News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pecahkan 4 Rekor Muri, Begini Kemeriahan Gebyar & Expo Pendidikan Medan Hingga Dihadiri 2022 Pelajar

Gebyar & Expo Pendidikan Kota Medan 2022 pecahkan empat (4) rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Acara tersebeut dimeriahkan dan dihadiri 2022 pelajar
Kamis, 14 Juli 2022 - 15:31 WIB
Wali Kota Medan, Bobby Nasution Saat Menerima Rekor MURI di Acara Gebyar & Expo Pendidikan Kota Medan 2022
Sumber :
  • tim tvone/Ahmidal Yauzar

Medan, Sumatera Utara – Acara Gebyar & Expo Pendidikan Kota Medan 2022 pecahkan empat (4) rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Bahkan acara tersebeut dimeriahkan dan dihadiri 2022 pelajar se-kota Medan, di Taman Cadika, Medan Johor, Kamis (14/7/2022).

Adapun pemecahan rekor MURI yang didapatkan, yakni Tarian Multi Etnis, Marching Band dan Permainan Musik Angklung, Baju Multi Etnis, yang melibatkan sebanyak 2022 pelajar Kota Medan mulai dari tingkat PAUD, TK, SD hingga SMP.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari pantauan di lokasi, ribuan dari elemen masyarakat, guru beserta muridnya sangat antusias memadati area Taman Cadika Johor untuk mengikuti acara Gebyar & Expo Pendidikan Kota Medan 2022.

Bahkan, ribuan massa yang memadati area Taman Cadika Johor dalam acara ini juga terdapat berbagai stand intansi Pendidikan dan beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) kota Medan.

Usai menerima penghargaan rekor MURI, Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution mengatakan, dengan kurikulum Merdeka Belajar berbasis pancasila, bahwa orang tua dan murid harus mengetahui kalau belajar itu tidak harus di dalam kelas untuk mendapatkan ilmu yang real

"Baik orang tua, murid. Belajar itu tidak harus di dalam kelas, dalam arti kata diluar kelas juga anak- anak kita bisa mendapatkan ilmu pengetahuan yang real. Bagaimana hari ini kurikulum Merdeka Belajar berbasis pancasila itu sangat bisa dilihat aplikasinya dari masyarakat kita sendiri, yaitu kota medan dan ini harus kita sadarkan. Bagaimana mereka berinteraksi dan bersosialisasi di kota Medan bersama teman-temannya, ini bisa jadi pembelajaran dan bekal mereka untuk mendapatkan ilmu pengetahuan," pungkas orang nomor satu di Medan kepada awak media.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bobby juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para pelajar, atas pencapaian yang didapatkan.

"Tentunya karena yang saya lihat tadi di sini bersama sama semangat karena beramai ramai karena kebersamaan. Oleh karena itu, saya ingin ucapkan tentunya terima kasih buat semangatnya, buat anak-anak kita, inilah semangat anak indonesia dan semangat anak medan yang harus terus dipertahankan dan dikembangkan melalui kebersamaan,"sebutnya

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Respons Misbakhun Soal Namanya Disebut Jadi Calon Ketua OJK: Tidak Ingin Berandai-andai

Respons Misbakhun Soal Namanya Disebut Jadi Calon Ketua OJK: Tidak Ingin Berandai-andai

Ia menegaskan hingga kini masih fokus menjalankan tugas yang diberikan partai sebagai Ketua Komisi XI DPR RI.
Media Belanda Puji Keputusan Mauro Zijlstra yang Pindah ke Persija Jakarta: Sebuah Langkah Signifikan

Media Belanda Puji Keputusan Mauro Zijlstra yang Pindah ke Persija Jakarta: Sebuah Langkah Signifikan

Keputusan striker naturalisasi Timnas Indonesia Mauro Zijlstra berlabuh di Super League bersama Persija Jakarta mendapat apresiasi dari media asal Belanda.
Betapa Bersemangatnya Charles Leclerc Sambut F1 2026 Bersama Ferrari, Usai Jalani Uji Coba di Barcelona Ia Mengaku...

Betapa Bersemangatnya Charles Leclerc Sambut F1 2026 Bersama Ferrari, Usai Jalani Uji Coba di Barcelona Ia Mengaku...

Pembalap asal Monako yakni Charles Leclerc menunjukkan optimisme tinggi setelah dirinya menjajal mobil baru Ferrari SF-26 dalam uji coba F1 2026 di Barcelona.
Resmi! FIFA Jatuhkan Sanksi Sangat Berat Kepada Sumardji, Dihukum 20 Laga karena Serang Wasit saat Timnas Indonesia Vs Irak

Resmi! FIFA Jatuhkan Sanksi Sangat Berat Kepada Sumardji, Dihukum 20 Laga karena Serang Wasit saat Timnas Indonesia Vs Irak

FIFA menjatuhkan hukuman berat kepada manajer Timnas Indonesia, Sumardji, berupa larangan 20 laga dan denda Rp324 juta setelah terbukti menyerang wasit usai laga kontra Irak.
Jutaan Dokumen hingga 18.000 Gambar terkait Kasus Jeffrey Epstein Diungkap, Wakil Jaksa Agung AS: Kami Tidak Lindungi Siapa-Siapa

Jutaan Dokumen hingga 18.000 Gambar terkait Kasus Jeffrey Epstein Diungkap, Wakil Jaksa Agung AS: Kami Tidak Lindungi Siapa-Siapa

Jutaan dokumen termasuk lebih dari 2.000 video dan 180.000 gambar terkait kasus Jeffrey Epstein diungkap. 
Fans Inter Milan yang Kehilangan 3 Jari Ternyata Bukan Pelempar Petasan ke Emil Audero, Pelaku yang Sebenarnya Sudah Ditangkap

Fans Inter Milan yang Kehilangan 3 Jari Ternyata Bukan Pelempar Petasan ke Emil Audero, Pelaku yang Sebenarnya Sudah Ditangkap

Fans Inter Milan yang melakukan pelemparan petasan kepada Emil Audero nyatanya masih remaja dan ditangkap polisi. Namun, dia bukan tersangka yang kehilangan tiga jari.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT