GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nasib Nenek Kuya, Lansia Sebatang Kara yang Hidup di Rumah Tak Layak Huni dan Tak Tersentuh Bantuan

Sungguh memilukan jalan hidup yang harus dialami oleh Nenek Kuya (79), seorang lansia warga Desa Lubuk Nambulan, Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. Ia harus menghabiskan masa senjanya dengan tinggal di sebuah rumah tak layak huni berukuran 2 M x 1,5 M. Mirisnya, rumah yang ia tempati tersebut semuanya terbuat dari seng bekas, sehingga saat siang hari, ia tidak bisa berada di dalam rumah karena hawa panas terpaan sinar matahari melalui material rumah yang digunakan.
Senin, 25 Juli 2022 - 15:26 WIB
Nenek Kuya saat berada di dalam rumah kecil miliknya
Sumber :
  • Tim TvOne/Ahmad Yudiansyah

Lahat, Sumatera Selatan - Sungguh memilukan jalan hidup yang harus dialami oleh Nenek Kuya (79), seorang lansia warga Desa Lubuk Nambulan, Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. Ia harus menghabiskan masa senjanya dengan tinggal di sebuah rumah tak layak huni berukuran 2 M x 1,5 M. Mirisnya, rumah yang ia tempati tersebut semuanya terbuat dari seng bekas, sehingga saat siang hari, ia tidak bisa berada di dalam rumah karena hawa panas terpaan sinar matahari melalui material rumah yang digunakan. Bahkan, rumah yang dibuat hasil gotong royong warga Desa Lubuk Nambulan tersebut, mempunyai tinggi tak sampai 2 meter. Sehingga atap maupun dinding dari seng membuat suhu udara pada siang hari begitu menyengat.

Menurut tetangga sekitar, Nenek Kuya sudah puluhan tahun tinggal di rumah sempit yang tak layak huni tersebut. Untuk bisa makan sehari-hari, Nenek Kuya hanya menerima pemberian dari orang lain dan tetangga, karena fisiknya sudah tidak memungkinkan untuk ia mencari nafkah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Nenek Kuya ini sudah lama tinggal di sini. Ia hidup sebatang kara, dan menyambung hidup juga sangat mengandalkan belas kasih dari warga sekitar. Rumah yang kecil ini juga hasil dari gotong royong warga di sini," kata Mulyadi, tetangga Nenek Kuya, Senin (25/7/2022).

Warga berharap, Nenek Kuya bisa mendapatkan perhatian yang serius dari pemerintah baik untuk pembangunan rumahnya maupun bantuan sosial lainnya. "Harapannya cuma satu, agar kedepannya ada perhatian serius dari pemerintah untuk membantu kehidupan Nenek Kuya," harapnya.

Sementara itu, Nenek Kuya sendiri mengaku belum pernah tersentuh bantuan sama sekali. Baik bantuan BLT Dana Desa (DD), Penerima Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Sosial Tunai (BST), maupun bantuan lansia lainnya. "Belum pernah sama sekali mendapatkan bantuan, kecuali dari warga dan tetangga sekitar," ucapnya lirih. (ayh/wna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BMKG Ungkap Cuaca Ekstrem Saat Pancaroba, Bibit Siklon Tropis 96W Muncul di Utara Papua

BMKG Ungkap Cuaca Ekstrem Saat Pancaroba, Bibit Siklon Tropis 96W Muncul di Utara Papua

BMKG mengungkap cuaca ekstrem saat pancaroba Mei 2026 dipicu dinamika atmosfer dan bibit siklon tropis 96W di utara Papua.
Kang Sung-hyung Blak-blakan Soal Kondisi Fisik Megawati Hangestri Jelang Debut di Hyundai Hillstate

Kang Sung-hyung Blak-blakan Soal Kondisi Fisik Megawati Hangestri Jelang Debut di Hyundai Hillstate

Kang Sung-hyung memastikan bahwa kondisi Megawati Hangestri masih sangat memungkinkan untuk tampil penuh di V-League musim depan. Setelah sempat diterpa isu
Arsari Tambang akan Bangun Pusat Riset Timah dan REE di Bangka, Ini Urgensinya bagi Hilirisasi Mineral Nasional

Arsari Tambang akan Bangun Pusat Riset Timah dan REE di Bangka, Ini Urgensinya bagi Hilirisasi Mineral Nasional

Dirut Arsari Tambang, Aryo P. S. Djojohadikusumo, menjelaskan pusat riset ini nantinya akan difokuskan sebagai basis pengembangan teknologi timah dan pengolahan logam tanah jarang.
Nama Petinggi Ditjen Bea dan Cukai Kemenkeu Muncul dalam Sidang Dugaan Suap Blueray Cargo, KPK Diminta Jalani Pesan Presiden Prabowo

Nama Petinggi Ditjen Bea dan Cukai Kemenkeu Muncul dalam Sidang Dugaan Suap Blueray Cargo, KPK Diminta Jalani Pesan Presiden Prabowo

Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikior) menggelar sidang perdana kasus dugaan suap pengurusan barang impor dengan terdakwa pemilik PT Blueray Cargo John Field, Manajer Operasional Blueray Cargo Dedi Kurniawan, dan Ketua Tim dokumen Importasi Blueray Cargo Andri.
Resmi! Persib Bandung Dipastikan Tanpa 3 Pilar Sekaligus Saat Melawan PSM, Termasuk Bojan Hodak

Resmi! Persib Bandung Dipastikan Tanpa 3 Pilar Sekaligus Saat Melawan PSM, Termasuk Bojan Hodak

Persib Bandung mendapat ujian berat saat bertandang ke PSM Makassar karena Bojan Hodak, Federico Barba, dan Luciano Guaycochea absen akibat akumulasi kartu.
LPSK Kawal Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Pati, Korban Mulai Ajukan Perlindungan

LPSK Kawal Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Pati, Korban Mulai Ajukan Perlindungan

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) melakukan pengawalan terhadap kasus dugaan kekerasan seksual yang terjadi di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Khamzat Chimaev gagal mempertahankan gelar sabuk di UFC 328 setelah dikalahkan Sean Strickland, hasil yang sekaligus membuktikan peringatan Khabib Nurmagomedov.
Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung juga mendapatkan julukan baru dari volimania Indonesia usai resmi mendatangkan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate berhasil mencetak rekor mentereng usai merekrut Megawati Hangestri. Bahkan pencapaian ini membuat mereka nyaris melampui prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
7 Pemain 'Grade A' yang Bisa Segera Dinaturalisasi PSSI usai Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, John Herdman Dijamin Senang

7 Pemain 'Grade A' yang Bisa Segera Dinaturalisasi PSSI usai Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, John Herdman Dijamin Senang

Timnas Indonesia masuk grup sangat berat di ajang Piala Asia 2027 bersama raksasa Asia. PSSI bisa menambah 7 pemain diaspora 'Grade A' demi menjaga asa Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT