GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jelang Bulan Ramadhan, Relawan Lintas Agama Bawa Perbekalan Masak ke Lokasi Bencana Tamiang

Bantuan ini diperuntukkan bagi warga yang terdampak banjir hebat pada akhir November hingga Desember 2025 lalu, guna mengantisipasi persiapan saat sahur Ramadhan sebulan setengah mendatang.
Senin, 5 Januari 2026 - 17:27 WIB
Dokumentasi
Sumber :
  • Istimewa

Aceh tamiang, tvOnenews.com – Menjelang bulan suci Ramadhan, kepedulian lintas iman kembali ditunjukkan organisasi umat Buddha di Sumatera Utara. Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi), Generasi Muda Buddhis Indonesia (Gemabuddhi), dan Majelis Rohaniawan Tridharma Seluruh Indonesia (Matresia) Sumatera Utara, serta relawan medan bergerak menyalurkan ribuan paket bantuan bagi warga terdampak banjir dan tanah longsor di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Minggu (2/1/2026).

Sebanyak 2.440 paket bantuan, 1.000 Alquran, berbagai perlengkapan sekolah (ATK), serta 1.000 dus air mineral disalurkan langsung ke dua lokasi terdampak, yakni Dusun Al Ihsan, Desa Kota Lintang Bawah dan Desa Kampung Durian, Kecamatan Rantau.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bantuan ini diperuntukkan bagi warga yang terdampak banjir hebat pada akhir November hingga Desember 2025 lalu, guna mengantisipasi persiapan saat sahur Ramadhan sebulan setengah mendatang.

Rombongan relawan berangkat dari halaman Hotel Grand Mercure Medan, bergabung dengan BPBD Kota Medan, relawan kemanusiaan, donatur, serta unsur TNI.

Ketua Permabudhi Sumut, Wong Chun Sen Tarigan, didampingi Sekretaris Budi Darmawan, Budi Malem, dan pengurus lainnya menegaskan bahwa aksi sosial ini merupakan bentuk nyata empati terhadap penderitaan masyarakat Aceh Tamiang.

“Masih banyak warga yang tinggal di tenda pengungsian dengan kondisi memprihatinkan. Mereka kehilangan rumah, harta benda, bahkan mata pencaharian. Untuk bertahan hidup, mereka sangat bergantung pada bantuan para relawan dan donatur,” ujar Wong Chun Sen.

Permabudhi Sumut bersama Gemabuddhi, Matresia, para donatur, dan relawan mengusung tema “Relawan Medan Bergerak” sebagai wujud solidaritas kemanusiaan tanpa sekat.

Sekira pukul 08.00 WIB, iring-iringan kendaraan bermuatan bantuan bergerak menuju Aceh Tamiang dengan pengawalan Polisi Militer TNI. Setibanya di Desa Kota Lintang Bawah, rombongan menyaksikan langsung kondisi rumah warga yang rusak parah, tertimbun lumpur, bahkan rata dengan tanah akibat terjangan banjir.

Pemerintah setempat terpaksa mendirikan tenda darurat karena banyak rumah tidak lagi layak huni. Kehadiran rombongan relawan disambut hangat warga. Padlun, warga Dusun Al Ihsan, mengaku terharu atas kepedulian masyarakat dari luar Aceh yang rela datang membawa bantuan.

“Kami sangat bersyukur. Bantuan ini benar-benar kami butuhkan,” ujarnya.

Didampingi para pengurus dan relawan, Wong Chun Sen langsung memimpin proses penurunan dan pembagian bantuan dari truk dan kendaraan BPBD Kota Medan. Adapun bantuan yang disalurkan meliputi 1.000 lebih Alquran, 200 kompor sumbu, 200 jerigen minyak tanah, 400 dus mi instan, puluhan gamis, ratusan mukena, sajadah, peci, buku dan alat tulis, 200 tikar, 100 kelambu, 200 selimut, serta 1.000 dus air mineral.

“Bantuan ini kami salurkan di dua desa. Ini adalah hasil gotong royong seluruh pengurus dan umat Buddha di Sumatera Utara. Kami ikut merasakan penderitaan saudara-saudara kami di Aceh Tamiang, terlebih sebentar lagi umat Muslim akan menyambut bulan suci Ramadhan. Semoga bantuan ini bermanfaat,” kata Wong Chun Sen yang juga menjabat Ketua DPRD Kota Medan.

Ucapan terima kasih juga disampaikan Joel, warga Kota Lintang Bawah. Ia berharap perhatian pemerintah terus berlanjut, terutama untuk perbaikan rumah warga yang rusak dan hilang akibat bencana.

“Kami berharap rumah kami bisa kembali berdiri dan layak ditempati,” tuturnya.

Usai dari Kota Lintang Bawah, rombongan melanjutkan perjalanan ke Desa Kampung Durian. Sepanjang perjalanan, terlihat jalan dan permukiman warga masih dipenuhi genangan air dan lumpur.

Debu yang beterbangan membuat masker menjadi kebutuhan penting bagi warga untuk menghindari gangguan pernapasan.

Di Desa Kampung Durian, bantuan kembali dibagikan. Relawan juga menyempatkan diri menghibur anak-anak di tenda pengungsian dengan bernyanyi dan bermain kuis.

“Kegiatan ini penting untuk membantu memulihkan trauma psikologis anak-anak pascabencana,” ujar Yenny, salah satu relawan.

Tokoh masyarakat setempat, Datuk Ibrahim Johar, menyampaikan apresiasi dan doa atas kepedulian Permabudhi Sumut dan relawan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Semoga Allah SWT membalas dengan kesehatan, umur panjang, dan rezeki yang berlimpah. Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami,” ucapnya.

Setelah seluruh rangkaian penyaluran bantuan selesai, rombongan Permabudhi Sumut, BPBD Kota Medan, dan relawan kembali ke Kota Medan dengan harapan musibah serupa tidak terulang serta mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan dan hutan sebagai benteng alami dari bencana banjir di masa depan.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

AC Milan Bikin Gebrakan di Bursa Transfer, Siapkan Dana Selangit Buat Bajak Wonderkid 18 Tahun Milik RB Salzburg

AC Milan Bikin Gebrakan di Bursa Transfer, Siapkan Dana Selangit Buat Bajak Wonderkid 18 Tahun Milik RB Salzburg

Bursa transfer musim panas masih beberapa bulan lagi dibuka, tetapi pergerakan sudah mulai terasa dari markas AC Milan yang tengah menyiapkan langkah besar.
Mangkir Pemeriksaan Malah Live TikTok, Richard Lee Akhirnya Ditahan Polda Metro Jaya

Mangkir Pemeriksaan Malah Live TikTok, Richard Lee Akhirnya Ditahan Polda Metro Jaya

Richard Lee ditahan Polda Metro Jaya setelah mangkir pemeriksaan namun sempat live TikTok. Polisi menyebut tindakan itu menghambat penyidikan kasus perlindungan konsumen.
Kasus Nabilah O’Brien Jadi Sorotan, Polisi Sebut Ada Dua Laporan Berbeda: Pencurian dan Dugaan UU ITE

Kasus Nabilah O’Brien Jadi Sorotan, Polisi Sebut Ada Dua Laporan Berbeda: Pencurian dan Dugaan UU ITE

Nabilah O’Brien, pemilik Bibi Kelinci Kopitiam, jadi tersangka di Bareskrim setelah memviralkan CCTV pencurian di restorannya. Polisi tegaskan ada dua perkara hukum berbeda.
Timnas Indonesia Bakal TC ke Thailand Jelang Tampil di Piala AFF U-17 2026, Hadapi 3 Tim untuk Uji Coba

Timnas Indonesia Bakal TC ke Thailand Jelang Tampil di Piala AFF U-17 2026, Hadapi 3 Tim untuk Uji Coba

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, mengungkap rencana timnya untuk melakoni laga uji coba internasional jelang hadapi Piala AFF U-17 2026.
Diaspora Baru Segera Gabung Timnas Indonesia Jelang TC Piala AFF U-17 2026, Ada dari Inggris hingga Australia!

Diaspora Baru Segera Gabung Timnas Indonesia Jelang TC Piala AFF U-17 2026, Ada dari Inggris hingga Australia!

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, memastikan skuad asuhannya akan segera berkumpul di Jakarta pada akhir pekan ini untuk melanjutkan TC.
Balita 4 Tahun Tewas Disiksa di Sidoarjo oleh Ayah Kandungnya

Balita 4 Tahun Tewas Disiksa di Sidoarjo oleh Ayah Kandungnya

Pemeriksaan awal polisi menemukan luka memar di beberapa bagian tubuh korban, termasuk dahi, bibir, dada, perut, dan paha. Ayah korban mengakui telah melakukan kekerasan terhadap anaknya.

Trending

Betapa Bahagianya Doktif setelah Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya: Segala Tipu Daya DRL Dapat Jawabannya

Betapa Bahagianya Doktif setelah Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya: Segala Tipu Daya DRL Dapat Jawabannya

dr Samira Farahnaz atau Dokter Detektif (Doktif) bahagia Polda Metro Jaya tahan dr Richard Lee atas kasus dugaan pelanggaran konsumen terkait produk kecantikan.
Viral, Pak Guru Rusly di Sabu NTT Cium dan Peluk Siswa Laki-laki di dalam Kelas, Begini Pengakuannya

Viral, Pak Guru Rusly di Sabu NTT Cium dan Peluk Siswa Laki-laki di dalam Kelas, Begini Pengakuannya

Viral di media sosial, seorang guru bernama Rusly Lingu Djara (32) yang mengajar di SMP Negeri 2 Sabu Timur mencium dan memeluk para siswa lelaki dalam kelas.
Alasan Biarkan Bigmo dan Resbob Jadi Tersangka, Azizah Salsha Kesal Sudah Difitnah: Ini Dampaknya Buruk

Alasan Biarkan Bigmo dan Resbob Jadi Tersangka, Azizah Salsha Kesal Sudah Difitnah: Ini Dampaknya Buruk

Mantan istri Pratama Arhan, Azizah Salsha mengungkap dampak dugaan fitnah dari YouTuber Adimas Firdaus (Resbob) dan Muhammad Jannah (Bigmo) sudah sangat fatal.
Fatal! Gara-Gara Berulah Ini, Dokter Richard Lee Langsung Dijebloskan ke Rutan Usai Diperiksa Polisi

Fatal! Gara-Gara Berulah Ini, Dokter Richard Lee Langsung Dijebloskan ke Rutan Usai Diperiksa Polisi

Polda Metro Jaya mengambil tindakan tegas dengan melakukan penahanan terhadap dokter sekaligus influencer kesehatan, Richard Lee (DRL), pada Jumat malam (6/3).
2 Bintang Andalan Timnas Indonesia Dibidik Juventus Jelang FIFA Series 2026, Siapa Saja Sosoknya?

2 Bintang Andalan Timnas Indonesia Dibidik Juventus Jelang FIFA Series 2026, Siapa Saja Sosoknya?

Kabar baik jelang FIFA Series 2026, dua pemain Timnas Indonesia Jay Idzes dan Emil Audero dilaporkan masuk radar Juventus usai tampil impresif di Liga Italia.
Media Belanda Sebut Juventus hingga Inter Milan Antre Ingin Jay Idzes, Nilai Transfer Bek Timnas Indonesia Tembus Setengah Triliun Rupiah

Media Belanda Sebut Juventus hingga Inter Milan Antre Ingin Jay Idzes, Nilai Transfer Bek Timnas Indonesia Tembus Setengah Triliun Rupiah

Media Belanda mengungkap Jay Idzes kini diincar Inter Milan, Juventus, dan AC Milan. Sassuolo disebut memasang harga transfer fantastis hingga Rp695 miliar.
Nilai Transfer Jay Idzes Meroket! Bek Timnas Indonesia Ini Resmi Jadi Pemain Termahal Sepanjang Sejarah, Lampaui Rekor Mees Hilgers

Nilai Transfer Jay Idzes Meroket! Bek Timnas Indonesia Ini Resmi Jadi Pemain Termahal Sepanjang Sejarah, Lampaui Rekor Mees Hilgers

Jay Idzes resmi menjadi pemain Indonesia dengan estimasi nilai transfer tertinggi sepanjang sejarah. Bek Sassuolo itu melampaui rekor Mees Hilgers setelah ETV-nya tembus €11,7 juta.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT