News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hadapi Pelaksanaan ASO, Masyarakat Siap-siap Beralih dari TV Analog ke Digital Menggunakan Set Top Box

Beralihnya TV Digital ke Set Top Box terus digalakkan pemerintah, seperti sosialisasi yang dilakukan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkomnfo) dalam Bimbingan Teknis
  • Reporter :
  • Editor :
Kamis, 28 Juli 2022 - 18:43 WIB
Bimbingan Teknis (Bimtek) Kamis (28/7/2022) yang Digelar Secara Virtual
Sumber :
  • tim tvone/Sri Gustina

Medan, Sumatera Utara - Beralihnya TV digital ke Set Top Box terus digalakkan pemerintah, seperti sosialisasi yang dilakukan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dalam Bimbingan Teknis (Bimtek), secara virtual, Kamis (28/7/2022). Hal ini tak lain digalakkan untuk menghadapi pelaksanaan ASO.

Satu di antara narasumber Bimtek tersebut, yakni Aqila Niam Faza, yang dikenal sebagai penggerak komunitas TV digital Jateng dan DI Yogyakarta melalui Forum Leader Migrasi Siaran Digital-Jateng III. Di mana forum tersebut merupakan ruang untuk berdiskusi dan saling berbagi informasi terkait perkembangan migrasi siaran TV analog ke siaran TV digital, serta beranggotakan lebih dari empat ribu (4000) orang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat memberikan Bimtek tersebut, Aqila berbagi pengetahuan ke masyarakat terkait migrasi Siaran TV Digital. Ia mengatakan, bahwa saat ini ada pandangan keliru tentang TV digital. Pandangan masyarakat awam tentang TV Digital itu sistem streaming internet atau Smart TV berlangganan.

''Sebenarnya siaran TV digital itu gratis dengan antena yang sama yaitu UHF, tak perlu berlanggananan. Dan gambarnya itu kualitas HD dengan suara yang jernih,'' ucapnya sambil membandingkan perbedaan antara TV analog dengan TV digital, Kamis (28/9/2022).

Pada siaran analog sering dijumpai tayangan yang tidak jelas, atau sering disebut sebagai gambar burik atau semutan. Sedangkan, pada siaran digital nanti kualitas tayangannya akan bagus, bahkan HD, sehingga akan membuat kita nyaman dalam menontonnya. Sambungnya, siaran analog juga sering memiliki audio yang tidak jernih, dan terjadinya noise. 

“Dalam siaran analog jumlah siaran terbatas dan tidak bervariasi, sedangkan dalam siaran digital nanti jumlah siarannya akan bertambah dan bervariasi sehingga kita tidak akan bosan dengan siaran yang ditayangkan,” kata Aqila.

Aqila juga menambahkan, benefit atau keuntungan dari migrasi siaran TV digital ini,  di antaranya adanya pita frekuensi tersisa dari siaran analog yang tidak terpakai dapat digunakan untuk broadband internet 5G, dengan penghematan 112 Mhz.

TV digital juga dilengkapi Early Warning System (EWS) yang berguna ketika terjadi bencana alam karena ada popup yang muncul di layar televisi.

''Sekali lagi, masyarakat masih bisa menggunakan antena UHF lama untuk menonton siaran TV digital dan dilengkapi Set Top Box yang direkomendasikan Kominfo,'' tambahnya.

Selain itu, Aqila juga memberikan tutorial tentang pemasangan Set Top Box. Berikut tutorial yang dipaparkan:

1. Hubungkan antena UHF dari boster ke Set Top Box

2. Pada TV Alihkan Settingan TV ke HDMI untuk mengubah dari analog ke TV digital pakai remote TV

3. Selanjutnya masuk ke setting Set Top Box pakai remote STB

4. Masuk menu satelit

5. Lalu menu terestrial

6. Tekan OK lalu pencarian otomatis untuk scan siaran TV digital

7. Proses scanning siaran sedang berlangsung

8. Tekan OK atau SAVE

9. Siaran langsung TV digital bisa dinikmati

Sementara itu Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Sumatera Utara (KPID SU) Mutia Atiqah meminta agar Televisi Nasional dapat menyiarkan berita-berita lokal yang berkesinambungan dan memberi manfaat bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Yah, semoga dengan adanya televisi digital ini bisa memberi manfaat dan mengedukasi masyarakat,"Jelasnya.

Mutia juga menambahkan,untuk mendapatkan siaran yang bagus dan baik. Maka iya sarankann  belilah Set Top Box yang baik pula harganya." ucapnya. (Sgh/Aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Upaya Ruben Onsu untuk mendapatkan hak asuh anak dari mantan istrinya, Sarwendah, diprediksi menghadapi jalan yang tidak mudah. Apa alasannya?
Ekshumasi Sutrimo Belum Ungkap Penyebab Kematian, 3 Tes Laboratorium Jadi Penentu

Ekshumasi Sutrimo Belum Ungkap Penyebab Kematian, 3 Tes Laboratorium Jadi Penentu

Ekshumasi Sutrimo rampung, namun penyebab kematiannya belum terungkap. Dokter forensik masih menunggu hasil histopatologi, toksikologi dan DNA.
Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, pihak Ruben meminta dilakukan audit terhadap uang nafkah anak yang selama ini disalurkan ke Sarwendah.
Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden kebakaran melanda Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin saat berlayar dari Pelabuhan Padangbai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, pada Rabu (12/8/2026).
Purbaya Soroti Tarif LoLo Jomplang, Kemenhub Bakal Diajak Bereskan Biaya Depo Peti Kemas

Purbaya Soroti Tarif LoLo Jomplang, Kemenhub Bakal Diajak Bereskan Biaya Depo Peti Kemas

Purbaya Yudhi Sadewa akan menggandeng Kemenhub membahas disparitas tarif jasa LoLo depo peti kemas kosong yang lebih mahal di luar pelabuhan.
Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Fakta baru ditemukan dalam kasus mutilasi Depok. Fakta barunya, yakni pelaku mengidap HIV. Selama ini dia rutin kontrol dan membeli obat.

Trending

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, pihak Ruben meminta dilakukan audit terhadap uang nafkah anak yang selama ini disalurkan ke Sarwendah.
Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Fakta baru ditemukan dalam kasus mutilasi Depok. Fakta barunya, yakni pelaku mengidap HIV. Selama ini dia rutin kontrol dan membeli obat.
Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Uang yang dikembalikan Raja Juli ke KPK ternyata kurang 2.000 dolar Singapura. Padahal, pemberian amplop dari Suhardiman kepada Menhut sebesar 14.000 Dolar Singapura.
Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden kebakaran melanda Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin saat berlayar dari Pelabuhan Padangbai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, pada Rabu (12/8/2026).
Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Upaya Ruben Onsu untuk mendapatkan hak asuh anak dari mantan istrinya, Sarwendah, diprediksi menghadapi jalan yang tidak mudah. Apa alasannya?
Ekshumasi Sutrimo Belum Ungkap Penyebab Kematian, 3 Tes Laboratorium Jadi Penentu

Ekshumasi Sutrimo Belum Ungkap Penyebab Kematian, 3 Tes Laboratorium Jadi Penentu

Ekshumasi Sutrimo rampung, namun penyebab kematiannya belum terungkap. Dokter forensik masih menunggu hasil histopatologi, toksikologi dan DNA.
Purbaya Soroti Tarif LoLo Jomplang, Kemenhub Bakal Diajak Bereskan Biaya Depo Peti Kemas

Purbaya Soroti Tarif LoLo Jomplang, Kemenhub Bakal Diajak Bereskan Biaya Depo Peti Kemas

Purbaya Yudhi Sadewa akan menggandeng Kemenhub membahas disparitas tarif jasa LoLo depo peti kemas kosong yang lebih mahal di luar pelabuhan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT