News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pihak RS Siti Fatimah Az-Zahra Provinsi Sumsel Bantah Dituduh Sebabkan Banjir di Tujuh RT 

Pihak RS Siti Fatimah Az-Zahra Provinsi Sumsel angkat bicara terkait tuduhan penyebab banjir di tujuh RT seputaran pembangunan di lahan samping oleh sebagian orang yang menyebut diri mereka sebagai masyarakat peduli tanah air atau Gempita Sumsel.
Senin, 18 Agustus 2025 - 15:53 WIB
Lokasi pembangunan yang Menjadi permasalahan banjir di sekitar Rumah Sakit Siti Fatimah Az-Zahra Provinsi Sumsel
Sumber :
  • Pebri

Palembang, tvOnenews.com - Pihak RS Siti Fatimah Az-Zahra Provinsi Sumsel angkat bicara terkait tuduhan penyebab banjir di tujuh RT seputaran pembangunan di lahan samping oleh sebagian orang yang menyebut diri mereka sebagai masyarakat peduli tanah air atau Gempita Sumsel.

Terkait hal tersebut, Wakil Dirut SDM dan Humas Protokol pemasaran dan kemitraan RS Siti Fatimah Az-Zahra Provinsi Sumsel, Ady Fikri mengatakan, bahwa unjuk rasa yang dilakukan itu berada dalam kawasan Zona A RS Siti Fatimah Az-Zahra Provinsi Sumsel, dan proyek yang merupakan didanai pemerinta pusat melalui dana alokasi khusus (DAK), untuk pembangunan dan pelayanan KJSU (Kanker Jantung Syaraf dan Urologi).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Paket ini merupakan Proyek Strategis Daerah (PSD) yang sesuai dengan SK gubernur No 170/KPTS/BAPPEDA/2025 dalam pelaksanaan kegiatan strategis daerah, harus dilakukan pendampingan oleh berbagai pihak antara lain MCP oleh KPK melalui Inspektorat Provinsi, PPS (Pengamanan Proyek Strategis) oleh tim Intelijen Kejati Sumatera Selatan, Tim Datun Kejati Selaku Pengacara Negara, Tim BPKP perwakilan Sumsel, Inspektorat Provinsi Sumsel dan Tim Pengelola Teknis dari PU Perkim Provinsi Sumsel," ungkap Ady.

Ia juga menjelaskan proyek ini sendiri baru dilaksanakan, sementara terkait banjir yang terjadi di beberapa RT ini memang sering terjadi saat hujan deras atau musim penghujan, dari sebelum proyek pembangunan ini dilaksanakan. Seperti yang disampaikan oleh lurah dan forum RT dalam rapat dengan tim pendamping, lurah, forum RT dan LSM Gempita, pada 14 Agustus 2025.

Menurutnya, untuk permasalahan banjir sudah dilakukan koordinasi melalui surat dan meminta difasilitasi Sekda Provinsi, untuk dapat berkoordinasi dengan pihak Pemkot Palembang dalam hal menangani dan mengatasi banjir yang terjadi di lingkungan permukiman masyarakat.

"Banjir ini terjadi disebabkan karena drainase yang kecil, sedimentasi drainase informasi dari lurah ditambah dengan adanya jembatan yang turun sehingga air tergenang dan mengakibatkan aliran air ke arah penampungan menjadi tersendat," katanya.

Ia menyampaikan, rencananya koordinasi dengan Pemkot Palembang, akan dilaksanakan segera, menanti jadwal dari Pemkot Palembang. Langkah-langkah yg akan diambil pun sudah disepakati oleh seluruh peserta rapat.

Sebelumnya puluhan masyarakat peduli tanah air atau Gempita Sumsel, melakukan aksi damai yang menolak pembangunan proyek penimbunan samping RS Siti Fatimah Az-Zahra Provinsi Sumsel.

Arianto ketua LSM Gempita Sumsel, mengatakan pihaknya menolak pembangunan proyek tersebut.

"Kalau proyek dilanjutkan, tujuh RT bisa tenggelam akibat dampak dari proyek tersebut," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Warga pun mengharapkan ada peran pemerintah daerah atau Kota Palembang yang dapat memperhatikan nasib mereka.

“Aksi ini akan terus dilakukan sampai ada tindak lanjut dari pengelola proyek atau pemerintah terkait permasalahan banjir," tuturnya. (peb)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.
Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah kini mulai merasakan dampak kekeringan akibat masuknya musim kemarau. 
Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan mengungkap pelaku penganiayaan terhadap caddy golf bukan pejabat publik, tetapi pekerja wiraswasta.
Jadwal Piala Dunia Tanggal 28 Juni 2026: Ada Laga Big Match Portugal dan Argentina di Minggu Pagi!

Jadwal Piala Dunia Tanggal 28 Juni 2026: Ada Laga Big Match Portugal dan Argentina di Minggu Pagi!

Di tengah sengitnya atmosfer persaingan di tanah Amerika Utara, perhatian utama pencinta sepak bola dunia tertuju pada dua tim raksasa, Portugal dan Argentina.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT