News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Minimalisir Ancaman Akibat Sampah, RKS Edukasi Masyarakat Kelola Sampah Berskala Rumahan

Memperingati Hari Lingkungan Hidup, Rumah Kelola Sampah (RKS) binaan Yayasan Lentera Pertiwi Sumatera dan PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) mendapat kunjungan da
Selasa, 9 Juni 2026 - 18:49 WIB
Tim Rumah Kelola Sampah (RKS) sedang memberikan edukasi pengelolaan sampah menggunakan Maggot BSF (Black Soldier Fly) kepada peserta edukasi di Taman Wisata Danau Siombak, Minggu (7/6/2026).
Sumber :
  • tim tvOne/tim tvOne

Medan, tvOnenews.com – Memperingati Hari Lingkungan Hidup, Rumah Kelola Sampah (RKS) binaan Yayasan Lentera Pertiwi Sumatera dan PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) mendapat kunjungan dari Port Social Community (PSC) di Taman Wisata Danau Siombak pada Minggu (7/6/2026). 

Sebanyak 20 pemuda-pemudi yang tergabung dalam komunitas ini terjun langsung untuk memperoleh ilmu pengetahuan terkait edukasi pengelolaan sampah yang baik dengan pola kemandirian berskala rumahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pendiri Yayasan Lentera Pertiwi Sumatera, Yudha Lesmana Pohan, mengatakan, program ini diinisiasi sebagai upaya membangun kesadaran masyarakat akan ancaman yang dapat ditimbulkan dari sampah, sekaligus manfaat baik yang perlu dikembangkan dalam pengolahan sampah.

“Program ini dikonsep dalam bentuk memberdayakan masyarakat sekitar atas dasar kepekaan timbunan sampah yang terus menggunung di TPA Terjun sekaligus support global membantu pemerintah mengkampanyekan isu lingkungan di kota Medan, sehingga kegiatan edukasi ini memberikan peran penting dalam kepekaan anak muda untuk dapat belajar mengelola sampah dari rumah ujar Yudha Lesmana Pohan, Senin (8/6/2026). 

Aksi nyata program Rumah Kelola Sampah berbasis pemberdayaan masyarakat ini juga disambut baik oleh Direktur SDM PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), Edi Priyanto. 

Edi menitipkan pesan mendalam terkait tanggung jawab personal terhadap lingkungan. "Kesadaran terhadap sampah yang kita hasilkan secara individu adalah tanggung jawab kita masing-masing untuk mengolahnya. Jangan sampai sampah yang tidak dikelola ini justru menjadi 'dosa jariah' yang berkelanjutan dan merugikan orang banyak," tegas Edi.

Port Social Community (PSC) merupakan komunitas sosial anak muda besutan Pelindo di wilayah Belawan dan sekitarnya yang fokus memberikan dampak positif bagi masyarakat. Komunitas ini di bentuk dengan beranggotakan pemuda-pemudi yang aktif dalam berkegiatan aksi sosial. 

Pengurus PSC, Rafika, mengutarakan apresiasinya atas ilmu praktis yang dibagikan oleh RKS. Menurutnya, RKS berhasil mengubah stigma pengolahan sampah yang membosankan menjadi aktivitas yang menyenangkan. 

"Ternyata belajar mengolah sampah bisa seseru ini, seperti bermain tapi maknanya tetap tersampaikan dengan sangat baik. Kami belajar banyak metode luar biasa di sini," ungkap Rafika.

Kegiatan edukasi lingkungan terkait sampah di RKS dipelajari para peserta meliputi, pilah pilih sampah dan Bank Sampah, pemanfaatan sampah anorganik menjadi karya bernilai estetika, pembuatan produk ekologis seperti Eco-enzyme dan Pupuk Organik Cair (POC), sistem Pengomposan menggunakan metode Komposter Aerob dan Komposter Takakura, budidaya Maggot BSF (Black Soldier Fly) untuk sampah organik, dan penerapan teknologi hijau lewat Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), Hidroponik, hingga Panel Surya.

Misi Rumah Kelola Sampah (RKS) binaan Yayasan Lentera Pertiwi Sumatera dan PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) hadir sebagai konsep pengelolaan sampah terpadu yang sangat aplikatif dan mudah diadopsi, bahkan dalam skala rumah tangga terkecil. Jika diterapkan secara luas, konsep ini tidak hanya memberikan nilai ekonomis bagi pengolahnya, tetapi juga menjadi solusi krusial bagi krisis iklim global.

Edukasi pengelolaan sampah yang di lakukan RKS memiliki hubungan erat dengan upaya penanggulangan Triple Planetary Crisis, yaitu perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati dan pencemaran lingkungan

Melalui proses pembelajaran yang sistematis, masyarakat dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku dalam. Mengurangi timbunan sampah, menerapkan prinsip ekonomi sirkuler serta mengelola limbah secara berkelanjutan. 

Oleh karenanya, edukasi sampah tidak hanya berkontribusi pada pengurangan emisi gas rumah kaca dan pencemaran tanah, air serta udara, tetapi juga mendukung perlindungan ekosistem dan konservasi keanekaragaman hayati yang menjadi pondasi pembangunan berkelanjutan. (Tim tvOne/wna)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Laga Timnas Indonesia Vs Kamboja di Stadion Pakansari, Polres Bogor Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Ada Laga Timnas Indonesia Vs Kamboja di Stadion Pakansari, Polres Bogor Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Ada laga Timnas Indonesia Vs Kamboja di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Polres Bogor menyiapkan rekayasa lalu lintas. 
Hari Otak Sedunia 2026: Pakar Ingatkan Pentingnya Gizi dan Stimulasi pada 5 Tahun Pertama Kehidupan Anak

Hari Otak Sedunia 2026: Pakar Ingatkan Pentingnya Gizi dan Stimulasi pada 5 Tahun Pertama Kehidupan Anak

Perkembangan otak anak berlangsung sangat pesat pada lima tahun pertama kehidupan atau golden period. Oleh karena itu, para orang tua perlu memerhatikan.
15 Tahun Berkarya, Turn On Power Rilis Album Menjadi Dewasa, Gama Harsa Jadi Gerbang Kisah Perjalanan Hidup

15 Tahun Berkarya, Turn On Power Rilis Album Menjadi Dewasa, Gama Harsa Jadi Gerbang Kisah Perjalanan Hidup

Setelah 15 tahun menapaki perjalanan di industri musik independen, band rock, Turn On Power, akhirnya merilis album terbaru bertajuk Menjadi Dewasa.
Papua Selatan Kenalkan Destinasi Wisata Kelas Dunia, Taman Nasional Wasur Jadi Sorotan

Papua Selatan Kenalkan Destinasi Wisata Kelas Dunia, Taman Nasional Wasur Jadi Sorotan

Selain kekayaan alam, Papua Selatan memiliki warisan budaya yang kuat, seperti seni ukir khas Asmat yang telah dikenal hingga mancanegara, serta tradisi masyarakat Suku Marind.
Pemain Terbaik Leg Kedua SEA V Cup 2026 Merata, Hendra Kurniawan Jadi Best Middle Blocker Hingga Nguyen Ngoc Tuan Jadi MVP

Pemain Terbaik Leg Kedua SEA V Cup 2026 Merata, Hendra Kurniawan Jadi Best Middle Blocker Hingga Nguyen Ngoc Tuan Jadi MVP

Kemenangan Vietnam pun mempengaruhi daftar pemain terbaik di leg kedua yang diumumkan setelah penyelenggaraan SEA V Cup 2026 di Jakarta International Velodrome, Jakarta, Minggu (26/7/2026). 
Pesona Budaya Sumatera Utara Untuk Indonesia Istimewa 2026 Digelar di Malioboro Yogyakarta, Angkat Keragaman 8 Etnis

Pesona Budaya Sumatera Utara Untuk Indonesia Istimewa 2026 Digelar di Malioboro Yogyakarta, Angkat Keragaman 8 Etnis

Kawasan ikonik Jalan Malioboro, di jantung kota Yogyakarta menjadi saksi kemegahan ajang Pesona Budaya Sumatera Utara 2026.

Trending

Ada Laga Timnas Indonesia Vs Kamboja di Stadion Pakansari, Polres Bogor Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Ada Laga Timnas Indonesia Vs Kamboja di Stadion Pakansari, Polres Bogor Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Ada laga Timnas Indonesia Vs Kamboja di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Polres Bogor menyiapkan rekayasa lalu lintas. 
Detik-detik Mengerikan Tewasnya Sutrimo Diduga Karumga Febrie Ardiansyah, Polda Metro Jelaskan Penyelidikan

Detik-detik Mengerikan Tewasnya Sutrimo Diduga Karumga Febrie Ardiansyah, Polda Metro Jelaskan Penyelidikan

Beredar kabar terkait detik-detik mengeringak tewasnya bernama Sutrimo, yang ditemukan tak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jaksel.
Buntut Tewasnya Diduga Karumga Febrie Adriansyah, Polda Metro Bicara Penyebab Tewasnya Sutrimo

Buntut Tewasnya Diduga Karumga Febrie Adriansyah, Polda Metro Bicara Penyebab Tewasnya Sutrimo

Usai beredarnya kabar terkait tewasnya yang diduga disebut-sebut merupakan Karumga eks Jampidsus Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah, Sutrimo di medsos
Buntut Maling Ayam Tewas Dikeroyok, Senator Bali: Tak Ada Satu pun Alasan Membenarkan Tindakan Itu

Buntut Maling Ayam Tewas Dikeroyok, Senator Bali: Tak Ada Satu pun Alasan Membenarkan Tindakan Itu

Ihwal insiden terduga maling ayam tewas dikeroyok di Bali yang menjadi sorotan publik. Kini menjadi perhatian Senator Bali atau Anggota DPD, Ni Luh Jelantik. 
Tambang Ilegal Masih Marak, Pendampingan Legalisasi Dinilai Jadi Solusi

Tambang Ilegal Masih Marak, Pendampingan Legalisasi Dinilai Jadi Solusi

Di tengah masih maraknya aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI) di berbagai daerah di Indonesia, pendekatan berbasis edukasi, pembinaan, dan pendampingan legalisasi menjadi salah satu solusi strategis dalam mewujudkan tata kelola pertambangan yang lebih baik.
Kongres Nasional PMKRI XXXIV Sudah Dimulai Sejak 20 Juli di NTT, Yohanes Tola Singgung Soal Pengabdian

Kongres Nasional PMKRI XXXIV Sudah Dimulai Sejak 20 Juli di NTT, Yohanes Tola Singgung Soal Pengabdian

Kongres XXXIV dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) XXXIII PMKRI Sanctus Thomas Aquinas tahun ini digelar di Kota Ruteng, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak 20 Juli lalu.
Anak Bungsu Jokowi Mau Nyaleg, Ganjar Lontarkan Komentar Menohok

Anak Bungsu Jokowi Mau Nyaleg, Ganjar Lontarkan Komentar Menohok

Anak bungsu dari mantan Presiden RI ke-7, Jokowi yang juga Ketua Umum (Ketum) PSI, Kaesang Pangarep ingin maju pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2029. Sontak hal
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT