News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Saksi Sidang Pembunuhan Tiga Polisi di Way Kanan Lampung, Sebut Kapolsek Terima Setoran Judi Sabung Ayam

Saksi juga menyampaikan, bahwa sebelum aktivitas judi berlangsung, pihaknya terlebih dahulu memberikan jatah pengamanan kepada sejumlah pihak, termasuk kepada korban AKP Anumerta Lusiyanto.
Senin, 16 Juni 2025 - 18:01 WIB
Saksi saat dihadir dalam sidang kasus penembakan tiga oknum polisi di Lampung.
Sumber :
  • Pebri

Palembang, tvOnenews.com - Sidang lanjutan kasus  penembakan yang menewaskan tiga anggota polisi, Bripka Petrus Apriyanto, AKP Anumerta Lusiyanto dan Bripda Ghalip Surya Ganta, di Kabupaten Way Kanan, Lampung, digelar di Pengadilan Militer 1-04 Palembang, Senin (16/6/2025).

Kasus pembunuhan tersebut menjerat terdakwa oknum anggota TNI atas nama Kopka Bazarsya dan juga menjerat terdakwa Peltu Yun Hery Lubis kasus kepemilikan arena sabung ayam di Way Kanan Lampung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sidang dipimpin langsung majelis hakim Pengadilan Militer I-04 Palembang yang diketuai Kolonel CHK Fredy Ferdian Isnartanto, dibantu dua hakim anggota Mayor Chk (K) Endah Wulandari dan Mayor CHK Arif Dwi Prasetyo.

Dalam sidang tim oditur militer menghadirkan 11 orang saksi termasuk Peltu Lubis yang juga terdakwa atas kasus kepemilikan tempat sabung ayam di Way Kanan Lampung, saksi Koptu Rizal Muktiantar Babinsa Ramil 424,
Zulkarnain Koptu Babinsa Pakuan Ratu Kecamatan Negara Batin Tiga Kampung, Ivandri Satria ipar terdakwa, Dewa Ketut Buana warga sipil, Herman petani, Topan Husada warga sipil, Poniman warga sipil, Khorizal sepupu terdakwa, Nursamsiah warga sipil dan Meidi warga sipil.

Peltu Yun Heri Lubis diperiksa pertama kali sebagai saksi, dalam kesaksiannya Peltu Lubis mengaku ide pertama kali membuka judi sabung ayam dan dadu kuncang (koprok) adalah terdakwa Bazarsah.

"Yang punya ide duluan Kopda Bazarsah komandan, bilangnya 'bang kita buka gelanggang'. Saya setuju 'ayo' terus kami buka gelanggang sabung ayam dan koprok. Empat kali pindah komandan, karena warga merasa terganggu banyak kendaraan parkir dan ya pokoknya merasa terganggu," ujar Lubis saat ditanya Hakim ketua.

Setelah berpindah-pindah akhirnya tempat arena judi itu kembali ke kawasan Umbul Naga, Desa Karang Manik, Negara Batin, Kabupaten Way Kanan.

Saksi juga menyampaikan, bahwa sebelum aktivitas judi berlangsung, pihaknya terlebih dahulu memberikan jatah pengamanan kepada sejumlah pihak, termasuk kepada korban AKP Anumerta Lusiyanto.

Menurutnya, uang jatah tersebut diberikan atas perintah langsung dari Bazarsah.

"Awalnya Rp1 juta, tapi sempat naik jadi Rp2 juta karena mendekati Lebaran. Itu semua atas perintah Bazar," ungkap Heri.

Ia mengatakan, dalam satu bulan, mereka bisa menggelar delapan kali judi, sehingga total uang yang diberikan kepada korban bisa mencapai Rp8 juta. Pemberian dilakukan secara tunai dan melalui transfer ke rekening.

Saksi juga menyebut bahwa bukan hanya Kapolsek Lusiyanto yang menerima jatah, tetapi juga ada oknum polisi lainnya. Mereka terdiri dari anggota Polsek Negara Batin hingga anggota Brimob.

"Kalau yang lain biasanya dikasih Rp100 ribu per orang, plus rokok dan makan. Pokoknya semua yang datang, kami siapkan," tuturnya.

Usai rehat sidang, kuasa hukum korban dari Hotman 911, Putri Maya Rumanti mengatakan terkait kesaksian saksi Lubis adalah fitnah.

“Transfer itu saja yang kita ketahui bunyi sekitar Rp 100 atau Rp 200 paling banyak sekitar Rp 500, dan itu jaraknya jauh, pertanyaan ini setoran kepada siapa Rp 1 juta atau 2 juta diberikan kepada siapa, kalau Lubis bilang setoran kepada Kapolsek via telepon mudah banget dia (Lubis) memfitnah orang yang sudah mati, memang paling enak ngomongnya, tapi harus dibuktikan kalau dia (Lubis) memberikan setoran tersebut, orang sudah mati jangan difitnah lagi, tidak. Kapok apa sudah membunuh orang walaupun Lubis tidak ikut menembak orang," tegasnya.

“Jadi intinya kami membantah keterangan saksi Lubis tadi, karena tidak dibarengi dengan bukti, siapapun bisa mengatakan ngasih uang, tapi siapa yang melihat Lubis mengantarkan uang kepada Kapolsek," tambahnya.

Sementara itu istri korban enggan memaafkan para terdakwa yang sebabkan kematian suaminya, Iptu Lusiyanto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tiada maaf terhadap para terdakwa, memohon kepada majelis hakim untuk menghukum para terdakwa dengan pidana mati," tutupnya.

Dalam dakwaan, Bazarsah didakwa oditur militer dengan dakwaan pembunuhan berencana. Atas perbuatannya para terdakwa didakwa Pasal primer yakni Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana atau subsider Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, Pasal 1 ayat 1 Undang-Undang Darurat, serta Pasal 303 tentang perjudian. (peb/nof)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Timnas Indonesia Vs Malaysia: Gol Cepat Justin Hubner Dianulir 

Timnas Indonesia Vs Malaysia: Gol Cepat Justin Hubner Dianulir 

Laga baru berjalan kurang dari sepuluh menit namun  wasit Ko Hyung-jin sudah kesulitan untuk mengatur Derbi Nusantara antara Timnas Indonesia melawan Malaysia. 
Sudah Kalah Dua Kali di FIFA ASEAN Cup, Pelatih Bangladesh Ungkap Target saat Hadapi Timnas Indonesia

Sudah Kalah Dua Kali di FIFA ASEAN Cup, Pelatih Bangladesh Ungkap Target saat Hadapi Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Bangladesh, Javier Cabrera, berbicara tentang targetnya saat menghadapi Timnas Indonesia. Mereka telah menderita kekalahan dua kali di FIFA ASEAN Cup 2026 ini.
Kontroversi Asian Games 2026 Berlanjut: Atlet Dikirim ke Lokasi yang Salah, Timnas Voli Korea Selatan Sampai Batal Latihan

Kontroversi Asian Games 2026 Berlanjut: Atlet Dikirim ke Lokasi yang Salah, Timnas Voli Korea Selatan Sampai Batal Latihan

Asian Games 2026 terus menuai kontroversi, beberapa hal dikeluhkan oleh sejumlah kontingen dan atlet. Salah satunya ialah Timnas Voli Korea Selatan yang bahkan sampai batal latihan karena dikirim ke lokasi yang salah.
Kejagung Tahan MTP, Tersangka Kelima Kasus Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Kejagung Tahan MTP, Tersangka Kelima Kasus Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Kejagung menahan MTP, tersangka kelima kasus dugaan korupsi tata kelola nikel 2017–2020 setelah tidak memenuhi panggilan penyidik.
Seskab Teddy Dinilai Berani Pasang Badan Bela Kebijakan Prabowo

Seskab Teddy Dinilai Berani Pasang Badan Bela Kebijakan Prabowo

Teddy juga dianggap paling berani pasang badan membela kebijakan pemerintah di tengah sikap menteri lain yang kerap menghindar dari perhatian publik.
Pelatih Bangladesh Bicara Jujur soal Kualitas Sepak Bola Dalam Negerinya: Liga Kami Tak Sebaik Indonesia dan Malaysia

Pelatih Bangladesh Bicara Jujur soal Kualitas Sepak Bola Dalam Negerinya: Liga Kami Tak Sebaik Indonesia dan Malaysia

Pelatih Timnas Bangladesh, Javier Cabrera, berbicara tentang kualitas sepak bola dalam negerinya. Dia mengakui bahwa Liga Bangladesh tidak sebaik di Indonesia atau Malaysia.

Trending

5 Shio Beruntung Soal Karier Besok 29 September 2026

5 Shio Beruntung Soal Karier Besok 29 September 2026

5 shio diprediksi hoki soal karier besok 29 September 2026. Ada peluang kerja baru, kepercayaan dari atasan, hingga kesempatan menunjukkan kemampuan.
Harga Paket Seragam Siswa di Pacitan Capai Rp2 Juta, Ini Penjelasan Sekolah

Harga Paket Seragam Siswa di Pacitan Capai Rp2 Juta, Ini Penjelasan Sekolah

Sejumlah sekolah tingkat SMA dan SMK di Kabupaten Pacitan mendapat sorotan terkait pengadaan seragam siswa setelah proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) selesai dan kegiatan pembelajaran telah berlangsung.
Joey Pelupessy Soroti Para Pemain Debutan Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Pujian Usai Cetak Assist ‎

Joey Pelupessy Soroti Para Pemain Debutan Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Pujian Usai Cetak Assist ‎

‎Timnas Indonesia berjaya mengawali FIFA ASEAN Games 2026 dengan hasil positif. Kemenangan 2-0 atas Singapura berhasil diamankan dalam laga perdana pada Jumat (25/9/2026).
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Terancam Tanpa Dua Pemain

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Terancam Tanpa Dua Pemain

Timnas Indonesia akan melakoni laga derbi melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026. Sayangnya, John Herdman terancam tanpa dua pemain andalannya.
Pakai Bahasa Indonesia, Lee Min-young Punya Panggilan Khusus untuk Megawati Hangestri

Pakai Bahasa Indonesia, Lee Min-young Punya Panggilan Khusus untuk Megawati Hangestri

Simak kedekatan Megawati Hangestri dan Lee Min-young di Hyundai Hillstate. Mulai dari daftar pemain muda terdekat hingga momen manis saat Min-young menyapa Mega pakai Bahasa Indonesia!
Link Video Syur Banyuwangi Bilqis Viral di TikTok dan X, 5 Fakta Ini Terungkap

Link Video Syur Banyuwangi Bilqis Viral di TikTok dan X, 5 Fakta Ini Terungkap

Link video syur Banyuwangi Bilqis viral di media sosial, terutama TikTok dan X, 5 fakta ini terungkap.
Viral Hewan Hidup Dijadikan Suvenir Pernikahan, Ada yang Ditinggalkan di MRT Lebak Bulus

Viral Hewan Hidup Dijadikan Suvenir Pernikahan, Ada yang Ditinggalkan di MRT Lebak Bulus

Viral pengantin bagikan anak ayam sebagai suvenir pernikahan. Warganet soroti kondisi hewan, hingga ada yang ditemukan ditinggalkan di MRT Lebak Bulus.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT