News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebanyak 383.615 Ekor Benih Lobster Diamankan Satgas Gabungan TNI AL Palembang, Rugikan Negara Rp 38 Miliar 

Satgas gabungan pangkalan TNI AL Palembang, mengamankan sebanyak 383.615 ekor benih lobster yang akan diselundupkan keluar negeri oleh pelaku. Dari informasi ya
Jumat, 25 April 2025 - 15:00 WIB
Lanal Palembang bersama unsur pemerintah dan Kejari Palembang saat menunjukkan benih lobster hasil penangkapan.
Sumber :
  • tim tvOne/Pebri

Palembang, tvonenews.com - Satgas gabungan pangkalan TNI AL Palembang, mengamankan sebanyak 383.615 ekor benih lobster yang akan diselundupkan keluar negeri oleh pelaku. Dari informasi yang dihimpun penangkapan ini berawal saat satgas gabungan pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Palembang, melaksanakan patroli laut keamanan laut di perairan Sumatera Selatan, perairan Selat Bangka sampai perairan tanah Provinsi Jambi.

Lalu, mendapati adanya kapal yang dicurigai di perairan Selatan Utara Jambi. Benar saja ketika berhasil dipepet dan dihentikan Kapal tersebut membawa 72 box sterofom yang diisinya benih lobster sebanyak 383.615 ekor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengetahui hal tersebut, ketiga ABK dan 383.615 ekor benih lobster yang terdiri dari tiga jenis yakni pasir 382.295 ekor, jenis mutiara sebanyak 338 ekor, dan jenis bambu 982 ekor, langsung diamankan ke pangkalan Lanal Palembang.

"Ya, Satgas gabungan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Palembang, berhasil menggagalkan penyelundupan bening lobstet, kemarin. Berawal saat petugas kota dilapangan melakukan patroli rutin di perairan," tegas Kolonel Laut (P) Faisal M Tr Hanla, ketika mengungkap kasus ini, Jumat (25/4/2025). 

Lanjut Faisal, dimana kapal tersebut hendak mengirim ke kapal lainnya yang di deteksi akan penyelundupannya ke luar negeri. 

"Jadi berawal dari kecurigaan saat di perairan. Di mana ABK ini hendak memindahkan benih benih lobster ini ke kapal lain. Diduga hendak di bawa keluar negeri," tuturnya, sambil mengatakan saat digeledah, ada beberapa box masih ditutupi terpal. 

"Hingga saat ini tim satgas masih melakukan pendalaman untuk dikembangkan. Kemana jangkauan kapal dan tujuannya,” tegasnya. 

Faisal mengatakan, untuk ketiga ABK dan barang bukti sudah diamankan di Mako Lanal Palembang untuk proses lebih lanjut. ,"Hal ini dilakukan sesuai program bapak presiden, salah satunya memantapkan sistem pertahanan dan keamanan negara," tegasnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tempat yang sama, Safril, PPNS Perikanan Sumsel mengatakan adapun tiga jenis benih lobster yang diamankan, yakni jenis pasir, mutiara dan bambu. 

"Ya, ada tiga jenis benih lobster ini, untuk hanya per ekor jenis lobster pasir per ekor seharga Rp100 ribu, untuk jenis mutiara per ekor Rp150 ribu. Sedangkan untuk benih lobster Rp100 ribu per ekor. Untuk total kerugian negara berkirar Rp38.328.400.000 miliar," tutupnya. (peb/wna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mulai Sekarang Amalkan Ini Insyaallah Menambah Rezeki, Kata Ustaz Khalid Basalamah Dibaca Setiap Hari

Mulai Sekarang Amalkan Ini Insyaallah Menambah Rezeki, Kata Ustaz Khalid Basalamah Dibaca Setiap Hari

Mulai sekarang belajar mengamalkan amalan rezeki ini. Sangat mudah dan dianjurkan langsung Ustaz Khalid Basalamah.
3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

Sebelum dihampiri OTK usai menyinggung Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Adi Hidayat, Herri Pras ternyata sudah beberapa kali disorot karena kontroversinya sejak 2023
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Martha Amalia Iflahah (34), istri sah Dwi Bagus Martono (40) mengungkap suaminya baru mengakui mempunyai istri siri, Dini Hardiyanti (30) pada 10 Oktober 2026.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Kepala BPOM dan Kapolri Bahas Vape hingga Apotek Merah Putih

Kepala BPOM dan Kapolri Bahas Vape hingga Apotek Merah Putih

Kapolri mengatakan pertemuan tersebut membahas peningkatan penyalahgunaan narkoba, obat terlarang, rokok elektrik (vape), kratom, hingga kosmetik ilegal...

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Berikut profil hingga jejak karier AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo yang baru menggantikan AKBP ADS akibat polemik penggeledahan pondok pesantren.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT