaran etik dalam insiden ini. Jika terbukti ada pelanggaran, maka sanksi akan diberikan sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Sebagai anggota DPRD, mereka harus menjaga etika dan marwah lembaga. Perkelahian seperti ini jelas tidak mencerminkan nilai-nilai demokrasi yang seharusnya mereka junjung," tutup Lailatul. (zul/nof)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Link Live Streaming Final Four Proliga 2026, 3 April: Laga Debut Dua Bintang Voli dari Eropa di Indonesia

Link Live Streaming Final Four Proliga 2026, 3 April: Laga Debut Dua Bintang Voli dari Eropa di Indonesia

Link Live Streaming Final Four Proliga 2026 Jumat 3 April yang akan menyajikan dua pertandingan dari sektor putri dan putra.
Laga Sengit Final Four Proliga Surabaya, Electric PLN Mobile Tumbangkan Pertamina Enduro 3-2

Laga Sengit Final Four Proliga Surabaya, Electric PLN Mobile Tumbangkan Pertamina Enduro 3-2

Jakarta Electric PLN Mobile sukses menaklukkan rival kuatnya, Jakarta Pertamina Enduro, lewat duel lima set yang menegangkan dengan skor 3-2 di Surabaya.
Kronologi Kecelakaan Maut Pengemudi Ojol di Jakut, Tiba-Tiba Ubah Arah dan Ditabrak Dump Truck

Kronologi Kecelakaan Maut Pengemudi Ojol di Jakut, Tiba-Tiba Ubah Arah dan Ditabrak Dump Truck

Polda Metro Jaya mengungkap kronologi kecelakaan yang menewaskan seorang pengemudi ojek online (ojol) di Jalan Raya Sulawesi, Jakarta Utara, Jumat (3/4/2026).
Bukan Cuma Persib Bandung, AFC Juga Jatuhkan Sanksi kepada Ratchaburi usai Duel Panas di 16 Besar ACL 2 Gara-gara Masalah Ini

Bukan Cuma Persib Bandung, AFC Juga Jatuhkan Sanksi kepada Ratchaburi usai Duel Panas di 16 Besar ACL 2 Gara-gara Masalah Ini

AFC resmi menjatuhkan sanksi kepada Persib Bandung dan Ratchaburi FC usai insiden kericuhan suporter di 16 besar ACL 2. Denda besar diberikan, ini rinciannya.
Setelah Hampir Satu Dekade, Mark Lee Resmi Keluar dari NCT dan SM Entertainment

Setelah Hampir Satu Dekade, Mark Lee Resmi Keluar dari NCT dan SM Entertainment

Mark Lee resmi keluar dari NCT dan SM Entertainment setelah hampir satu dekade. Ia akan mengakhiri kontrak pada 8 April dan memulai babak baru dalam kariernya.
Impian Gubernur Dedi Mulyadi Terwujud, Disdik Jabar: SMK Mitra Industri MM2100 Jadi Role Model di Jawa Barat

Impian Gubernur Dedi Mulyadi Terwujud, Disdik Jabar: SMK Mitra Industri MM2100 Jadi Role Model di Jawa Barat

Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar menyebut wujud dari impian Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) sudah tercapai berkat kehadiran SMK Mitra Industri MM2100, Bekasi.

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Masalah paspor WNI pemain Timnas Indonesia tersebut tak hanya jadi buah bibir di maupun Indonesia. Salah satu media Malaysia juga ikut menyoroti hal tersebut.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Tampil di Asia hingga Dipanggil Timnas Indonesia, Ivar Jenner Petik Hasil dari Keputusan Besarnya Pindah ke Dewa United

Tampil di Asia hingga Dipanggil Timnas Indonesia, Ivar Jenner Petik Hasil dari Keputusan Besarnya Pindah ke Dewa United

Gelandang muda Dewa United Banten FC, Ivar Jenner, mulai memasuki fase penting dalam kariernya setelah memutuskan melanjutkan kiprah di Indonesia. Ia menilai.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT