GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hunian Sementara untuk Korban Banjir Aceh Tengah Mulai Dibangun, Target Rampung Usai Lebaran 2026

Di tengah proses pemulihan bencana banjir Aceh Tengah, kehadiran huntara menjadi solusi penting untuk menjembatani kebutuhan tempat tinggal sebelum pembangunan
Rabu, 18 Maret 2026 - 22:19 WIB
Ilustrasi Hunian Sementara untuk Korban Banjir Aceh Tengah Mulai Dibangun, Target Rampung Usai Lebaran 2026
Sumber :
  • instagram ftui

tvOnenews.com - Pembangunan hunian sementara (huntara) mulai menjadi harapan baru bagi warga terdampak banjir bandang di Desa Gewat, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah

Bencana yang terjadi pada akhir November 2025 itu tidak hanya merusak rumah, tetapi juga memaksa banyak keluarga kehilangan tempat tinggal dalam waktu lama. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah hampir tiga bulan berlalu, upaya pemulihan kini mulai terlihat melalui pembangunan fasilitas hunian yang lebih layak dan aman bagi para penyintas.

Di tengah proses pemulihan tersebut, kehadiran huntara menjadi solusi penting untuk menjembatani kebutuhan tempat tinggal sebelum pembangunan hunian permanen dilakukan. 

Program ini tidak hanya berfokus pada penyediaan tempat tinggal sementara, tetapi juga mempertimbangkan aspek kenyamanan, keamanan, serta keberlanjutan bagi warga yang masih berjuang bangkit dari dampak bencana.

Pembangunan huntara di Desa Gewat dimulai sejak 7 Maret 2026 sebagai bagian dari kolaborasi antara Fakultas Teknik Universitas Indonesia dan Ikatan Alumni Fakultas Teknik Universitas Indonesia. 

Program ini menargetkan total 12 unit hunian sementara untuk warga terdampak banjir bandang.

Saat ini, satu unit huntara telah berdiri, sementara proses pembersihan lahan untuk 11 unit lainnya masih berlangsung. 

Dari total tersebut, empat unit ditargetkan rampung sebelum Idul Fitri, sedangkan sisanya diproyeksikan selesai dalam waktu sekitar 30 hari setelah Lebaran.

Tim survei yang dipimpin oleh Ketua ILUNI FTUI, Farrizky Astrawinata, bersama Ketua Satuan Tugas Kebencanaan FTUI, Ardiyansyah, sempat meninjau langsung kondisi lapangan. 

Mereka menemukan bahwa kondisi desa masih cukup memprihatinkan meski sudah sekitar 90 hari sejak bencana terjadi. Dalam kunjungan tersebut, bantuan paket sembako juga disalurkan kepada warga melalui program UI Peduli.

Akses menuju Desa Gewat sendiri masih menjadi tantangan. Lokasi ini dapat ditempuh sekitar 2,5 jam perjalanan darat dari Lhokseumawe ke Takengon, kemudian dilanjutkan tiga jam perjalanan menuju desa, dengan kondisi jalan yang masih dalam tahap pemulihan akibat longsor.

Huntara yang dibangun memiliki ukuran 4 x 7,2 meter dengan desain Antara Versi 3, yang merupakan pengembangan dari model sebelumnya yang pernah diterapkan di berbagai wilayah bencana seperti Lombok, Palu, dan Cianjur. 

Desain ini terinspirasi dari rumah adat Gayo, Uma Pitu Ruang, yang mengusung konsep rumah panggung berbahan kayu.

Pendekatan ini tidak hanya mempertimbangkan aspek budaya lokal, tetapi juga faktor teknis seperti efisiensi material, kemudahan pembangunan, serta ketahanan terhadap kondisi lingkungan. 

Struktur bangunan dibuat modular sehingga proses konstruksi dapat berlangsung lebih cepat dengan melibatkan partisipasi masyarakat setempat secara gotong royong.

Konsep rumah panggung juga memberikan keunggulan tambahan, seperti perlindungan dari kelembapan tanah serta sirkulasi udara yang lebih baik. Dengan demikian, hunian tetap nyaman ditempati meskipun bersifat sementara.

Selain itu, desain huntara ini mengusung konsep hunian berkembang. Artinya, bangunan dapat diperluas secara bertahap sesuai kebutuhan penghuni di masa depan. 

Pendekatan ini memungkinkan huntara menjadi fondasi awal bagi pembangunan rumah permanen seiring pemulihan kondisi ekonomi dan sosial masyarakat. Program ini merupakan bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam membantu masyarakat terdampak bencana.

“Sebagai institusi pendidikan teknik, FTUI memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan solusi berbasis keilmuan yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kami berharap hunian sementara ini dapat membantu warga memiliki tempat tinggal yang aman dan nyaman sambil menata kembali kehidupan mereka,” ujar Dekan FTUI.

Pembangunan huntara di Desa Gewat juga melibatkan berbagai pihak, termasuk pendampingan teknis dari Dompet Dhuafa serta dukungan dari Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah. 

Proses pembangunan dilakukan secara gotong royong oleh warga setempat, sehingga turut memperkuat solidaritas sosial di tengah masa pemulihan.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan kepedulian dari FTUI serta para mitra yang telah membantu masyarakat Desa Gewat. Kehadiran hunian sementara ini sangat berarti bagi warga kami untuk dapat kembali menjalani kehidupan dengan lebih tenang sambil membangun kembali masa depan,” ujar Reje Desa Gewat, Sandi Suardi.

Melansir dari Antara, pemerintah pusat melalui Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memastikan bahwa seluruh korban bencana di wilayah Aceh akan mendapatkan fasilitas huntara.

“Yang huntara yang sudah ada, itu diperkirakan oleh BNPB cukup untuk menampung (pengungsi) yang dari tenda ke Aceh Tamiang maupun ke Aceh Tengah, Aceh Timur,” kata Tito.

Ia juga menegaskan bahwa pembangunan hunian, baik sementara maupun permanen, terus dilakukan oleh berbagai instansi seperti BNPB dan Kementerian Pekerjaan Umum. Meski demikian, masih ada beberapa wilayah yang sebelumnya belum terjangkau pembangunan.

“Di Aceh Utara itu ada satu desa namanya Bukit Linteng di Kecamatan Langkahan, yang tadinya itu belum dibangunkan huntara, tapi Kementerian PU sudah bangunkan huntara. PU janji tanggal 19 (Maret) malam jam 23.00 sudah selesai,” jelasnya.

Tito turut mendorong percepatan pembangunan agar para pengungsi dapat segera menempati hunian yang layak.

“Jadi tanggal 23 (Maret) malam mereka harus masuk, atau tanggal 24 (Maret) pagi sudah harus masuk,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, lembaga sosial, dan masyarakat, pembangunan huntara di Aceh diharapkan mampu mempercepat pemulihan pascabencana. 

Kehadiran hunian sementara ini menjadi langkah awal bagi warga untuk kembali menata kehidupan dengan lebih aman dan stabil. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update Tim Kepelatihan Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026: John Herdman Kedatangan Banyak Wajah Baru

Update Tim Kepelatihan Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026: John Herdman Kedatangan Banyak Wajah Baru

Update tim kepelatihan Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026. John Herdman dibantu Nova Arianto dan pelatih Eropa
Polisi Ungkap Dua Pelaku Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Ganti Baju Usai Beraksi: Cairan Kena Tubuhnya

Polisi Ungkap Dua Pelaku Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Ganti Baju Usai Beraksi: Cairan Kena Tubuhnya

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, di Jalan Salemba I-Talang, Jakarta, Kamis (12/3).
Sempat Imbang 2-2, Newcastle Tiba-tiba Jadi Lumbung Gol Barcelona! Begini Penjelasan Eddie Howe

Sempat Imbang 2-2, Newcastle Tiba-tiba Jadi Lumbung Gol Barcelona! Begini Penjelasan Eddie Howe

Pelatih Eddie Howe menyoroti rapuhnya lini pertahanan Newcastle United saat dibantai Barcelona dengan skor telak 2-7 pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Stadion Camp Nou, Kamis (19/3/2026).
Tak Terbendung Lagi! Barcelona Sukses Permalukan Newcastle United di Liga Champions

Tak Terbendung Lagi! Barcelona Sukses Permalukan Newcastle United di Liga Champions

Barcelona memastikan langkah ke babak perempat final Liga Champions dengan kemenangan telak 7-2 atas Newcastle United pada leg kedua babak 16 besar di Stadion Camp Nou, Kamis (19/3/2026).
Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik Lewat Program Mudik Bersama Gratis

Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik Lewat Program Mudik Bersama Gratis

Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik secara bertahap, dengan menggunakan 215 unit bus yang melayani rute ke berbagai kota di Pulau Jawa dan Sumatera.
Volume Harian Whoosh Naik Drastis di Momen Lebaran, KCIC: Bisa Tembus 25 Persen dari Hari Normal

Volume Harian Whoosh Naik Drastis di Momen Lebaran, KCIC: Bisa Tembus 25 Persen dari Hari Normal

PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memproyeksikan adanya lonjakan signifikan pada jumlah penumpang harian kereta cepat Whoosh selama masa angkutan Lebaran 2026. 

Trending

Malam Takbiran 2026 Jatuh Tanggal Berapa? Berikut Jadwal Versi Muhammadiyah, NU dan Pemerintah

Malam Takbiran 2026 Jatuh Tanggal Berapa? Berikut Jadwal Versi Muhammadiyah, NU dan Pemerintah

Lebaran sebentar lagi, jelang Hari Raya Idul Fitri terdengar lantunan takbir sebagai bentuk kemenangan setelah menjalankan ibadah puasa Ramadhan sebulan penuh
Ramalan Keuangan Zodiak 20 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 20 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 20 Maret 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo. Simak peluang finansial dan prediksi kondisi keuangan besok.
Info Mudik: Macet Luar Biasa Sepanjang 42 Kilometer di Tol Jakarta-Cikampek, dari KM 14

Info Mudik: Macet Luar Biasa Sepanjang 42 Kilometer di Tol Jakarta-Cikampek, dari KM 14

Pemandangan luar biasa arus mudik terjadi di ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek) pada Kamis (19/3/2026) dini hari. 
Kuasa Hukum Terkejut TNI Tangkap Pelaku Penyiraman Andrie Yunus Dalam Waktu Singkat: Khawatir Bukan Pelaku yang Sebenarnya

Kuasa Hukum Terkejut TNI Tangkap Pelaku Penyiraman Andrie Yunus Dalam Waktu Singkat: Khawatir Bukan Pelaku yang Sebenarnya

Direktur LBH Jakarta sekaligus anggota tim kuasa hukum Andrie Yunus, M Fadhil Alfathan Fadhil mengaku terkejut atas penangkapan empat pelaku penyiraman air keras ke Andrie Yunus oleh TNI.
Resmi! AFC Akhirnya Umumkan Sanksi Cukup Berat untuk Persib usai Laga Panas kontra Ratchaburi FC di ACL 2, Maung Bandung Dapat Hukuman Apa Saja?

Resmi! AFC Akhirnya Umumkan Sanksi Cukup Berat untuk Persib usai Laga Panas kontra Ratchaburi FC di ACL 2, Maung Bandung Dapat Hukuman Apa Saja?

AFC resmi jatuhkan sanksi untuk Persib Bandung usai laga panas kontra Ratchaburi FC.
Ramalan Keuangan Zodiak 20 Maret 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak 20 Maret 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 20 Maret 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, Pisces. Simak peluang finansial dan kondisi keuangan.
Terkuak! Pihak Denada Sebut Ressa Dirawat Keluarga karena Permintaan Sendiri, Bukan Ditelantarkan

Terkuak! Pihak Denada Sebut Ressa Dirawat Keluarga karena Permintaan Sendiri, Bukan Ditelantarkan

Pihak Denada bongkar awal mula Ressa dirawat keluarga. Kuasa hukum sebut bukan penelantaran, melainkan atas permintaan pihak penggugat sendiri. Baca beritanya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT