GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebulan Jalan di Tempat, Kasus Dugaan Orang Tua Murid Tampar Siswa hingga Gusi Berdarah Jadi Sorotan

Kasus tersebut bermula pada Minggu (19/4/2026) pagi saat para siswa mengikuti kegiatan tilawah di sekolah. Keributan dipicu permainan pesawat kertas yang dimainkan seorang siswa berinisial AF.
Selasa, 26 Mei 2026 - 21:02 WIB
Ibu korban dan siswa Muhammad Khalifah Siddiq (korban)
Sumber :
  • Tim tvOne

Medan, tvOnenews.com - Penanganan kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang pelajar di salah satu sekolah di Kota Medan menjadi sorotan setelah laporan polisi yang dibuat keluarga korban disebut belum menunjukkan perkembangan berarti meski telah berjalan hampir satu bulan.

Kasus tersebut bermula pada Minggu (19/4/2026) pagi saat para siswa mengikuti kegiatan tilawah di sekolah. Keributan dipicu permainan pesawat kertas yang dimainkan seorang siswa berinisial AF.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pesawat kertas itu jatuh ke bawah meja milik Muhammad Khalifah Siddiq (MKS). Saat hendak mengambilnya, AF diduga menginjak kaki MKS yang saat itu dalam kondisi terkilir.

Merasa kesakitan, MKS secara refleks mendorong AF agar kakinya terlepas dari injakan. Namun situasi memanas setelah AF disebut memarahi korban sambil menunjuk-nunjuk MKS di depan siswa lainnya.

Untuk menghindari keributan, MKS memilih pergi meninggalkan lokasi.

Namun persoalan kembali terjadi saat jam pulang sekolah. Ibu AF berinisial NRN disebut datang menghampiri MKS di lapangan olahraga sekolah.

NRN diduga langsung memarahi korban dan menuduh MKS kerap mengganggu anaknya. Tidak hanya itu, ia juga diduga menampar wajah korban hingga menyebabkan pendarahan di bagian gusi bawah dan nyaris membuat gigi korban copot.

Akibat kejadian tersebut, korban disebut mengalami syok dan ketakutan hingga tidak berani masuk sekolah.

Orang tua korban, Miarni Oktari Yanti, kemudian mendatangi pihak sekolah untuk meminta pertanggungjawaban. Namun keluarga mengaku kecewa karena penyelesaian yang ditawarkan dinilai sepihak dan tidak menyentuh dugaan kekerasan yang dialami anak mereka.

“Kami diminta terima beres, padahal anak kami mengalami kekerasan,” ungkap pihak keluarga.

Merasa tidak mendapatkan keadilan, keluarga korban akhirnya melaporkan kasus tersebut ke Polrestabes Medan.

Laporan itu tercatat dengan nomor:
STTLP/B/1579/IV/2026/SPKT/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATERA UTARA.

Namun hingga kini, keluarga korban mengaku belum mendapat kepastian terkait perkembangan penanganan perkara tersebut meski laporan telah berjalan hampir satu bulan.

Saat dikonfirmasi terkait proses penanganan kasus itu, Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Medan, Iptu Dearma Agustina, belum memberikan keterangan. Upaya konfirmasi yang dilakukan wartawan terkait perkembangan laporan tersebut juga belum mendapat respons.

Sikap bungkam penyidik ini pun semakin menambah tanda tanya pihak keluarga yang berharap kasus dugaan kekerasan terhadap anak tersebut segera mendapat kejelasan hukum.

Kasus ini turut memantik perhatian publik terkait dugaan kekerasan terhadap anak di lingkungan pendidikan.

“Kalau persoalan anak diselesaikan dengan tamparan dan emosi, lalu apa gunanya pendidikan dan akal sehat?” tegas keluarga korban.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Thailand Bocorkan Piala Presiden Bakal Makin Gila, Persib Bandung Diadu dengan 3 Raja Liga ASEAN?

Media Thailand Bocorkan Piala Presiden Bakal Makin Gila, Persib Bandung Diadu dengan 3 Raja Liga ASEAN?

Media Thailand membocorkan Port FC bersiap mempertahankan gelar Piala Presiden. Persib, JDT, dan Lion City disebut masuk radar turnamen pramusim elite ASEAN.
Marc Marquez Siap Tampil di MotoGP Italia 2026 Usai Absen Pasca Cedera

Marc Marquez Siap Tampil di MotoGP Italia 2026 Usai Absen Pasca Cedera

Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez dikabarkan siap kembali unjuk gigi di MotoGP Italia 2026.
Pesan Sherly Tjoanda kepada Perempuan Singel, Singgung Pilih Pasangan yang Tepat

Pesan Sherly Tjoanda kepada Perempuan Singel, Singgung Pilih Pasangan yang Tepat

Sherly Tjoanda, Gubernur Malut memberikan wejangan kepada perempuan Indonesia yang masih dalam fase pencarian untuk menemukan pasangan laki-laki yang tepat.
BPJS Ketenagakerjaan dan Kemenag Perkuat Perlindungan Guru Madrasah hingga Marbot, Sudah Cairkan Klaim Rp19,6 Miliar

BPJS Ketenagakerjaan dan Kemenag Perkuat Perlindungan Guru Madrasah hingga Marbot, Sudah Cairkan Klaim Rp19,6 Miliar

BPJS Ketenagakerjaan menyampaikan apresiasi atas dukungan dan komitmen Kemenag dalam memperluas perlindungan bagi guru dan tenaga kependidikan keagamaan di seluruh Indonesia.
Isu Penataan Tenaga non-ASN, Pemrov Jawa Tengah Pastikan Tak Ada Pemberhentian Guru Honorer

Isu Penataan Tenaga non-ASN, Pemrov Jawa Tengah Pastikan Tak Ada Pemberhentian Guru Honorer

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan tidak akan melakukan pemberhentian guru honorer di tengah munculnya isu penataan tenaga non-ASN yang mulai berlaku efektif pada 2027
Jadwal Uji Coba Timnas Voli Putri Indonesia vs Korea Selatan: Digelar 3 Hari Tanpa Megawati Hangestri

Jadwal Uji Coba Timnas Voli Putri Indonesia vs Korea Selatan: Digelar 3 Hari Tanpa Megawati Hangestri

Jadwal uji coba Timnas Voli Putri Indonesia melawan Korea Selatan, di mana Garuda Pertiwi akan tampil selama tiga hari tanpa sosok Megawati Hangestri.

Trending

Jadwal Lengkap AVC Womens's Cup 2026: Tanpa Megawati Hangestri, Timnas Voli Putri Indonesia Siap Unjuk Gigi

Jadwal Lengkap AVC Womens's Cup 2026: Tanpa Megawati Hangestri, Timnas Voli Putri Indonesia Siap Unjuk Gigi

Jadwal lengkap AVC Womens's Cup 2026, di mana Timnas Voli Putri Indonesia siap unjuk gigi meski tak diperkuat oleh Megawati Hangestri.
Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Lee So-young bisa saja kembali reuni dengan Megawati Hangestri, karena outside hitter berusia 31 tahun itu kini resmi menjadi pemain bebas di Liga Voli Korea.
Viral, Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul, Sultan HB X Lontarkan Komentar Menohok

Viral, Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul, Sultan HB X Lontarkan Komentar Menohok

Viral di medsos soal narasi adanya pembubaran ibadah di salah satu gereja di Sewon Bantul oleh sekelompok orang. Sontak, hal itu membuat Sultan HB X berkomentar
Jordan Wilson Cadangan, Pelatih Hyundai Hillstate Ungkap Ingin Pasangkan Megawati Hangestri dengan Pevoli Asing Lain

Jordan Wilson Cadangan, Pelatih Hyundai Hillstate Ungkap Ingin Pasangkan Megawati Hangestri dengan Pevoli Asing Lain

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung mengatakan bahwa Jordan Wilson sebenarnya bukan target utama untuk dipasangkan dengan Megawati Hangestri selain Vanja Bukilic.
Hotman Paris Kritik Keras Pernyataan Pigai soal Begal Tak Boleh Ditembak: Mikir, Apa Cocok Jadi Menteri HAM?

Hotman Paris Kritik Keras Pernyataan Pigai soal Begal Tak Boleh Ditembak: Mikir, Apa Cocok Jadi Menteri HAM?

Pernyataan Menteri HAM Natalius Pigai terkait begal tidak boleh ditembak mati di tempat. Ternyata mencuri perhatian dan menuai kritik dari Hotman Paris di media
Viral! Pria WNA Diduga Tewas Usai Dipukul Botol oleh Selebgram di Blok M, Ini Kata Polisi

Viral! Pria WNA Diduga Tewas Usai Dipukul Botol oleh Selebgram di Blok M, Ini Kata Polisi

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan pria yang merupakan WNA diduga tewas usai dipukul botol oleh seorang selebgram di kawasan Blok M.
Ratu Volinya Indonesia, Megawati Hangestri Dapat Pujian Setinggi Langit dari Media Korea

Ratu Volinya Indonesia, Megawati Hangestri Dapat Pujian Setinggi Langit dari Media Korea

Media Korea memberi pujian besar kepada Megawati Hangestri usai resmi comeback ke V-League bersama Hyundai E&C. Mega bahkan dapat julukan ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT