News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lagi, Kawanan Harimau Teror Warga di Langkat Sumatera Utara

Warga yang bermukim di Afdeling XI (sekarang Afdeling VIII) dan Afdeling X, yang berada di PTPN2 Kwala Sawit dan sekitarnya, sudah dua pekan belakangan ini merasa resah dengan kemunculan Harimau.
Selasa, 31 Mei 2022 - 11:13 WIB
Ternak warga yang dimangsa Harimau.
Sumber :
  • tim tvOne - Taufik Hidayat

Langkat, Sumatera Utara - Warga yang bermukim di Afdeling atau kawasan permukiman XI (sekarang Afdeling VIII) dan Afdeling X, yang berada di PTPN2 Kwala Sawit dan sekitarnya, sudah dua pekan belakangan ini merasa resah dengan kemunculan beberapa Harimau di area kebun milik BUMN.  

Menurut keterangan masyarakat sekitar, mereka pernak melihat kawanan Harimau yang berjumlah sekitar 5 ekor. Kawanan Harimau tersebut juga sudah memangsa hewan ternak milik warga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sekitar setengah bulan yang lalu 2 ekor Lembu milik warga sudah di mangsa oleh kawanan Harimau tersebut," ungkap Adi yang merupakan warga sekitar saat dihubungi awak mesia pada Senin (30/5/2022) sore. 

Selain memangsa Hewan ternak, warga sekitar juga mengaku pernah menemukan tapak Harimau disekitar perkampungan yang berbatasan langsung dengan kawasan Taman Nasional Gunung Leuser.  

"Kami merasa ketakutan dengan munculnya harimau tersebut. Kami juga takut keluar rumah. Sebagai warga, kami berharap aparat terkait dapat menangkap atau mengusir kawanan harimau tersebut," ungkap warga sekitar menjelaskan. 

Sementara itu, Kepala Seksi Wilayah (Kasiwil) ll Stabat, Herbert Aritonang, menegaskan di Desa Sei Serdang memang kerap terjadi konflik munculnya kawanan Harimau.

"Konflik tersebut kerap terjadi di Perkebunan Puskopad, PT Prima maupun PTPN2. Semua kejadian di areal perkebunan Kelapa Sawit dan korbannya ternak Lembu yang dibiarkan berkeliaran dan tidak dikandangkan," ungkap Herbert Aritonang saat dikonfirmasi awak media terkait kemunculan Harimau tersebut, Senin (30/5/2022) petang.

Herbet Aritonang juga menjelaskan bahwa upaya yang dilakukan pihaknya saat ini sudah memasang kandang jebak di areal perkebunan PT Prima Desa Sei Serdang. 

"Sudah sekitar sebulan kandang jebak dipasang disana. Bahkan memakai umpan berupa kambing hidup. Namun sampai sekarang belum ada yang tertangkap. Sedangkan untuk jumlah (Harimau) tidak akurat, namun dugaan kami masih harimau yang sama dan jaraknya paling jauh hanya 5 Km," tegas Helbert Aritonang. 

Sebagai Kasi Wilayah ll Stabat, Helbert Aritonang menghimbau kepada warga masyarakat, khususnya yang mempumyai hewan ternak, agar dikandangkan pada malam hari. 

"Diharapkan ternak warga agar dilandanhkan pada malam hari, karena kami sedang pasang kandang jebak. Sebab kalau masih ada lembu berkeliaran pada malam hari, maka satwanya tidak akan mau makan kambing umpan," ucapnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga menghimbau warga masyarakat agar tidak keluar ke ladang setelah maghrib dan subuh. Sebab, Harimau aktif pada malam hari sampai subuh.

"Kalau ke ladang usahakan jangan sendirian dan usahakan berkelompok serta bawa bunyi bunyian untuk menakuti harimau dan memasang obor di sekitar batas hutan dengan perladangan," tutup Helbert Aritonang. (tht/chm) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Warga Padati Bundaran HI Jelang Puncak HUT ke-499 Jakarta, Sudirman-Thamrin Ditutup Sore Ini

Warga Padati Bundaran HI Jelang Puncak HUT ke-499 Jakarta, Sudirman-Thamrin Ditutup Sore Ini

Kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, mulai dipadati warga pada Sabtu (27/6/2026) siang menjelang perayaan puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta.
Pelatih Argentina Pastikan Lionel Messi Absen Kontra Yordania pada Laga Pamungkas Grup J Piala Dunia 2026, Ini Alasannya

Pelatih Argentina Pastikan Lionel Messi Absen Kontra Yordania pada Laga Pamungkas Grup J Piala Dunia 2026, Ini Alasannya

Kabar mengejutkan datang dari Timnas Argentina jelang menghadapi Yordania pada laga terakhir Grup J Piala Dunia 2026.
InJourney Konsolidasi Hotel BUMN: Langkah Besar Perkuat Pariwisata Nasional

InJourney Konsolidasi Hotel BUMN: Langkah Besar Perkuat Pariwisata Nasional

PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney terus mempercepat transformasi sektor pariwisata nasional melalui konsolidasi portofolio hotel Badan Usaha Milik Negara (BUMN). 
Mangkir Latihan dan Pakai Perlengkapan dari Tim Lain, Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers Terancam Sanksi Berat dari FC Twente

Mangkir Latihan dan Pakai Perlengkapan dari Tim Lain, Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers Terancam Sanksi Berat dari FC Twente

Waduh, Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers kini terancam dijatuhi sanksi disiplin berat usai kedapatan mangkir dari agenda latihan wajib bersama klubnya FC Twente
DPR dan BGN Sepakat Efisiensi 4 Hal Ini untuk Program MBG, Bisa Hemat Sampai Rp40 T

DPR dan BGN Sepakat Efisiensi 4 Hal Ini untuk Program MBG, Bisa Hemat Sampai Rp40 T

Komisi IX DPR RI dan Badan Gizi Nasional (BGN) sepakat mengefisiensi empat hal untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Hampir Sebulan Buron, Pelaku Pencurian Emas Batangan di Pasar Horas Berhasil Ditangkap

Hampir Sebulan Buron, Pelaku Pencurian Emas Batangan di Pasar Horas Berhasil Ditangkap

Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Pematangsiantar melalui Tim Opsnal Unit Jatanras akhirnya berhasil mengungkap dan meringkus pelaku tindak pidana pe

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni yang merupakan hari kedua dari rangkaian seri ke-8 Formula 1 musim ini akan tersjai sesi latihan bebas dan kualifikasi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT