Melirik Bisnis di Bidang MUA, 52 Peserta Ikuti Pelatihan Tata Rias dan Rambut
- tim tvOne/tim tvOne
Medan, tvOnenews.com - Tata rias kini menjadi peluang sekaligus langkah penting bagi siapa saja yang ingin memulai atau membuka peluang bisnis. Di era modern, kebutuhan akan jasa make up dan penata rambut semakin meningkat, baik untuk acara pernikahan, wisuda, lamaran, pesta, pemotretan, hingga kebutuhan konten media sosial.
Melalui pelatihan make up dan hairdo, peserta tidak hanya belajar teknik merias wajah dan menata rambut, tetapi juga memahami tren kecantikan, pemilihan produk kosmetik, teknik pelayanan pelanggan, hingga cara membangun personal branding.
Keterampilan itulah yang dikembangkan oleh Uly Rias Pengantin kepada sekitar 52 siswa yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Sebelum langsung terjun ke industri tata rias dan rambut, seluruh peserta mengikuti pembekalan wajib selama 4 bulan lamanya, sebelum akhirnya menjalani ujian tahap akhir yang digelar di Hotel Mercure Medan, Senin (25/5/2026).
Owner sekaligus mentor Uly Rias Pengantin, Roida Uli Silitonga, menjelaskan bahwa penilaian terhadap peserta difokuskan pada kemampuan mereka dalam mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari selama pelatihan.
“Untuk makeup, kita lihat kerapian dan ketepatan detail seperti alis, bulu mata, dan lipstik. Sementara untuk hairdo, penilaiannya ada pada bentuk, simetri kanan-kiri, serta kerapian hasil akhirnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, standar waktu pengerjaan untuk rias pengantin lengkap dengan hairdo ditargetkan sekitar empat jam. Hal ini menjadi tolok ukur kesiapan peserta untuk terjun langsung ke dunia profesional.
Menurut Uly , antusiasme masyarakat terhadap pelatihan ini terus meningkat dari gelombang ke gelombang. Bahkan, jumlah pendaftar selalu melebihi kapasitas yang tersedia.
“Setiap gelombang kita batasi maksimal sekitar 50 peserta karena menyesuaikan kapasitas ruangan. Tapi yang mendaftar selalu lebih dari itu, sehingga banyak yang harus menunggu gelombang berikutnya,” katanya.
Menariknya, peserta tidak hanya berasal dari Kota Medan atau Sumatera Utara, tetapi juga datang dari berbagai daerah di Indonesia seperti Kalimantan, Pekanbaru, Bekasi, Majalengka, hingga Bangka Belitung.
Dalam struktur pelatihannya, Uly Rias Pengantin turut menghadirkan narasumber profesional dari luar untuk sesi makeup, sementara untuk materi hairdo diajarkan langsung oleh Roi sebagai mentor utama.
Lebih dari sekadar pelatihan keterampilan, program ini juga memiliki misi sosial, yakni membantu mengurangi angka pengangguran serta memberdayakan perempuan, khususnya ibu rumah tangga.
“Jadi bagaimana kita bisa menyalurkan talenta kita agar berdampak baik, khususnya bagi perempuan, supaya bisa membantu mengurangi angka pengangguran di Indonesia melalui skill makeup dan hairdo,” ungkap Uly.
Sementara itu, penguji dalam kegiatan tersebut, Okky Chandra, menilai tingginya antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa sektor tata rias memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Menurutnya, para peserta menunjukkan semangat kuat untuk menjadi MUA profesional meski harus melalui proses pembelajaran yang tidak singkat.
Ia menambahkan, dalam proses penilaian, aspek kerapian menjadi faktor utama yang harus dimiliki oleh setiap penata rias.“Kerapian itu wajib. Soal cantik itu relatif, tapi sebagai MUA profesional, kita harus memastikan hasil kerja kita rapi dan sesuai porsinya,” tegasnya.
Meski diakui bahwa penata rias pemula masih memiliki berbagai kekurangan, Okky optimistis bahwa melalui pelatihan yang tepat, mereka akan siap bersaing di dunia kerja.
“Setelah dilatih, mereka sudah mulai memahami teknik dan porsi yang benar dalam merias wajah. Itu menjadi bekal penting untuk terjun secara profesional,” tambahnya.
Salah satunya adalah Olin Manalu, peserta asal Cibinong, Bogor, yang sudah empat bulan merantau di Medan. Ia mengaku memiliki tekad kuat untuk menjadi seorang penata rias profesional dan membangun karier di industri kecantikan.
“Saya datang dari Bogor dan sudah sekitar empat bulan di Medan. Target saya ke depan ingin menjadi penata rias yang sukses,” ujar Olin. (Tim tvOne/wna)
Load more