Dampak Cuaca Ekstrem di Medan, 170 Rumah di Delapan Kecamatan di Medan Rusak
- tim tvOne/Ahmidal Yauzar
Medan, tvOnenews.com - Cuaca ekstrem yang melanda Kota Medan pada Selasa (18/8) malam kemarin, mengakibatkan 170 rumah mengalami kerusakan di delapan kecamatan. Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan hingga Kamis (20/8/2026) siang, kerusakan tersebut tersebar di 14 kelurahan dan berdampak terhadap 197 kepala keluarga (KK) atau 630 jiwa.
Kepala BPBD Kota Medan, Yunita, memerinci dari 170 rumah yang rusak, sebanyak 145 rumah mengalami rusak ringan, 19 rumah rusak sedang, dan enam rumah mengalami rusak berat.
“Selain rumah, dua fasilitas umum tempat ibadah, yakni masjid dan gereja, juga mengalami kerusakan ringan,” katanya, Kamis (20/8/2026).
Yunita menjelaskan delapan kecamatan yang terdampak, yakni Medan Sunggal, Medan Denai, Medan Amplas, Medan Barat, Medan Johor, Medan Perjuangan, Medan Timur, dan Medan Helvetia.
Kerusakan terbanyak tercatat di Kecamatan Medan Johor, khususnya Kelurahan Suka Maju, dengan 56 rumah rusak ringan, lima rumah rusak sedang, dan dua rumah rusak berat.
Sementara di Kelurahan Harjo Sari II, Kecamatan Medan Amplas, tercatat mengalami kerusakan pada 39 rumah dengan kategori ringan, sembilan rumah kategori sedang, dan dua rumah kategori berat.
Di Kecamatan Medan Perjuangan, kerusakan tersebar di Kelurahan Tegal Rejo, Sei Kera Hulu, Sei Kera Hilir II, Sei Kera Hilir I, dan Sidorejo Timur. Total terdapat 23 rumah rusak ringan dan satu rumah rusak sedang di wilayah tersebut.
“Sementara itu Kecamatan Medan Sunggal mencatat kerusakan pada 14 rumah. Kerusakan tersebut terdiri atas 12 rumah rusak ringan, satu rumah rusak sedang, dan satu rumah rusak berat. Di kecamatan ini, satu fasilitas umum juga dilaporkan mengalami kerusakan ringan,” jelas Yunita.
Yunita juga mengungkapkan jika kerusakan lainnya tercatat di Kecamatan Medan Helvetia sebanyak sembilan rumah, Medan Timur empat rumah, Medan Denai satu rumah, dan Medan Barat satu rumah.
“Secara keseluruhan, data tersebut mencatat 170 rumah rusak akibat cuaca ekstrem, dengan tingkat kerusakan paling banyak berada pada kategori ringan,” pungkasnya. (Ayr/wna)
Load more