GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sakit Hati Ditinggal Nikah, Janda Nekad Sayat Kemaluan Kekasih di Lapangan Baruna Panjang

Aksi mengerikan ini terjadi saat keduanya hendak bercumbu di area Lapangan Baruna, Kecamatan Panjang, Bandar Lampung, pada Minggu malam (19/10/2025) lalu. Unit Reskrim Polsek Panjang segera mendatangi dan menggelar Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Lapangan Baruna.
Kamis, 23 Oktober 2025 - 15:12 WIB
Polisi Olah TKP pelaku potong alat kelamin kekasihnya.
Sumber :
  • Pujiansyah

Bandar Lampung, tvOnenews.com – Diduga karena sakit hati ditinggal menikah, seorang janda bernama Windi Sintia (28) nekad menganiaya kekasihnya, Karsilan (32), dengan menyayat alat kelamin korban menggunakan pisau cutter.

Aksi mengerikan ini terjadi saat keduanya hendak bercumbu di area Lapangan Baruna, Kecamatan Panjang, Bandar Lampung, pada Minggu malam (19/10/2025) lalu. Unit Reskrim Polsek Panjang segera mendatangi dan menggelar Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Lapangan Baruna.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut polisi, peristiwa penganiayaan ini terjadi saat korban dan pelaku yang merupakan warga Bumi Waras, Bandar Lampung, berjanji bertemu di lokasi kejadian.

Kanit Reskrim Polsek Panjang, Ipda P. Marpaung, menjelaskan, korban dan pelaku awalnya hendak berhubungan intim di lokasi tersebut. Namun, saat momen itu terjadi, pelaku yang diduga kesal dan sakit hati karena korban akan menikah dengan wanita lain, tiba-tiba menyayat alat kelamin korban dengan pisau cutter.

Usai menganiaya korban hingga terluka parah, pelaku langsung melarikan diri, membuang pisau cutter tidak jauh dari lokasi. Korban yang terluka langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Setelah buron selama sehari, pelaku Windi Sintia berhasil ditangkap oleh Unit Reskrim Polsek Panjang di kediamannya di Bumi Waras, Bandar Lampung. Pelaku kini diamankan di Mapolsek Panjang guna pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi menyita pisau cutter yang digunakan untuk menyayat alat kelamin korban, serta celana korban yang berlumuran darah, sebagai barang bukti.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pelaku kini masih menjalani pemeriksaan, guna mencari tahu motif dari aksi nekad yang dilakukannya," ujar Ipda P. Marpaung.

Sementara itu, korban Karsilan masih dirawat intensif di Rumah Sakit Abdul Muluk Bandar Lampung setelah mengalami luka cukup serius di alat kelaminnya. (puj/nof)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hyundai E&C Hillstate Gagal Pasangkan Vanja-Mega, Pelatih: Masih ada Waktu

Hyundai E&C Hillstate Gagal Pasangkan Vanja-Mega, Pelatih: Masih ada Waktu

Baru berusia 22 tahun, pelatih Hyundai E&C Hillstate, Kang Sung-hyung optimistis pasangan baru ini bisa membangun chemistry dalam waktu singkat.
Buntut Kasus Penitipan Bayi di Bidan Sleman, Polisi Periksa 6 Orangtua

Buntut Kasus Penitipan Bayi di Bidan Sleman, Polisi Periksa 6 Orangtua

Buntut kasus penitipan bayi ke bidan berinisial ORP di Pedukuhan Randu Wonokerso, Kalurahan Hargobinangun, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman. Kini Polisi identi
Menkeu Purbaya Pastikan Utang Pemerintah RI Masih Aman, Rasio Baru 40,75 Persen dari PDB

Menkeu Purbaya Pastikan Utang Pemerintah RI Masih Aman, Rasio Baru 40,75 Persen dari PDB

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa memastikan utang pemerintah RI masih aman. Rasio utang tercatat 40,75 persen dari PDB per Maret 2026.
Polisi Beberkan Fakta Baru dalam Kasus Praktik Penitipan Bayi oleh Bidan di Sleman

Polisi Beberkan Fakta Baru dalam Kasus Praktik Penitipan Bayi oleh Bidan di Sleman

Polisi beberkan fakta baru dalam kasus praktik penitipan bayi oleh bidan berinisial ORP yang diselidiki polisi di Kapanewon Gamping, Sleman. Kemudian polisi
Gara-gara Megawati Hangestri, Volimania Indonesia Serbu Hyundai Hillstate

Gara-gara Megawati Hangestri, Volimania Indonesia Serbu Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri resmi gabung Hyundai Hillstate untuk V-League Korea 2026/2027. Pengumuman itu langsung buat volimania Indonesia ramai menyerbu medsos klub.
Kembali ke Piala Asia Setelah 40 Tahun, Singapura Pilih Tim yang Bisa Keluar dari Zona Nyaman pada FIFA Matchday Juni 2026

Kembali ke Piala Asia Setelah 40 Tahun, Singapura Pilih Tim yang Bisa Keluar dari Zona Nyaman pada FIFA Matchday Juni 2026

Singapura pun tak membuang sia-sia kesempatan tampil di ajang paling bergengsi di Asia ini. Termasuk dengan mempersiapkan lawan-lawan tanggung selama persiapan. 

Trending

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT