News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Unggul Pada Debat Pertama Caketum BPP HIPMI, AFI Kuasai Program Hilirisasi Untuk Mendorong Pertumbuham 8%

Afifuddin Suhaeli Kalla (Afi Kalla) tampil memukau dan dinilai sebagai kandidat paling siap dalam Debat Pertama Caketum BPP HIPMI periode 2026-2029.
Minggu, 10 Mei 2026 - 09:48 WIB
Afifuddin Suhaeli Kalla (Afi Kalla) tampil memukau dan dinilai sebagai kandidat paling siap dalam Debat Pertama Caketum BPP HIPMI periode 2026-2029.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Afifuddin Suhaeli Kalla (Afi Kalla) tampil memukau dan dinilai sebagai kandidat paling siap dalam Debat Pertama Caketum BPP HIPMI periode 2026-2029. Dengan argumen berbasis data makro dan visi yang sangat membumi, Afi berhasil memetakan solusi ekonomi yang jauh lebih konkret dibandingkan kandidat lainnya.  

Debat Kandidat Pertama Calon Ketua Umum (Caketum) BPP HIPMI telah dilaksanakan pada hari Sabtu, 9 Mei 2026 di BW Luxury Hotel Jambi. 4 Caketum BPP HIPMI periode 2026-2029 yaitu Afi Kalla, Reynaldo Bryan, Anthony Leong, dan Ade Jona berkumpul hadir untuk saling adu gagasan mengenai bagaimana mereka akan mengembangkan potensi para pengusaha muda, untuk turut mendongkrak pertumbuhan ekonomi Indonesia di bawah kepemimpinan mereka nanti. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di dalam momen ini, Afi Kalla, Calon Ketua Umum BPP HIPMI No. Urut 3 menekankan bahwa industri pengolahan harus menjadi tulang punggung utama untuk mencapai target pertumbuhan 8%.  

“Pengolahan itu, kalau kita mendengar industri, kita tidak hanya melihat industri besar saja. Tapi kita juga harus melihat industri yang dimulai dari dapur rumah tangga, garasi kecil, dan juga ruang tamu. Karena itu semua adalah bagian dari rantai pengolahan nasional,” tegas Afi.

Visi ini diterjemahkan melalui program unggulan Jadi Mandiri, yang berfokus pada pengembangan Industri Kecil dan Menengah (IKM) sebagai pintu masuk realistis bagi pengusaha muda ke ekosistem industri. Melalui pengembangan IKM di seluruh provinsi, para pengusaha muda dapat masuk ke ekosistem industri dan memaksimalkan potensi keunikan Sumber Daya yang dimiliki oleh setiap daerah. 

“Masing-masing provinsi di Indonesia memiliki keunikan tersendiri, resource tersendiri terhadap apa yang bisa dijadikan nilai tambah di daerah mereka masing-masing. Karena itu, saya mendorong temen-temen HIPMI untuk bisa mandiri secara ekonomi, menjadi pengusaha hilirisasi melalui Industri Kecil dan Menengah,” ujar Afi. 

Selain itu, Afi berargumen bahwa penciptaan ekosistem IKM di daerah adalah solusi nyata untuk mengatasi ketimpangan ekonomi antara Jawa dan luar Jawa. Dengan membangun pabrik-pabrik kecil di tingkat provinsi, nilai tambah komoditas akan menetap di daerah asal, menciptakan lapangan kerja lokal, dan mendorong pemerataan kesejahteraan.  

“Kita dorong lebih banyak pabrik-pabrik kecil, IKM di setiap daerah dalam rangka menambah nilai dari suatu barang dan jasa. Supaya nilai tambahnya itu ada di provinsi nya masing-masing, tidak pindah ke provinsi yang terlalu padat di Jawa. Jadi kami berharap dengan pemeratan ini, hilirisasi dan IKM di setiap provinsi di Indonesia, bisa memeratakan pertumbuhan ekonomi-ekonomi di daerah. Dengan bertumbuhnya perekonomian di daerah, ini akan mendorong dan membentuk pertumbuhan ekonomi nasional 8%,“ tambahnya.  

Menurut Afi, konsumsi Rumah Tangga yang tinggi di Indonesia merupakan hal yang baik. Namun, Ia berargumen bahwa untuk menjadi negara maju kita tidak bisa hanya mengandalkan konsumsi Rumah Tangga. Kita harus menjadi negara produsen.   

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Maka itu kami mendorong untuk indonesia bisa lebih fokus menjadi negara produsen. Dengan membuat produk-produk substitusi, barang-barang yang tadinya kita impor, kita bisa bangun di dalam negeri. Sehingga nilai tambahnya akan ada di dalam negeri, dan bisa menambahkan kemakmuran rakyat indonesia,” kata Afi.  

Dengan langkah-langkah tersebut, Afi percaya bahwa kedepannya HIPMI tidak hanya menjadi perkumpulan bagi para Pengusaha Muda, namun, HIPMI akan menjadi mesin pertumbuhan ekonomi yang berkontribusi langsung pada target pertumbuhan nasional 8%. Melalui visi “Kita Bikin Jadi”, Ia berkomitmen bahwa di bawah kepemimpinannya, setiap gagasan besar pengusaha muda tidak akan berhenti sebagai wacana, melainkan dieksekusi hingga menjadi hasil nyata bagi bangsa. Dominasi Afi dalam debat ini menegaskan posisinya sebagai pemimpin yang tidak hanya menawarkan ide, tetapi sistem eksekusi yang nyata untuk membawa HIPMI ke level berikutnya.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memprediksi sejumlah ruas jalan di sekitar kompleks senayan akan mengalami kepadatan arus lalu lintas. 
10 Quotes Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, Penuh Semangat dan Motivasi, Menarik untuk Dibagikan ke Medsos

10 Quotes Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, Penuh Semangat dan Motivasi, Menarik untuk Dibagikan ke Medsos

Berikut 10 quotes Hari Pramuka ke-65 tahun 2026 penuh semangat dan motivasi, menarik untuk dibagikan ke media sosial seperti WhatsApp, Instagram, Thread, dan lainnya.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat berbahagia untuk 5 zodiak ini yang diprediksi paling hoki pada 15 Agustus 2026: Ada rezeki dan peluang baik mulai berdatangan.
Uang Pendaftaran Lomba Agustusan Hukumnya Haram? Begini Penjelasan MUI agar Tidak Salah Paham

Uang Pendaftaran Lomba Agustusan Hukumnya Haram? Begini Penjelasan MUI agar Tidak Salah Paham

Menjelang lomba agustusan 2026, muncul kabar di media sosial soal biaya pendaftaran lomba agustusan hukumnya haram. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.
Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan  ESDM

Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan ESDM

Penyuplai para sindikat penyelundupan ekspor emas ke luar negeri diduga perusahaan penambangan emas tanpa izin (PETI)
Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Rumah pribadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Vinna Ledy Anggraheni jadi lokasi penggeledahan

Trending

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Presiden RI, Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat agar tidak lengah membaca sejarah tentang berbagai tantangan yang pernah dihadapi Indonesia sejak meraih kemerdekaan.
Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Lin Utara Selatan terus menunjukkan perkembangan positif. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT