GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Delapan Tersangka Kerangkeng Manusia Tidak Ditahan

Kritik terus bergulir pasca penyidik dari Polda Sumatera Utara menetapkan belum melakukan penahanan terhadap delapan tersangka kasus dugaan perbudakan modern.
Rabu, 30 Maret 2022 - 10:45 WIB
Komisioner Kompolnas Poengky Indarti.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Yoga

Medan - Kritik terus bergulir pasca penyidik dari Polda Sumatera Utara menetapkan belum melakukan penahanan terhadap delapan tersangka terkait kasus dugaan perbudakan moderen yang disertai penganiayaan berkedok tempat rehabilitasi dalam kerangkeng manusia milik Bupati non aktif, Terbit Rencana Perangin Angin. Ternyata, usut punya usut dari narasumber yang berkompeten, terungkap maksud dan tujuan penyidik  yang dikomandoi Direktur Kriminal Umum Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja melakukan hal ini.
 
"Terkait penahanan itu adalah kewenangan penyidik berdasarkan Pasal 21 ayat (1) KUHAP, penahanan akan dilakukan penyidik jika ada kekhawatiran tersangka atau terdakwa melarikan diri, merusak atau menghilangkan barang bukti dan atau mengulangi tindak pidana. Hal ini disebut syarat subyektif penahanan," ucap Komisioner Kompolnas Poengky Indarti, Selasa, (29/4/2022).
 
Poengky menjelaskan, berdasarkan Pasal 21 ayat (4) KUHAP ada syarat obyektif penahanan, sehingga penahanan akan dilakukan pada tersangka atau terdakwa yang diancam dengan tindak pidana penjara lima tahun atau lebih, atau tersangka atau terdakwa tindak pidana pasal-pasal tertentu di KUHP, Ordonansi Bea Cukai, UU Darurat 8/1955 dan UU Narkotika," lanjut Poengky.
 
Menurutnya, kasus kerangkeng bupati non aktif terus bergulir, memasuki babak baru dengan ditetapkannya delapan orang tersangka termasuk Dewa Parangin Angin, anak dari Terbit Rencana Paranginangin Bupati Langkat non aktif.
 
Peristiwa ditemukannya kerangkeng menyita perhatian publik bahkan hingga ke Penetapan delapan orang tersangka yang membawa harapan bagi masyarakat bahwa kasus ini akan segera tuntas hingga ke aktor intelektualnya. 
 
Hanya saja saat ini penyidik Polda Sumut belum menahan para tersangka, dapat dipahami alasan penyidik menjerat tersangka dengan Undang Undang No. 21 tahun 2007 tentang pemberantasan TPPO yang memang cukup rumit pembuktiannya sehingga dikhawatirkan waktu penahanan dapat segera habis jika tersangka ditahan.
 
"Penyidik menerapkan Undang-undang Tindak Pidana Perdagangan Orang, yang penanganannya harus teliti, cukup rumit pembuktiannya, jadi hemat saya sudah benar untuk tidak tergesa-gesa menahan, karena jika dilakukan secara pragmatis dapat berakibat tidak efektif dalam penegakan hukum," pungkas Poengky. (Yoga/Lno)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Durian Runtuh, 4 Zodiak Ini Diprediksi Akan Dapat Hoki pada 14 Februari 2026

Dapat Durian Runtuh, 4 Zodiak Ini Diprediksi Akan Dapat Hoki pada 14 Februari 2026

Tanggal 14 Februari 2026 menjadi hari yang paling membahagian bagi beberapa zodiak. Ramalan astrologi tunjukan, mereka bakal dapat banyak keberuntungan. Simak!
LRT Jabodebek Gelar Sosialiasi Pencegahan Kekerasan dan Pelecehan Seksual di Kereta

LRT Jabodebek Gelar Sosialiasi Pencegahan Kekerasan dan Pelecehan Seksual di Kereta

LRT Jabodetabek melakukan aksi sosialisasi terkait kekerasan dan pelecahan seksual.
Target Tembus Tiga Besar, KONI Kota Bekasi Perkuat Dukungan Medis Atlet Jelang Porprov 2026

Target Tembus Tiga Besar, KONI Kota Bekasi Perkuat Dukungan Medis Atlet Jelang Porprov 2026

Menjelang perhelatan Porprov XV Jawa Barat yang akan berlangsung pada 7–20 November 2026, KONI Kota Bekasi resmi menjalin kolaborasi strategis di bidang layanan kesehatan atlet.
Buntut Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Sita Uang Rp5 Miliar di Kota Tangsel

Buntut Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Sita Uang Rp5 Miliar di Kota Tangsel

KPK melakukan penggeledahan di wilayah Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, Jumat (13/2/2026).
Persib Hancur Lebur 0-3 di Thailand, Mampukah Maung Bandung Bangkit di GBLA? Federico Barba: Kami Sangat Kuat di Kandang!

Persib Hancur Lebur 0-3 di Thailand, Mampukah Maung Bandung Bangkit di GBLA? Federico Barba: Kami Sangat Kuat di Kandang!

Persib kalah 0-3 dari Ratchaburi di leg pertama, namun Federico Barba menegaskan peluang belum tertutup. Dukungan Bobotoh di GBLA diyakini jadi kunci comeback.
Akhirnya Terungkap! Ini Pekerjaan Sebenarnya Teddy Pardiyana Setelah Ditinggal Lina Jubaedah

Akhirnya Terungkap! Ini Pekerjaan Sebenarnya Teddy Pardiyana Setelah Ditinggal Lina Jubaedah

Terungkap fakta mengejutkan tentang pekerjaan Teddy Pardiyana setelah Lina Jubaedah meninggal. Dari bisnis material, ayam geprek, hingga jualan LPG.

Trending

Roy Suryo Cs Minta Kasus Tuduhan Ijazah Jokowi Dihentikan, Sebut Dapat "Ilham" dari Eks Wakapolri dan Eks Ketua PP Muhammadiyah

Roy Suryo Cs Minta Kasus Tuduhan Ijazah Jokowi Dihentikan, Sebut Dapat "Ilham" dari Eks Wakapolri dan Eks Ketua PP Muhammadiyah

Roy Suryo Cs meminta kasus tuduhan ijazah Jokowi dihentikan usai mendapatkan masukan dari eks Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno dan mantan Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin.
Kepincut Kualitas Jay Idzes, Bek Como Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Kepincut Kualitas Jay Idzes, Bek Como Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan satu nama potensial dari Eropa, yakni Lyfe Oldenstam, bek Como Primavera (U-19) yang punya garis keturunan Indonesia.
Sehebat Apa Saint Kitts and Nevis, Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Sehebat Apa Saint Kitts and Nevis, Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Saint Kitts and Nevis dikabarkan menjadi lawan Timnas Indonesia pada ajang FIFA Series 2026 yang digelar di Jakarta pada 23–31 Maret 2026. Indonesia menjadi ...
Tak Lagi Jadi Menteri ESDM? Bahlil Lahadalia Berencana Ikut Kontestasi Pileg 2029

Tak Lagi Jadi Menteri ESDM? Bahlil Lahadalia Berencana Ikut Kontestasi Pileg 2029

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar Muhammad Sarmuji mengungkapkan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia akan mencalonkan diri di Pileg 2029.
Link Live Streaming Proliga 2026, 13 Februari: Yolla Yuliana Pimpin Jakarta Livin Mandiri Tantang Megawati Hangestri Cs

Link Live Streaming Proliga 2026, 13 Februari: Yolla Yuliana Pimpin Jakarta Livin Mandiri Tantang Megawati Hangestri Cs

Link Live Streaming Proliga 2026 pada Jumat 13 Februari yang merupakan hari kedua seri ke-6 menghadirkan dua big match sektor putri di Bojonegoro, Jawa Timur.
Jadwal Proliga 2026, Jumat 13 Februari: Ada Dua Big Match Hari Ini! Yolla Yuliana Bakal Hadapi Megawati Hangestri

Jadwal Proliga 2026, Jumat 13 Februari: Ada Dua Big Match Hari Ini! Yolla Yuliana Bakal Hadapi Megawati Hangestri

Jadwal Proliga 2026 Jumat 13 Februari menyajikan duel Megawati Hangestri dengan Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Livin Mandiri yang dikomandoi Yolla Yuliana.
11 Juta Warga Miskin Harus Daftar Ulang PBI BPJS Kesehatan? Mensos Bilang Begini

11 Juta Warga Miskin Harus Daftar Ulang PBI BPJS Kesehatan? Mensos Bilang Begini

Langkah tersebut ditempuh sebagai tindak lanjut hasil rapat bersama DPR RI sekaligus upaya memperbarui basis data penerima bantuan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT