Detik-detik Ledakan Tabung Gas 12 Kg di Palembang Terekam CCTV, Dua Orang Tewas
- tim tvOne/Sri Wanasari
Palembang, tvOnenews.com - Detik-detik ledakan tabung gas elpiji 12 kilogram yang terjadi di sebuah rumah warga di Jalan Ratu Sianum, Lorong Nepos, Kelurahan 3 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, Sabtu (31/1/2026) sekitar pukul 13.36 WIB, terekam kamera CCTV milik tetangga.
Dalam rekaman tersebut terlihat seorang pria keluar dari rumah milik Dewi Rohayati sesaat sebelum ledakan terjadi. Tak lama kemudian, ledakan hebat mengguncang rumah. Seorang anak kecil tampak berada di teras rumah, disusul seorang perempuan dengan kondisi pakaian robek. Beberapa saat kemudian, seorang perempuan lainnya keluar sambil berteriak meminta pertolongan.
Akibat peristiwa tersebut, sembilan orang mengalami luka bakar, terdiri dari tujuh perempuan dewasa dan dua balita. Seluruh korban mengalami luka bakar dengan tingkat keparahan antara 20 hingga 80 persen.
Korban luka bakar masing-masing bernama Sumarni (63), Umi (54), Murni (40), Dewi Rohayati (33), Ria (40), Sri Rahayu (21), Weni Widia (40), Sahnum (10 bulan), serta Namira (2 tahun). Mayoritas korban merupakan ibu rumah tangga (IRT), satu orang berstatus mahasiswa, dan dua lainnya balita.
Dua korban dinyatakan meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit, yakni Dewi Rohayati dan Murni. Keduanya dimakamkan pada Minggu 1 Februari 2026 siang setelah salat Zuhur.
Dewi Rohayati dimakamkan di TPU Kandang Kawat, sementara Murni dimakamkan di TPU Boombaru.
“Pemilik rumah dimakamkan di TPU Kandang Kawat, sedangkan almarhumah Murni dimakamkan di TPU Cocacola atau TPU Boombaru, Simpang Kawah Tekurep,” ujar Ijal, tetangga korban saat ditemui Minggu (1/2/2026).
Ia menjelaskan, kedua korban mengalami luka bakar di hampir seluruh tubuh. Dewi merupakan istri pemilik rumah, sedangkan Murni adalah asisten rumah tangga (ART) yang sehari-hari membantu pekerjaan di rumah tersebut.
“Almarhumah Murni memang bekerja di rumah Dewi sebagai ART. Pemilik rumah tidak memiliki anak, jadi Murni yang membantu aktivitas sehari-hari,” tuturnya.
Sementara itu, tujuh korban lainnya hingga kini masih menjalani perawatan medis di rumah sakit. Kebakaran tersebut diduga dipicu kebocoran tabung gas elpiji 12 kilogram yang terjadi saat warga tengah memasak untuk persiapan sedekah atau ruahan menyambut bulan suci Ramadan. (Tim tvOne/wna)
Load more