Tragedi 3 Bocah Tenggelam akibat Terseret Arus di Batam, Basarnas Turunkan 2 Tim SAR
- Alboin
Batam, Kepulauan Riau - Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang hingga Sabtu (16/4/2022) masih terus melakukan pencarian terhadap seorang bocah umur 10 tahun warga Tiban, yang tenggelam saat berenang di perairan Batumerah, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, pada Jumat (15/4/2022)  kemarin.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang Slamet Riyadi  mengatakan, pencarian diperluas hingga radius 5 mil dari titik lokasi tenggelam sang bocah tersebut.
Untuk mengefektifkan pencarian, lanjut Slamet, Tim SAR Gabungan ini dibagi dua. Yakni Tim SAR Gabungan I yang terdiri dari Pos Pencarian dan Pertolongan Batam, Polair Polda Kepri. Mereka melaksanakan pencarian dengan menyisir sekitar lokasi kejadian, selanjutnya ke arah barat daya.
Kemudian Tim SAR Gabungan II terdiri dari Polair Polresta Barelang, Polsek Batu Ampar, TNI AL, keluarga melaksanakan pencarian dengan penyisiran bibir pantai menggunakan kapal kayu/pompong, serta jalur tepian bibir pantai.Â
Â
"Total ada 6 unsur  yang tergabung dalam tim SAR ini sementara jumlah personel sekitar ada 59 orang. Dan pencarian terhadap korban, dilaksanakan hingga 7 (tujuh) hari ke depan," ujar Slamet. Hingga Sabtu sore, pencarian belum membuahkan hasil.Â
Sebelumnya, pada Jumat  kemarin tiga bocah tenggelam  karena terseret arus di perairan Batumerah, Batuampar, Batam. Dua bocah Al Daffa Zakhwah (8) dan Arkano Tafajio (10 ) anak warga Batumerah  itu ditemukan meninggal. Sedangkan satu orang lagi atas nama Alfatih (10) anak warga Tiban, Batam itu masi dalam pencarian. (ahs/act)
Load more