News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Unik dan Diburu Wisatawan, Ini 5 Kuliner Khas Kota Medan

Kota Medan merupakan kota yang masyarakatnya heterogen. Maka wajar sekali, di kota Medan banyak ditemui kuliner-kuliner unik yang menjadi ciri khas kota tersebut.
Kamis, 23 Juni 2022 - 15:54 WIB
Martabak Piring Khas Medan yang Selalu Diburu Wisatawan
Sumber :
  • Tim tvOne/Aqmarul Akhyar

Kota Medan merupakan kota yang masyarakatnya heterogen. Maka wajar sekali, di kota Medan banyak ditemui kuliner-kuliner unik yang menjadi ciri khas kota tersebut.

Ada lima kuliner unik khas Medan yang selalu diburu wisatawan lokal hingga manca negara. Hal itu tidak lain dikarenakan citarasa dan bentuknya yang unik tidak dapat ditemukan di luar kota Medan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berikut 5 (lima) kuliner unik khas Medan yang kerap diburu wisatawan saat mengunjungi kota tersebut.

1. Martabak Piring

Martabak Piring merupakan kuliner khas kota Medan yang legendaris. Sebab, kuliner ini sudah ada sejak tahun 1975. Selain kuliner tradisional asli kota Medan, bentuk Martabak Piring ini juga unik. Hal itu dikarenakan, olahan Martabak Piring dimasak dengan menggunakan piring kaleng, lalu diletak di atas tungku yang berisi bara api atau arang yang dibakar.

Satu di antara pedagang Martbak Priring di Jalan Bogor, Putra, menjelaskan martabak tersebut terbuat dari olahan tepung segitiga biru, air, telur, pengembang, cokelat seres dan pernak-pernik lainnya. Ia juga mengungkapkan, Martabak Piring yang kerap disebut juga Martabak Mini terdiri dari 2 varian, yakni Martabak Piring tebal dan tipis.

“Jadi, kalau Martabak Piring varian tipis itu bentuknya seperti kipas dan harganya per pieces Rp.3000, sementara yang tebal per piecesnya Rp.6000. Nah, Martabak Piring itu memang unik dan merupakan kuliner khas Medan yang selalu diburu wisatawan,” pungkasnya.

Ia juga katakan, untuk Martabak Piring legendaris di kota Medan hanya terdapat di Jalan Bogor, Simpang Jalan Selat Panjang pada malam hari.

2. Teri Bajak

Kuliner unik khas kota Medan selanjutnya, yakni Teri Bajak. Kuliner berbahan dasar Teri Nasi, kacang tanah dan sambal merah ini, sangat digemari warga Medan dan wisatawan. Hal itu diungkapkan pemilik Teri Bajak, Vanessa, kepada tvOnenews.com, Kamis, (23/06/2022).

“Teri ini digemari wisatawan dan warga medan, karena cita rasanya yang gurih. Bahkan, cemilan Teri Bajak ini hanya dapat ditemukan di Kota Medan saja. Makanya, Teri Bajak sering menjadi oleh-oleh khas Medan bagi wisatawan lokal maupun manca negara, seperti Malaysia dan Singapura,” ujarnya.

Ia katakan, Teri Bajak hanya bisa dibeli di outletnya, yang terletak di Jalan Bajak V, Gang Sejahterah, Nomor 50.B, Kota Medan. Kemudian, untuk jam roperasionalnya, Teri Bajak buka dari pukul 09.00 WIB sampai pukul 17.30 WIB.

“Sementara, untuk harganya bervarian, mulai dari harga Rp 45 ribuan hingga Rp 170 ribuan. Kebanyakan, orang – orang membeli yang harga Rp 170 ribuan, karena bungkusnya lebih besar,” pungkasnya.

3. Orong-orong

Nah, kuliner berikutnya berupa cemilan ringan yang biasa diajadikan makanan pendamping pada menu utama oleh masyarakat kota Medan. Cemilan yang mudah didapat di setiap sudut kota Medan ini, biasanya disantap dengan Sate Padang, Bakso, Nasi Goreng dan Mi Rebus.

Akan tetapi, ada juga sebagian orang yang menyantapnya begitu saja tanpa dicampur dengan makanan lainnya. Bahkan, cemilan ini biasanya sebagai cemilan pendampin di saat menonton film.

Seorang ibu rumah tangga warga Medan, Fauziah (37), mengatakan, orong-orong merupakan cemilan yang terbuat dari udang kecepe, tepung yang dicampur dengan bahan lainnya, sehingga menciptakan rasa gurih.

“Orong-orong itu, cemilan khas Medan. Maka sangat wajib bila berkunjung ke Medan harus merasakan orong-orong. Karena, hanya di Medan orong-orang yang cita rasa yang khas dan gurih. Kalau ada, orong-orong yang dijual di luar kota Medan, itu rasanya kurang pas seperti orong-orong di Medan,” pungkasnya.

4. Bika Ambon

Kuliner khas Medan lain yang patut dicoba dan tidak boleh dilewatkan bila datang ke Kota Medan, yakni Bika Ambon. Sebab, kuliner ini sangat popular di Kota Medan dan kerap sekali menjadi oleh-oleh bagi wisatawan

Beradasarkan keterangan satu di antara warga Medan, Rika (42), katakan, Jalan Mojopahit, Kota Medan menjadi pusat pedagang Bika Ambon dari segala brand. Ia mengungkapkan, setiap hari besar dan weekend, kawasan jalan tersebut selalu ramai dengan wisatawan lokal dan manca negara untuk memburu penganan tersebut.  

“Kalau Bika Ambon itu rasanya bervarian, dari original, durian, pandan, pandan keju, keju, dan Bika Ambon ubi. Namun, kebanyakan orang suka rasa original dan pandan,” katanya.

5.  Bolu Meranti

Selanjutnya Bolu Meranti, kuliner yang tak kalah populernya dengan Bika Ambon. Bahkan, Bolu Meranti menjadi menu wajib sebagai oleh-oleh bagi wisatawan. Hal ini terlihat dari animo sebagaian wisatawan yang berkunjung ke kota Medan dan selalu membawa Bolu Meranti sebagai buah tangan.

Selain itu, kualitas cita rasa dari Bolu Meranti, tidak diragukan lagi. Hal itu dikatakan salah seorang wisatawan asal Aceh, Ariandi, kepada tvonenews.com. Ia mengungkapkan, tekstur dari bolu tersebut begitu lembut dan fresh.

“Bahkan setelah dimasukkan ke lemari pendingin beberapa hari masih terasa moist-nya. Selain itu, Bolu Meranti sangat terasa creamy-nya, karena bahannya dari kualitas tinggi,” ujarnya.  

Untuk diketahui, bagi para wisatawan yang belum mengetahui untuk mendapatkan bolu tersebut. Anda bisa berkunjung ke gerainya di Jalan Kruing No 2 K, kota Medan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Transmigrasi Tak Lagi Sekadar Pindah Penduduk, Pemerintah Bidik Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Transmigrasi Tak Lagi Sekadar Pindah Penduduk, Pemerintah Bidik Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Wamen Transmigrasi Viva Yoga Mauladi menyebut kawasan transmigrasi didorong menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, lumbung pangan, dan industrialisasi daerah.
Mengenang Tragedi Berdarah G30S PKI, Begini Sejarah dan Kronologinya

Mengenang Tragedi Berdarah G30S PKI, Begini Sejarah dan Kronologinya

G30S PKI 1965 menjadi salah satu tragedi kelam sejarah Indonesia. Simak kronologi, daftar korban, tokoh yang terlibat, hingga dampaknya.
Luis de la Fuente Puji Lamine Yamal Selangit usai Kemenangan Telak Spanyol atas Kroasia

Luis de la Fuente Puji Lamine Yamal Selangit usai Kemenangan Telak Spanyol atas Kroasia

Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, beri pujian selangit kepada Lamine Yamal. Sang penyerang Barcelona menjadi kunci kemenangan atas Kroasia.
Mabes TNI soal Anggota Aktif Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi Tata Kelola MBG: Kami Hormati Proses Hukum yang Berlaku

Mabes TNI soal Anggota Aktif Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi Tata Kelola MBG: Kami Hormati Proses Hukum yang Berlaku

Mabes TNI angkat bicara soal Kolonel Cpl berinisial BU yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG pada BGN.
Fasilitas “Apartemen” Lapas Cibinong Segera Dibongkar, DPR Minta Barang Bukti Lebih Dulu Diamankan

Fasilitas “Apartemen” Lapas Cibinong Segera Dibongkar, DPR Minta Barang Bukti Lebih Dulu Diamankan

DPR dan Kemenimipas sepakat membongkar fasilitas “apartemen” di Lapas Cibinong. Barang bukti diminta didokumentasikan dan diamankan sebelum dibongkar.
3.000 Pelari Ikuti Kegiatan ERF 2026 di Cianjur

3.000 Pelari Ikuti Kegiatan ERF 2026 di Cianjur

Edelweiss Hospital Cianjur menyelenggarakan Edelweiss Running Festival (ERF) 2026 pada di Alun-Alun Cianjur untuk kedua kalinya.

Trending

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Thom Haye mendapatkan kartu merah langsung di menit 37 yang membuat Timnas Indonesia hanya mencatat hasil imbang di laga Vs Malaysia. 
KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

Kasus CSR BI-OJK terkait dugaan korupsi dalam penyaluran dana tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (CSR) Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
6 Zodiak Paling Hoki Soal Karier Besok 1 Oktober 2026

6 Zodiak Paling Hoki Soal Karier Besok 1 Oktober 2026

Berikut ini enam zodiak yang diprediksi bakal paling beruntung soal karier pekerjaan besok, 1 Oktober 2026, cek adakah zodiak milikmu.
Penerus Megawati Hangestri Dimentori Langsung Kim Yeon-koung, Alami Perkembangan Pesat

Penerus Megawati Hangestri Dimentori Langsung Kim Yeon-koung, Alami Perkembangan Pesat

Siapa sangka Jamianpurev Ehnsoyol atau Inkushi yang merupakan penerus Megawati Hangestri sebagai pemain kuota Asia di Red Sparks mendapatkan arahan langsung dari legenda voli Korea Selatan yakni Kim Yeon-koung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT