News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dugaan Korupsi PUPR Muara Enim, JPU KPK Sebut 15 Anggota DPRD Minta Fee

JPU KPK menghadirkan tiga orang saksi, yaitu mantan kadis PUPR, mantan Kabid PUPR dan eks Kepala Bappeda, jadi saksi untuk 15 terdakwa anggota DPRD Muara Enim. 
Kamis, 2 Juni 2022 - 16:18 WIB
Sidang dugaan korupsi PUPR Muara Enim.
Sumber :
  • Tim tvOne/ Junjati

Palembang - Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK, menghadirkan tiga orang saksi, Ramlan Suryadi mantan kadis PUPR, Elfin MZ Muchtar mantan Kabid PUPR Muara Enim, dan Reinaldo eks Kepala Bappeda, jadi saksi untuk 15 terdakwa anggota DPRD Muara Enim. 

Di hadapan Majelis Hakim yang diketuai Mangapul Manalu SH., MH., saksi 
Elfin MZ Muchtar, yang mantan terpidana kasus yang sama mengatakan, sebagai Kabid PUPR Kabupaten Muara Enim, dirinya memberikan sejumlah aliran dana sebagai fee dari Robbi Okta Fahlevi, kontraktor pengerjaan 16 paket proyek di Kabupaten Muara Enim pada Dinas PUPR pada tahun 2019 kepada 25 anggota DPRD kala itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Termasuk diantaranya memberikan kepada 15 anggota DPRD yang saat ini sedang menjalani sidang hari ini, baik saya berikan langsung maupun melalui staf saya," ungkap Elfin.

Menurutnya, pemberian aliran dana karena permintaan langsung dari masing-masing terdakwa tersebut dengan rata-rata diberikan sebanyak Rp200 juta, baik dihubungi oleh terdakwa melalui kontak telepon langsung maupun melalui Kadis PUPR Ramlan Suryadi. "Hanya ada beberapa yang meminta lebih dari Rp200 juta diantaranya yakni pak Faizal Anwar, seingat saya meminta uang totalnya Rp500 juta yang saya berikan beberapa tahap menjelang Pileg," ujar Elfin.

Dijelaskannya, uang itu diberikan beberapa tahap yakni tahap pertama Rp300 juta, tahap kedua Rp150 juta yang saya berikan langsung ke rumahnya di Jalan Kirab Remaja Muara Enim, serta yang terakhir perintah dari Ramlan Suryadi untuk diberikan lagi uang Rp50 juta kepada Faizal Anwar untuk keperluan Faizal Anwar dinas luar kota.

Disingung JPU KPK RI, Rikhi B Maghaz perihal kenapa meminta uang lebih banyak dari anggota DPRD lainnya, Elfin menjawab, menurut informasinya Faizal Anwar membutuhkan uang lebih karena ikut sebagai caleg tingkat provinsi. "Hampir sebagian besar 15 anggota dewan itu menghubungi saya dengan memohon-mohon minta jatah," tutupnya.

Usai sidang, JPU KPK Rikhi B Maghaz SH., MH., mengatakan, jika sebenarnya hari ini ada tiga nama yang dihadirkan langsung untuk memberi keterangan sebagai saksi, yakni mantan terpidana kasus sama, Elfin MZ Muchtar, terpidana Ramlan Suryadi dan Rinaldo (Mantan Kepala Bappeda Muara Enim). "Namun karena ada kendala gangguan sinyal, maka hari ini, baru keterangan saksi Elfin dan Rinaldo saja yang kita dengarakan," ujar Rikhi,

Dijelaskan Rikhi, untuk saksi Elfin keterangannya sama dengan keterangannya pada saat persidangan sebelumnya. Memang benar ada anggota DPRD Muara Enim yang meminta jatah uang fee dari 16 paket proyek yang dimenangkan oleh pihak kontraktor, Robby Okta Fahlevi. "Bahkan dari keterangan saksi, menyebutkan ada beberapa anggota DPRD yang meminta dengan cara memohon-mohon," jelas Rikhi.

Dijelaskan Rikhi ke 15 terdakwa ini menghubungi saksi Elfin untuk meminta jatah fee, dan semua ada dalam bukti chat Whatsapp. Disinggung mengenai adanya salah satu terdakwa yang meminta Ilham Sudiono yang pada saat perkara ini menjabat sebagai Ketua ULP untuk dijadikan tersangka, JPU KPK Rikhi mengatakan bahwa tugas JPU untuk menyidangkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


”Kalau memang ada yang proses maka kami siap untuk menyidangkan. Namun, yang jelas dalam perkara ini, nama Ilham Sudiono selalu disebut dalam dakwaan melakukan secara bersama-sama," jelas Rikhi.


Rikhi juga mengatakan jika Ilham Sidiono sudah mengembalikan uang yang diterimanya atas fee proyek yang dimenangkan oleh Robby Okta Fahlevi. Adapun nama 15 terdakwa, Agus Firmansyah, Ahmad Fauzi, Mardalena, Samudra Kelana, Verra Etika, Daraini, Elsa Hariawan, Elison, Faizal Anwar, Hendly, Irul, Misran, Tjik Melan, Umam Fajri dan Wiliam Husin. (jpa/wna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Direksi Summarecon Diperiksa KPK soal SDM Perusahaan dan Anak Usaha

Direksi Summarecon Diperiksa KPK soal SDM Perusahaan dan Anak Usaha

Namun, saksi lain dari pihak swasta berinisial AAR tidak memenuhi panggilan dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN tersebut.
Transformasi Digital Jadi Kunci, Kakanwil BPN Jabar Soroti Layanan Si-RIMA di Kantah Kota Bekasi

Transformasi Digital Jadi Kunci, Kakanwil BPN Jabar Soroti Layanan Si-RIMA di Kantah Kota Bekasi

Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Barat, Hasan Basri Natamenggala, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Bekasi pada Senin (2/11). 
Kabar Duka, Dadang Sastrapraja Pengurus PSSI Kota Bandung Meninggal Dunia saat Bertugas di PORPROV Jawa Barat 2026

Kabar Duka, Dadang Sastrapraja Pengurus PSSI Kota Bandung Meninggal Dunia saat Bertugas di PORPROV Jawa Barat 2026

Dadang Sastrapraja, Direktur Kompetisi Askot PSSI Kota Bandung tutup usia saat menjadi Koordinator Panpel Cabang Olahraga Gulat PORPROV XV Jawa Barat 2026.
Kesaksian Pembunuhan Tragis Balita di Kebayoran Lama: Tangisan Tak Berhenti Terdengar dari Bilik WC Umum

Kesaksian Pembunuhan Tragis Balita di Kebayoran Lama: Tangisan Tak Berhenti Terdengar dari Bilik WC Umum

Diketahui, kepolisian telah menetapkan sang ayah tiri berinisial AR (22) dan ibu kandung berinisial JM (20) sebagai tersangka kasus pembunuhan itu.
Kabar Duka, KH Amjad Al Hafidz Penyusun Syair Asmaul Husna Meninggal Dunia

Kabar Duka, KH Amjad Al Hafidz Penyusun Syair Asmaul Husna Meninggal Dunia

Sosok KH Amjad Al Hafidz, penyusun syair Asmaul Husna yang sangat populer di tengah umat Islam di Indonesia, dikabarkan meninggal dunia, Selasa (3/11/2026).
Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Tentara Nasional Indonesia kerahkan pasukan dalam skala besar ke Jakarta. TNI AL mengerahkan 20.980 personel untuk mendukung pengamanan di ibu kota DKI Jakarta.

Trending

Legislator Dorong Penuntasan Kawasan RW Kumuh di Jakarta Pada RAPBD 2027

Legislator Dorong Penuntasan Kawasan RW Kumuh di Jakarta Pada RAPBD 2027

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS, Nabilah Aboebakar Alhabsyi meminta Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman untuk diprioritaskan
Sejak Perang Pecah pada 2022, Rusia Klaim Ukraina Tewaskan 9.000 Warga Sipilnya

Sejak Perang Pecah pada 2022, Rusia Klaim Ukraina Tewaskan 9.000 Warga Sipilnya

Duta Besar untuk Urusan Khusus Kemenlu Rusia mengungkap 9.213 warga sipilnya tewas dan 27 ribu orang lainnya luka akibat perang dengan Ukraina pecah sejak 2022.
Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Tentara Nasional Indonesia kerahkan pasukan dalam skala besar ke Jakarta. TNI AL mengerahkan 20.980 personel untuk mendukung pengamanan di ibu kota DKI Jakarta.
Kabar Duka, Dadang Sastrapraja Pengurus PSSI Kota Bandung Meninggal Dunia saat Bertugas di PORPROV Jawa Barat 2026

Kabar Duka, Dadang Sastrapraja Pengurus PSSI Kota Bandung Meninggal Dunia saat Bertugas di PORPROV Jawa Barat 2026

Dadang Sastrapraja, Direktur Kompetisi Askot PSSI Kota Bandung tutup usia saat menjadi Koordinator Panpel Cabang Olahraga Gulat PORPROV XV Jawa Barat 2026.
Dapat Beasiswa Student Athlete ke Amerika Serikat, Samuel Maxson Bakal Tempuh 4 Tahun Pendidikan di Indianapolis

Dapat Beasiswa Student Athlete ke Amerika Serikat, Samuel Maxson Bakal Tempuh 4 Tahun Pendidikan di Indianapolis

Kabar baik datang dari perenang muda asal Indonesia, Samuel Maxson Septionus, yang berhasil mendapatkan beasiswa student athlete ke Amerika Serikat.
Kesaksian Pembunuhan Tragis Balita di Kebayoran Lama: Tangisan Tak Berhenti Terdengar dari Bilik WC Umum

Kesaksian Pembunuhan Tragis Balita di Kebayoran Lama: Tangisan Tak Berhenti Terdengar dari Bilik WC Umum

Diketahui, kepolisian telah menetapkan sang ayah tiri berinisial AR (22) dan ibu kandung berinisial JM (20) sebagai tersangka kasus pembunuhan itu.
Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Yusril menjelaskan laporan penyadapan disampaikan Kapolri kepada Prabowo dan sejumlah menteri merupakan persoalan serius yang menyangkut kepentingan negara.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT