News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ganggu Pengusaha di Medan, Preman Berkedok Ormas Disikat Polisi

Aksi para preman berkedok ormas ini sempat viral di media sosial. Para pelaku beraksi di beberapa tempat di sekitaran Jalan Mandala By Pass, Kecamatan Medan Tembung.
Selasa, 20 Mei 2025 - 14:38 WIB
Kanit Reskrim Polsek Medan Tembung, Iptu Parulian Sitanggang, sedang mengintrogasi para preman yang diamankan setelah bikin onar di tempat usaha. (Alfiansyah).
Sumber :
  • Alfiansyah

Medan, tvOnenews.com - Unit Reskrim Polsek Medan Tembung, meringkus sejumlah preman berkedok Ormas yang bikin onar di tempat usaha warga.

Aksi para preman berkedok ormas ini sempat viral di media sosial. Para pelaku beraksi di beberapa tempat di sekitaran Jalan Mandala By Pass, Kecamatan Medan Tembung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam video beredar, terlihat sejumlah preman yang memakai baju bermotif loreng berwarna, biru, merah, hitam, dan hijau ini menggeruduk tempat usaha.

Mereka meminta iuran kepada pengusaha, hingga terjadi keributan lantaran di permintaannya di tolak. Bahkan nyaris adu jotos.

Menurut Kanit Reskrim Polsek Medan Tembung, Iptu Parulian Sitanggang, setelah kejadian polisi pun langsung melakukan penyisiran dan meringkus sejumlah pelaku.

“Setelah adanya video viral tanggal 17 Mei, ada pengusaha yang merasa keberatan jadi kita amankan tujuh orang ke Polsek Medan Tembung," kata Parulian kepada Tvone, Selasa (20/5/2025).

Katanya, setelah di ringkus para pelaku langsung diboyong ke kantor polisi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Jadi sudah kita lakukan interogasi dan pendalaman kepada tujuh orang yang diamankan," sebutnya.

Ia menyampaikan, adapun modus dari para preman ini yakni meminta iuran kepada sejumlah pengusaha dengan mengatasnamakan organisasi Serikat Pekerja Transport Indonesia (SPTI).

Namun setelah dilakukan pemeriksaan, sebagian dari mereka tidak ada legalitas keanggotaan.

“Jadi mereka ini mengaku dari SPTI, tapi sudah kita interogasi. Dari beberapa orang di situ belum ada legalitas keanggotaannya," ujarnya.

Parulian mengungkapkan, perbuatan para preman ini telah meresahkan para pengusaha di wilayah hukum Polsek Medan Tembung.

“Menurut pengusaha, mereka sudah membayar iuran bulanan kepada SPSI, namun tetap diminta lagi. Jadi para pengusaha ini tidak mau memberikan, karena sudah ada pembayaran sebelumnya," ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, ia mengatakan saat ini para pelaku masih ditahan di Polsek Medan Tembung guna pemeriksaan lebih lanjut.

“Nantinya akan kita lakukan pembinaan, karena belum ada laporan resmi dari para korban yang merasa dirugikan," pungkasnya. (als/nof)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Eks Bos Red Bull Santer Dikabarkan akan Segera Kembali ke F1, Toto Wolff Malah Ragu hal Itu akan Terwujud

Eks Bos Red Bull Santer Dikabarkan akan Segera Kembali ke F1, Toto Wolff Malah Ragu hal Itu akan Terwujud

Bos Mercedes, Toto Wolff, meragukan bahwa mantan kepala tim Red Bull, Christian Horner, akan kembali ke F1 meski santer dirumorkan.
Bejat! Paman dan Kakek di Jaksel Cabuli Ponakan di Bawah Umur, Polisi Tegaskan Pelaku Sudah Siap Diadili

Bejat! Paman dan Kakek di Jaksel Cabuli Ponakan di Bawah Umur, Polisi Tegaskan Pelaku Sudah Siap Diadili

Viral jadi sorotan di media sosial, paman dan kakek melakukan pelecehan terhadap ponakan atau keluarganya sendiri. Polisi sudah turun tangan atasi kasus ini.
Polisi Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras ke Warga di Tambun Bekasi Berjumlah Tiga Orang, Ini Perannya

Polisi Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras ke Warga di Tambun Bekasi Berjumlah Tiga Orang, Ini Perannya

Polres Metro Bekasi menangkap tiga orang pelaku penyiraman air keras ke seorang warga berinisial TW (54), yang terjadi di Jalan Bumi Sani Permai, Tambun Selatan
Kebut Huntap-Huntara, Satgas PRR Komitmen Berikan Hidup Layak Bagi Penyintas

Kebut Huntap-Huntara, Satgas PRR Komitmen Berikan Hidup Layak Bagi Penyintas

Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, terus mempercepat pembangunan hunian tetap (huntap) dan hunian sementara (huntara) untuk menyediakan tempat tinggal yang layak bagi penyintas bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).
Pemkab Bireuen: Bantuan Jadup Korban Banjir Mulai Disalurkan 6 April

Pemkab Bireuen: Bantuan Jadup Korban Banjir Mulai Disalurkan 6 April

Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Bireuen Muhajir Juli menyatakan bantuan jatah hidup (jadup) untuk korban banjir dan tanah longsor di daerah itu mulai disalurka
Dari Kawan jadi Lawan! Kara Bajema Tulis Pesan Untuk Megawati Hangestri usai Duel Sengit di Final Four Proliga 2026

Dari Kawan jadi Lawan! Kara Bajema Tulis Pesan Untuk Megawati Hangestri usai Duel Sengit di Final Four Proliga 2026

Dua pemain yang berhasil membawa Jakarta BIN meraih gelar juara Proliga 2024, Megawati Hangestri dan Kara Bajema, kembali bertemu di babak final four musim ini.

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT