Adinda Dhea, Seorang Remaja di Palembang Tewas Dibegal, Polisi Buru Para Pelaku
- tim tvOne/Pebri
Palembang, tvOnenews.com - Wanita muda bernama Adinda Dhea Fiji Lestari (21), tewas diduga usai menjadi korban begal sadis di Jalan Jend Satibi Darwis, Kelurahan Keramasan, Kecamatan Kertapati, Palembang, Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 01.30 WIB dini hari.
Ditemukannya jenazah korban berawal saat Rizki (19) dan neneknya, Darwila (69) yang bekerja di pembakaran kayu yang tidak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) mendengar suara perempuan dan suara sepeda motor terjatuh.
Rizki bersama saksi lain bernama Fadil kemudian keluar dari tempat pembakaran kayu dan langsung menuju ke sumber suara tersebut. "Kami bertiga ini sedang bekerja, Pak. Lalu saya mendengar suara perempuan dan motor jatuh," katanya.
Saat keluar dari tempat pembakaran kayu, Padil melihat korban dalam keadaan tersungkur di aspal jalan sambil mengeluarkan darah dari arah mulut. "Panik, Pak. Saya langsung memberitahu nenek saya, yakni Darwila," ungkapnya.
Mengetahui hal tersebut, Darwila langsung menuju ke TKP dan setelah dilihat ternyata benar bahwa ada 1 orang perempuan dalam keadaan tertungkup di aspal jalan sambil mengeluarkan darah.
"Mendapati kejadian ini, saya langsung memberitahu penjaga malam, Pak, yakni Rizki," kata Darwila.
Tak lama berselang, petugas Polsek Kertapati Palembang, Piket Fungsi, Reskrim, SPKT, dan Inafis Polrestabes Palembang langsung mendatangi TKP untuk melakukan olah TKP dan mengambil keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian, serta mengevakuasi korban ke RS Bhayangkara Palembang.
Polisi masih dalami kasus ini, ditambah lagi sepeda motor korban tidak ditemukan di lokasi kejadian.
Kapolsek Kertapati Palembang AKP Hermansyah mengatakan sudah menerjunkan tim untuk menyelidiki kasus ini.
"Benar adanya peristiwa tersebut, hingga kini masih dalam penyelidikan anggota Reskrim kami, dan di-back up oleh anggota Satreskrim Polrestabes Palembang," kata Hermansyah, Rabu (19/8/2026) pagi.
Dirinya mengatakan, setelah diambil keterangan dari saksi-saksi yang ada di lokasi, diduga korban merupakan korban Curas. "Hal ini juga kami dapat dari keterangan keluarga korban, karena saat itu korban melintas di TKP menggunakan sepeda motor, dan motornya hilang," tegasnya.
Lanjut Hermansyah, hingga saat ini anggota masih di lapangan untuk mengumpulkan bukti-bukti dan data. "Anggota masih di lapangan, terkait update peristiwa ini nanti saya beritahukan perkembangannya," tutupnya. (peb/wna)
Load more