News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Karhutla Sumsel Capai 1.926 Hektare, Kasus Meningkat Signifikan pada Agustus

Sepanjang 1 Januari hingga 20 Agustus 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan mencatat luas lahan gambut dan mineral yang terbakar di
Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:37 WIB
Petugas berjibaku padamkan api yang hampir membakar gardu PLN.
Sumber :
  • tim tvOne/Pebri

Palembang, tvOnenews.com - Sepanjang 1 Januari hingga 20 Agustus 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan mencatat luas lahan gambut dan mineral yang terbakar di wilayah Sumsel mencapai 1.926,2 hektare. 

Kepala BPBD Sumsel M Iqbal Alisyahbana mengatakan, kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumsel hingga saat ini masih relatif kondusif. Namun, terjadi peningkatan signifikan kasus karhutla selama Agustus 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Karhutla di Sumsel sampai sekarang cukup kondusif, meskipun ada kenaikan yang sangat signifikan di Agustus ini,” ujar Iqbal, Sabtu (22/8/2026).

Menurutnya, jika dibandingkan dengan lima provinsi lain yang menjadi prioritas nasional dalam penanganan karhutla, luas lahan terbakar di Sumsel masih tergolong rendah.

Berdasarkan hasil patroli udara dan pemantauan tim di lapangan hingga 21 Agustus, BPBD Sumsel mencatat terdapat 449 titik panas (hotspot) yang tersebar di sejumlah wilayah.

Hotspot terbanyak tercatat di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) sebanyak 133 titik, disusul Musi Banyuasin dan Muara Enim masing-masing 68 titik, Banyuasin 33 titik, serta Ogan Ilir sebanyak 30 titik.

Sementara itu, berdasarkan hasil patroli dan kegiatan pemadaman hingga 20 Agustus, luas lahan terbakar bertambah 174,42 hektare. Dari luasan tersebut, Satgas Darat menangani sekitar 6,73 hektare, sedangkan operasi water bombing melakukan penjatuhan air pada sekitar 17 hektare lahan.

Iqbal memastikan kesiapan satgas udara dalam mendukung penanganan karhutla terus dimaksimalkan. Subsatgas Udara Lanud Sri Mulyono Herlambang (SMH) Palembang saat ini diperkuat satu unit pesawat Cessna untuk patroli, satu unit helikopter patroli Airbus AS 365 N2 dengan registrasi PK-RTY, serta empat unit helikopter water bombing.

Di sisi lain, kondisi cuaca menjadi salah satu faktor yang perlu diwaspadai. Iqbal menyebut sejumlah wilayah di Sumsel telah mengalami hari tanpa hujan selama 30 hingga 40 hari.

“Menurut BMKG, El Nino di Sumsel bisa berlangsung sampai akhir tahun. Potensi hujan diperkirakan akan ada di Oktober,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karena itu, BPBD Sumsel mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Masyarakat diminta tidak membuka lahan atau perkebunan dengan cara membakar. Selain itu, warga juga diingatkan untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di area yang memiliki vegetasi kering dan mudah terbakar.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tangis Perpisahan Lionel Messi, La Pulga Akhiri 20 Tahun Perjalanan Bersama Timnas Argentina

Tangis Perpisahan Lionel Messi, La Pulga Akhiri 20 Tahun Perjalanan Bersama Timnas Argentina

Bintang Inter Miami, Lionel Messi resmi mengakhiri perjalanan panjangnya bersama timnas Argentina setelah lebih dari 20 tahun mengenakan jersey La Albiceleste.
Royalti Musik Digital Capai Rp103 Triliun, Indonesia Dorong Sistem Global agar Uang Pencipta Tak Hilang di Tengah Jalan

Royalti Musik Digital Capai Rp103 Triliun, Indonesia Dorong Sistem Global agar Uang Pencipta Tak Hilang di Tengah Jalan

Royalti dari pemanfaatan karya secara digital mencapai sekitar Rp103 triliun pada 2024. Indonesia mendorong sistem royalti global yang lebih transparan
Terima Dumas Dugaan Politik Uang Kegiatan Muktamar NU, Ini Respons KPK

Terima Dumas Dugaan Politik Uang Kegiatan Muktamar NU, Ini Respons KPK

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sekadau mendatangi Gedung KPK untuk melaporkan dugaan praktik politik uang dalam proses pengondisian dukungan terhadap Rais Aam pada arena Muktamar NU beberapa waktu lalu.
Pernah Jadi Lawan, Megawati Hangestri Beri Pujian Setinggi Langit untuk Kim Da-in: Setter Terbaik di Korea

Pernah Jadi Lawan, Megawati Hangestri Beri Pujian Setinggi Langit untuk Kim Da-in: Setter Terbaik di Korea

Megawati Hangestri menyambut antusias duet barunya bersama Kim Da-in di Hyundai Hillstate. Tak tanggung-tanggung, Megawati menyebut setter timnas Korea Selatan.
Luhut Yakinkan Investor: Jangan Ragu Masuk, Indonesia Tidak akan Kolaps

Luhut Yakinkan Investor: Jangan Ragu Masuk, Indonesia Tidak akan Kolaps

Luhut Binsar Pandjaitan meyakinkan investor bahwa Indonesia tidak akan kolaps. Pemerintah kini mendorong investasi yang membawa inovasi, teknologi, dan
Gara-gara Main HP di Kelas, Tiga Mahasiswa Untad Diduga Disiksa Senior: Nyaris Ditelanjangi hingga Disulut Rokok

Gara-gara Main HP di Kelas, Tiga Mahasiswa Untad Diduga Disiksa Senior: Nyaris Ditelanjangi hingga Disulut Rokok

Tiga mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Tadulako (Untad) Palu, Sulawesi Tengah, dilaporkan jadi korban aksi main hakim sendiri yang diduga dilakukan barisan mahasiswa senior.

Trending

Gara-gara Main HP di Kelas, Tiga Mahasiswa Untad Diduga Disiksa Senior: Nyaris Ditelanjangi hingga Disulut Rokok

Gara-gara Main HP di Kelas, Tiga Mahasiswa Untad Diduga Disiksa Senior: Nyaris Ditelanjangi hingga Disulut Rokok

Tiga mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Tadulako (Untad) Palu, Sulawesi Tengah, dilaporkan jadi korban aksi main hakim sendiri yang diduga dilakukan barisan mahasiswa senior.
Luhut Yakinkan Investor: Jangan Ragu Masuk, Indonesia Tidak akan Kolaps

Luhut Yakinkan Investor: Jangan Ragu Masuk, Indonesia Tidak akan Kolaps

Luhut Binsar Pandjaitan meyakinkan investor bahwa Indonesia tidak akan kolaps. Pemerintah kini mendorong investasi yang membawa inovasi, teknologi, dan
Royalti Musik Digital Capai Rp103 Triliun, Indonesia Dorong Sistem Global agar Uang Pencipta Tak Hilang di Tengah Jalan

Royalti Musik Digital Capai Rp103 Triliun, Indonesia Dorong Sistem Global agar Uang Pencipta Tak Hilang di Tengah Jalan

Royalti dari pemanfaatan karya secara digital mencapai sekitar Rp103 triliun pada 2024. Indonesia mendorong sistem royalti global yang lebih transparan
Pernah Jadi Lawan, Megawati Hangestri Beri Pujian Setinggi Langit untuk Kim Da-in: Setter Terbaik di Korea

Pernah Jadi Lawan, Megawati Hangestri Beri Pujian Setinggi Langit untuk Kim Da-in: Setter Terbaik di Korea

Megawati Hangestri menyambut antusias duet barunya bersama Kim Da-in di Hyundai Hillstate. Tak tanggung-tanggung, Megawati menyebut setter timnas Korea Selatan.
Tangis Perpisahan Lionel Messi, La Pulga Akhiri 20 Tahun Perjalanan Bersama Timnas Argentina

Tangis Perpisahan Lionel Messi, La Pulga Akhiri 20 Tahun Perjalanan Bersama Timnas Argentina

Bintang Inter Miami, Lionel Messi resmi mengakhiri perjalanan panjangnya bersama timnas Argentina setelah lebih dari 20 tahun mengenakan jersey La Albiceleste.
Celine Evangelista Serius Ingin Tinggal di Madinah, Intip Vila Rp7,5 Miliar Dekat Masjid Nabawi

Celine Evangelista Serius Ingin Tinggal di Madinah, Intip Vila Rp7,5 Miliar Dekat Masjid Nabawi

Celine Evangelista mengungkapkan rencana serius untuk menetap di Madinah, Arab Saudi. Tak sekadar wacana, ia bahkan telah melakukan survei vila mewah dekat.
Terima Dumas Dugaan Politik Uang Kegiatan Muktamar NU, Ini Respons KPK

Terima Dumas Dugaan Politik Uang Kegiatan Muktamar NU, Ini Respons KPK

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sekadau mendatangi Gedung KPK untuk melaporkan dugaan praktik politik uang dalam proses pengondisian dukungan terhadap Rais Aam pada arena Muktamar NU beberapa waktu lalu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT