News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

HET Minyakita di Tanjungpinang Tak Terkendali, Disdagin Akui Ada Pedagang Nakal Jual hingga Rp19 Ribu per Liter

Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita di Kota Tanjungpinang hingga kini belum terkendali. Meski pemerintah mengklaim melakukan pengawasan rutin, minyak goreng
Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:23 WIB
Minyakita di salah satu gudang distributor Tanjung Pinang.
Sumber :
  • tim tvOne/tim tvOne

Tanjungpinang, tvOnenews.com - Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita di Kota Tanjungpinang hingga kini belum terkendali. Meski pemerintah mengklaim melakukan pengawasan rutin, minyak goreng bersubsidi tersebut masih dijual jauh di atas HET Rp15.700 per liter, bahkan mencapai Rp18.000 hingga Rp19.000 per liter di tingkat pengecer.

Kondisi ini menunjukkan lemahnya pengendalian harga di lapangan, sementara masyarakat masih harus membeli Minyakita dengan harga yang melebihi ketentuan pemerintah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Tanjungpinang mengaku rutin melakukan pengawasan harga melalui pemantauan harian serta pembinaan kepada para pedagang.

Kepala Disdagin Kota Tanjungpinang, Riany, mengatakan pengawasan dilakukan menggunakan aplikasi Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) yang dilaporkan setiap hari kepada pemerintah pusat.

Namun, pengawasan tersebut belum mampu menekan praktik penjualan di atas HET. "Memang ada beberapa pedagang yang nakal. Mereka menjual di atas HET," ujarnya, Jumat (17/7/2026).

Ironisnya, di tengah persoalan harga yang melebihi ketentuan, Disdagin juga mengakui belum memiliki data distribusi Minyakita dari Distributor 1 (D1) maupun Distributor 2 (D2) hingga ke tingkat pengecer di Kota Tanjungpinang.

"Nanti kami tanyakan ke distributor, tapi saya tidak janji," sebutnya.

Sesuai Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 2396 Tahun 2025 tentang Domestic Price Obligation (DPO), rantai distribusi dan harga Minyakita telah diatur secara jelas. Harga dari produsen ke Distributor 1 ditetapkan Rp13.500 per liter, dari D1 ke Distributor 2 sebesar Rp14.000 per liter, dari D2 ke pengecer Rp14.500 per liter, sedangkan HET kepada konsumen akhir ditetapkan Rp15.700 per liter.

Namun, harga di lapangan jauh melampaui ketentuan tersebut. Di tingkat provinsi, Dinas Perdagangan Kepulauan Riau yang memiliki kewenangan pengawasan perdagangan di kabupaten/kota juga belum memberikan penjelasan terkait distribusi maupun penyebab kelangkaan Minyakita yang berdampak pada tidak terkendalinya HET di sejumlah wilayah Kepri.

Salah satu wilayah di Kepri yaitu Natuna, Harga minyakita bahkan tembus hingga Rp21.000 per liter.

Plt Kepala Dinas Perdagangan Kepri, Aries Fhariandi, belum memberikan penjelasan saat dikonfirmasi. Melalui pesan singkat, ia hanya menyampaikan akan terlebih dahulu meminta informasi dari jajarannya.

"Nanti saya cek ke anggota dulu," tulisnya.

Sementara itu, para pedagang mengaku persoalan utama bukan sekadar pengawasan, melainkan pasokan yang terbatas dan tidak merata.

Salah seorang pengecer, Sabil, mengatakan sudah lebih dari dua bulan kesulitan memperoleh pasokan Minyakita. "Sudah lama bang langka. Kalau dapat pun hanya dua dus itupun langsung habis. Biasa dijual Rp17.000 per liter," ujarnya.

Pedagang lainnya, Aan, mengaku terpaksa menjual Minyakita di atas HET karena harga yang diterimanya dari pemasok sudah tinggi. "Harga tinggi yang dari Batam, barang dari grosir kami dapatkan, bukan dari PT Resmi," sebutnya.

Berdasarkan data Disdagin Kota Tanjungpinang, stok Minyakita di wilayah tersebut saat ini tercatat mencapai 199.896 liter. Besarnya stok tersebut berbanding terbalik dengan kondisi di lapangan, di mana pasokan disebut masih langka dan harga jual tetap berada jauh di atas HET. (Ksh/wna)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jelang Pagelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, ITDC Perkuat Dampak Pariwisata ke The Mandalika

Jelang Pagelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, ITDC Perkuat Dampak Pariwisata ke The Mandalika

Jelang pagelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) memperkuat ekosistem pariwisata.
Soal Tewasnya Bambang di Pejompongan, Polisi Sebut Belum Menemukan Indikasi Pelaku dari Kelompok Tertentu

Soal Tewasnya Bambang di Pejompongan, Polisi Sebut Belum Menemukan Indikasi Pelaku dari Kelompok Tertentu

Terkait tewasnya Bambang, Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin menjelaskan polisi belum menemukan indikasi pelaku berasal dari kelompok tertentu.
Marc Marquez Akui Bikin Kesalahan Fatal yang Nyaris Membuat Dirinya Gagal Meraih Kemenangan di MotoGP Aragon 2026

Marc Marquez Akui Bikin Kesalahan Fatal yang Nyaris Membuat Dirinya Gagal Meraih Kemenangan di MotoGP Aragon 2026

Marc Marquez benar-benar menunjukkan jika dirinya penguasa Sirkuit MotorLand setelah berhasil meraih kemenangan di MotoGP Aragon 2026 pada akhir pekan kemarin.
Wujudkan Kabinet Antaraxia PBNU, Gus Hans Ajak Semua Pihak Legawa Terima Hasil Muktamar ke-35 NU

Wujudkan Kabinet Antaraxia PBNU, Gus Hans Ajak Semua Pihak Legawa Terima Hasil Muktamar ke-35 NU

Dinamika pasca Muktamar ke-35 NU di Jombang menjadi momentum penting untuk membangun kepengurusan PBNU yang solid dan mampu menjawab berbagai tantangan umat.
Seorang Anak di Medan Alami Perundungan di Sekolah hingga Diduga Diusir Wakil Kepala Sekolah, Ibu Korban Lapor ke KPAI

Seorang Anak di Medan Alami Perundungan di Sekolah hingga Diduga Diusir Wakil Kepala Sekolah, Ibu Korban Lapor ke KPAI

Seorang anak berinisial MAP jadi korban perundungan di sekolahnya Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Miftahul Jannah Kota Medan, Sumatra Utara. Tak hanya mengalam
‎Baru Perpanjang Kontrak, Van Basty Sousa Resmi Dipinjamkan Persija ke Borneo FC Jelang Super League 2026/2027

‎Baru Perpanjang Kontrak, Van Basty Sousa Resmi Dipinjamkan Persija ke Borneo FC Jelang Super League 2026/2027

Nama Sousa Van Basty tidak terlihat dalam sejumlah agenda pramusim yang dijalani skuad Persija asuhan Shin Tae-yong.

Trending

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Buka Peluang Main di Eropa dan Siap Digeser Jadi Outside, hingga Omongan Legenda Hyundai Hillstate soal Megatron

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Buka Peluang Main di Eropa dan Siap Digeser Jadi Outside, hingga Omongan Legenda Hyundai Hillstate soal Megatron

Redaksi tvOnenews.com mencatat tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar perkembangan terbaru atlet berjuluk Megatron ini. Berikut rangkumannya.
Segini Gaji Jordan Wilson di Hyundai Hillstate, Lebih Besar dari Megawati Hangestri?

Segini Gaji Jordan Wilson di Hyundai Hillstate, Lebih Besar dari Megawati Hangestri?

Benarkah gaji Jordan Wilson jauh melampaui Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate meskipun ini merupakan kompetisi profesional pertama sepanjang kariernya?
Adaptasi di Hyundai Hillstate, Jordan Wilson Ungkap Alasan Cepat Dekat dengan Megawati Hangestri

Adaptasi di Hyundai Hillstate, Jordan Wilson Ungkap Alasan Cepat Dekat dengan Megawati Hangestri

Jordan Wilson mengungkap proses adaptasinya bersama Hyundai Hillstate di Korea Selatan. Pevoli asal Amerika Serikat itu menyebut Megawati Hangestri sebagai.
Belum Debut Bersama Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Sudah Punya Rencana Main Abroad ke Eropa

Belum Debut Bersama Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Sudah Punya Rencana Main Abroad ke Eropa

Megawati Hangestri memang belum menjalani debut resmi bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027. Namun, pevoli berjuluk Megatron itu sudah memiliki rencana untuk mencoba peruntungan di kompetisi Eropa.
Kesaksian dr. Sumy Hastry soal Detik-detik Mencekam Eksekusi Mati Freddy Budiman: 9 Penembak Disiapkan

Kesaksian dr. Sumy Hastry soal Detik-detik Mencekam Eksekusi Mati Freddy Budiman: 9 Penembak Disiapkan

Dokter forensik Polri Brigjen Pol dr. Sumy Hastry Purwanti mengungkap detik-detik eksekusi mati Freddy Budiman di Nusakambangan pada 2016, termasuk persiapan.
Ini Dua Sketsa Wajah Pelaku Pengeroyokan Berujung Tewas Terhadap Bambang di Pejompongan, Pelaku Masih Diburu

Ini Dua Sketsa Wajah Pelaku Pengeroyokan Berujung Tewas Terhadap Bambang di Pejompongan, Pelaku Masih Diburu

Polda Metro Jaya merilis dua sketsa wajah pelaku pengeroyokan terhadap pria bernama Bambang Setiyawan (59) warga Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat yang terjadi pascakerusuhan demo.
Siapa dr. Muhammad Iqbal? Dokter Obgyn yang Viral Diduga Lecehkan Selebgram Lewat DM

Siapa dr. Muhammad Iqbal? Dokter Obgyn yang Viral Diduga Lecehkan Selebgram Lewat DM

Siapa dokter Muhammad Iqbal yang viral setelah diduga mengirim DM tak pantas kepada Leona Kanza? Simak profil, tempat praktik, dan kronologi kasusnya di sini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT