GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dilintasi Truk Batubara, Jalan Baru Siap Dibangun Kembali Rusak Parah

Dilalui truk batubara jalan sepanjang 4 km yang menghubungkan enam Desa rusak parah. Padahal jalan tersebut baru saja siap dibangun dengang menghabiskan anggaran 10 Miliar dengan menggunakan Dana Otonomi Khusus (Otsus) anggaran 2018.
Rabu, 23 Maret 2022 - 14:56 WIB
Wakil ketua DPRK Aceh Barat, Ramli SE, sedang sidak jalan rusak
Sumber :
  • Tim TvOne/Chaidir Azhar

Aceh Barat, Aceh - Dilalui truk batubara jalan sepanjang 4 km yang menghubungkan enam Desa rusak parah.
 
Padahal jalan tersebut baru saja siap dibangun dengang menghabiskan anggaran 10 Miliar dengan menggunakan Dana Otonomi Khusus (Otsus) anggaran 2018.
 
 
Sementara itu Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat (DPRK) Aceh Barat, Ramli SE, menyoroti kerusakan jalan di enam desa yang diduga akibat aktivitas pengangkutan batubara milik PT Prima Bara Mahadana (PBM).
 
“Sepuluh hari mengangkut sudah meledak jalan, itu kondisinya baru dibangun, ada ruas jalan dari Palimbungan ke Blang Geunang, Kaway XVI, anggaran 2018 sumber dana dana Otsu, selesainya 2019, sekarang sudah habis hancur, itu antara dua, apakah mutunya yang kurang bagus ataukah karena truk pengangkut batu bara,” kata Ramli, Rabu (23/3/2022).
 
Dirinya mengaku tidak main main atas kerusakan aset daerah itu, ia sudah turun ke lokasi untuk memastikan langsung keluhan masyarakat. Temuannya cukup parah, beberapa titik badan jalan ditemukan rusak parah dan tak layak lagi untuk dilintasi kendaraan bermuatan.
 
Ada pun enam desa yang ditemukan kerusakan meliputi, Meunasah Rayeuk, Muko, Blang Geunang, Palimbungan, Tanjung BUngong dan Beureugang, Kecamatan kaway XVI. Tak lain, jalan di sana digunakan sebagai jalur hauling batu bara milik PT PBM.
 
“Dugaan karena angkutan batubara  kelebihan kapasitas, karena angkutan batubara saat ini, tidak ada timbangan dilapangan, dan di-‘stockpile’ pun tidak ada, taksiran kita ada 12 ton per truk,” terangnya.
 
Dijelaskannya, Pemkab Aceh Barat selama ini memberikan izin kepada perusahaan untuk menggunakan jalan umum, sebagai jalur hauling tidak mendapat persetujuan anggota dewan. Sebab itu, dirinya meminta bupati bertanggung jawab atas kerusakan jalan tersebut.
 
Menindak lanjuti hal itu, Ramli akan menempuh jalur hukum sebagai bentuk perlawanan terhadap perusahaan, yang dinilai tidak mematuhi aturan atas segala aktivitas yang berlangsung saat ini.
 
“Ini yang dirugikan masyarakat, apa manfaatnya. Ini yang pertama sudah kita lapor ke Polda, baik masalah penggunaan jalan, masalah izin batubara dan juga penggunaan pelabuhan. kalau juga dari Polda tidak menggubris, maka kita akan ajukan laporan ke Mabes Polri, sebagai upaya menyelamatkan aset,” jelasnya.
 
Ramli juga menambahkan pengakutan batubara tersebut adalah ilegal, karena tidak melalui mekanisme yang berlaku, sehingga daerah dirugikan pengusaha yang diuntungkan.
 
"Daerah dapat apa, pekerjaan tersebut tidak menambah pendapatan daerah, namun yang jelas sekarang daerah yang dirugikan karena harus memperbaiki jalan tersebut," tegas Ramli.
 
Menanggapi rusaknya jalan yang baru di bangun tersebut, Kadis Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Aceh Barat Kurdi mengaku telah turun ke lokasi kerusakan jalan dan akan segera memanggil perusahaan tersebut.
 
"Kita sudah cek ke lapangan, kita akan panggil pihak perusahaan," sebut Kurdi.(Chaidir Azhar/Lno)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Drama Kejar-kejaran di Lintas Sumatera: Polisi Gagalkan Peredaran 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Drama Kejar-kejaran di Lintas Sumatera: Polisi Gagalkan Peredaran 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu dalam skala besar berhasil digagalkan oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jambi. 
Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah adanya kasus dugaan pencabulan dilakukan pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren, Ashari di Pati, Jawa Tengah. Kini terjadi pula di Mesuji, Lampung.
Kepala Staf Kepresidenan Pastikan 742 Pasukan Perdamaian TNI Siap Berangkat ke Lebanon

Kepala Staf Kepresidenan Pastikan 742 Pasukan Perdamaian TNI Siap Berangkat ke Lebanon

Sebanyak 742 prajurit TNI telah dinyatakan siap untuk mengemban tugas internasional dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon. 
Puluhan Ribu Volimania 'Geruduk' Hyundai Hillstate Setelah Rekrut Megawati Hangestri: Fans Red Sparks Pindah ke Hyundai!

Puluhan Ribu Volimania 'Geruduk' Hyundai Hillstate Setelah Rekrut Megawati Hangestri: Fans Red Sparks Pindah ke Hyundai!

Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate. Instagram klub asal Suwon itu langsung dibanjiri puluhan ribu komentar volimania Indonesia yang 
Pansus DPRD DKI Segel Parkir Ilegal di Blok M Square demi Amankan Pendapatan Daerah

Pansus DPRD DKI Segel Parkir Ilegal di Blok M Square demi Amankan Pendapatan Daerah

Upaya pengamanan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta perlindungan terhadap hak-hak warga terus diperkuat oleh Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta. 
Wijaya Karya Rombak Jajaran Komisaris, Arthur Hedar Kembali Menjabat

Wijaya Karya Rombak Jajaran Komisaris, Arthur Hedar Kembali Menjabat

Disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025.

Trending

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah adanya kasus dugaan pencabulan dilakukan pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren, Ashari di Pati, Jawa Tengah. Kini terjadi pula di Mesuji, Lampung.
Drama Kejar-kejaran di Lintas Sumatera: Polisi Gagalkan Peredaran 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Drama Kejar-kejaran di Lintas Sumatera: Polisi Gagalkan Peredaran 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu dalam skala besar berhasil digagalkan oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jambi. 
Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT