News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Proyek Bronjong DAS Lawe Kinga Aceh Tenggara Tercium Aroma Korupsi

Aroma korupsi di balik pengerjaan proyek beronjong di desa Buah Pala Daerah Aliran Sungai Lawe Kinga, Desa Buah Pala, Kecamatan Lawe Sumur, Aceh Tenggara
Jumat, 12 Agustus 2022 - 20:20 WIB
Terlihat Pekerja Tengah Mengerjakan Pemasangan Bronjong di Daerah Aliran Sungai Lawe Kinga Desa Buah Pala, Kecamatan Lawe Sumur, Kabupaten Aceh Tenggara.
Sumber :
  • tim tvone/Lantra

Aceh Tenggara - Aroma korupsi di balik pengerjaan proyek beronjong di Desa Buah Pala, Daerah Aliran Sungai (DAS) Lawe Kinga, Kecamatan Lawe Sumur, Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh semakin menyengat. 

Hal itu diungkapkan Sekda Lumbung Informasi Rakyat (LIRA), Eka Prasetio, kepada tvonenews.com, Jumat (12/8/2022). Eka juga sebutkan secara tegas, meminta pihak terkait segera mengevaluasi kinerja pelaksana proyek tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebab, Eka menilai, proyek tersebut sangat rawan korupsi. Apalagi berdasarkan hasil investigasi di lapangan, terdapat beberapa kejanggalan. 

"Untuk menguatkan hasil dugaan tersebut, ketika kami kelapangan, kami tidak menemukan plang proyek pada pengerjaan tersebut," ungkap Eka. 

Menurutnya, sesuai amanah Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008 dan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012, di mana mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai negara wajib memasang papan nama proyek.

Seperti, papan nama proyek yang memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek dan nilai kontrak serta jangka waktu atau lama pekerjaan. 

“Pemasangan papan nama proyek merupakan implementasi dari azas transparansi, sehingga masyarakat dapat ikut serta dalam mengawal Proses Pelaksanaanya. Bahkan karena tidak adanya Papan Proyek, Pengerjaan tersebut patut dicurigai tidak dilaksanakan sesuai prosedur sejak awal," ucapnya. 

Untuk membuktikan kecurigaan mereka, saat pengerjaan proyek berlangsung, Eka dan tim turut melihat pengambilan material yang diambil di seputaran lokasi proyek menggunakan alat berat berupa exkavator. 

"Artinya patut diduga tidak adanya back-up izin galian x pada proyek tersebut. Sebab beberapa hari kami pantau dilapangan tidak ada aktivitas mobil dump truck yang mambawa material galian c ke lokasi tersebut artinya bisa jadi pihak rekanan menggunakan material galian c ilegal yang diperoleh tak jauh dari lokasi pengerjaan," bebernya. 

Padahal, lanjut Eka, aesuai dengan Undang-Undang No 4 Tahun 2009 pasal 161, barang siapa yang menampung, membawa dan membeli barang ilegal dapat di pidana. 

"Selain itu hasil pantauan lapangan, pihaknya juga menemukan bahwa penggunaan batu bronjong yang telah terpasang terdapat batu yang tidak memenuhi ukuran standart. Jelas hal ini akan berpengaruh terhadap daya tahan guling beronjong," kata Eka. 

Atas fakta itu, Eka meminta agar pihak pengawas harus jeli dalam mengawasi pengerjaan bronjong tersebut. Terlebih, pihak pelaksana diduga mengerjakan pondasi bronjong tidak sesuai spesifikasi. 

Atau dengan kata lain, ia beberkan, pihak pengawas harus benar-benar bekerja secara profesional sesuai Standart Oprasional Prosedur (SOP). 

"Jangan sampai malah membiarkan rekanan sesuka hati dalam proses pengerjaan. Karena itu kami minta kepada Penguasa Anggaran (PA) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk segera mengevaluasi kinerja rekanan," pungkasnya. 

Walau masih proses pengerjaan, kata Eka, pihaknya uga berharap kepada aparat penegak hukum agar ikut memantau perkembangan pengerjaan beronjong tersebut sebagai upaya pencegahan secara preventif dan persuasif agar jangan sampai terjadi tindak pidana korupsi pada proyek tersebut. 

"Jika kita amati, DAS Lawe Kinga ini sering menjadi Sumber banjir yang berdampak ke  beberapa Kecamatan di wilayah Aliran DAS tersebut, bahkan banjir di Wilayah ini merupakan bencana rutin setiap tahun," ungkap Eka. 

Tentu, sambungnya, masyarakat berharap pengerjaan yang bersumber dari uang rakyat tersebut dapat bermanfaat sebagaimana mestinya dan kokoh terhadap terjangan banjir. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Maka garusnya proses kontruksinya jangan Asal jadi karena masyarakat  lah yang paling dirugikan sebagai objek dari pembangunan proyek tersebut," tutup Eka. 

Kepala Balai Wilaya Sungai Sumatra 1 Heru Setiawan saat dikonfirmasi via telepon enggan memberikan tanggapannya terkait pekerjaan Proyek Bronjong tersebut sampai berita ini diterbitkan.(Lan/Aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Erling Haaland Bongkar Rahasia Ketajamannya Usai Singkirkan Brasil di Piala Dunia 2026

Erling Haaland Bongkar Rahasia Ketajamannya Usai Singkirkan Brasil di Piala Dunia 2026

Erling Haaland kembali membuktikan ketajamannya di Piala Dunia 2026 usai menjadi aktor utama kemenangan Norwegia atas Brasil pada babak 16 besar. Penyerang Manchester City itu mengaku dirinya hanya membutuhkan satu atau dua peluang untuk mengubah jalannya pertandingan.
Buat Keputusan Aneh yang Untungkan Amerika, PSSI-nya Belgia Kirim Protes Keras ke FIFA: Melanggar Fair Play

Buat Keputusan Aneh yang Untungkan Amerika, PSSI-nya Belgia Kirim Protes Keras ke FIFA: Melanggar Fair Play

Federasi Sepak Bola Belgia (RBFA) melontarkan protes kepada FIFA setelah muncul keputusan yang dinilai kontroversial jelang babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Hasil Piala Dunia 2026: Main 10 Orang, Inggris Lolos Perempat Final Usai Kalahkan Meksiko 3-2

Hasil Piala Dunia 2026: Main 10 Orang, Inggris Lolos Perempat Final Usai Kalahkan Meksiko 3-2

Inggris memastikan tiket ke perempat final Piala Dunia 2026 usai kalahkan Meksiko 3-2, Senin (06/07/2026) pagi WIB. The Three Lions meraih kemenangan dramatis.
Pelaku Pemukulan Pemotor di Jagakarsa Berhasil Diringkus Polisi, Begini Penampakannya

Pelaku Pemukulan Pemotor di Jagakarsa Berhasil Diringkus Polisi, Begini Penampakannya

Pelaku pemukulan pemotor di Jagakarsa diketahui mengendarai sepeda motor Kawasaki Ninja, memakai kaos berwarna biru keabuan, dan celana pendek berwarna krem.
Ancelotti Sentil PSSI-nya Brasil usai Selecao Tersingkir di Piala Dunia 2026, Blak-blakan Minta 'Ronaldinho' Baru Buat Juara

Ancelotti Sentil PSSI-nya Brasil usai Selecao Tersingkir di Piala Dunia 2026, Blak-blakan Minta 'Ronaldinho' Baru Buat Juara

Carlo Ancelotti kirim pesan setelah Brasil tersingkir dari Piala Dunia 2026. Pelatih Italia itu menilai sepak bola Brasil butuhkan talenta istimewa yang baru.
Polresta Yogyakarta Tetapkan 14 Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha, Pemeriksaan Segera Digelar

Polresta Yogyakarta Tetapkan 14 Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha, Pemeriksaan Segera Digelar

Polresta Yogyakarta menetapkan 14 tersangka baru dalam pengembangan kasus dugaan kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha.

Trending

Piala Dunia 2026: Link Live Streaming Brasil Vs Norwegia

Piala Dunia 2026: Link Live Streaming Brasil Vs Norwegia

Brasil dan Norwegia datang dengan kondisi terbaik dan akan berusaha meraih tiket perempat final Piala Dunia 2026 untuk berhadapan dengan pemenang laga Meksiko vs Inggris.
Lepas Jabatan dari Korlantas Polri, Ojol Beri Ungkapan Khusus ke Irjen Agus

Lepas Jabatan dari Korlantas Polri, Ojol Beri Ungkapan Khusus ke Irjen Agus

Irjen Pol. Agus Suryonugroho menyudahi masa jabatannya sebagai Kakorlantas Polri pada Sabtu (4/7/2026).
Respons Tak Terduga Ancelotti usai Brasil Dipermalukan Norwegia 2-1 dan Tersingkir di Piala Dunia 2026: Kecewa tapi Akan Bangkit

Respons Tak Terduga Ancelotti usai Brasil Dipermalukan Norwegia 2-1 dan Tersingkir di Piala Dunia 2026: Kecewa tapi Akan Bangkit

Carlo Ancelotti buka suara usai Brasil gagal ke perempat final Piala Dunia 2026. Pelatih Italia itu memastikan momen pahit itu akan menjadi pijakan Selecao.
Menhut Raja Juli Mengaku Kembalikan Amplop dari Bupati Kuansing 17 Hari Sebelum KPK Lakukan OTT

Menhut Raja Juli Mengaku Kembalikan Amplop dari Bupati Kuansing 17 Hari Sebelum KPK Lakukan OTT

Raja Juli ungkap mendapat amplop dari Bupati Kuansing pada Selasa, 2 Juni 2026. Hal itu diungkapnya dalam konferensi pers di Kantor Kemenhut Jakarta Jumat lalu.
Detik-detik Jasad Aiptu Sumaryanto Ditemukan Mengapung di DAS Katingan, Sempat Hilang Usai Gerebek Bandar Sabu

Detik-detik Jasad Aiptu Sumaryanto Ditemukan Mengapung di DAS Katingan, Sempat Hilang Usai Gerebek Bandar Sabu

Jasad Aiptu Sumaryanto ditemukan berjarak sekitar 8 kilometer dari lokasi kejadian, tepatnya di daerah aliran sungai (DAS) Katingan, Desa Rantau Asem pada Minggu (5/7/2026) pagi.
Donald Trump Intervensi FIFA? Pemain Amerika Serikat Resmi Dapat Penangguhan Sanksi Kontroversi Kartu Merah Piala Dunia

Donald Trump Intervensi FIFA? Pemain Amerika Serikat Resmi Dapat Penangguhan Sanksi Kontroversi Kartu Merah Piala Dunia

Striker Timnas Amerika Serikat, Folarin Balogun, memicu kontroversi ketika menerima kartu merah saat Amerika Serikat mengalahkan Bosnia-Herzegovina pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. 
Lewat Munaslub dan Rekonsiliasi, AAI Nasional Bersatu Resmi Berdiri

Lewat Munaslub dan Rekonsiliasi, AAI Nasional Bersatu Resmi Berdiri

Jamin Ginting resmi memimpin organisasi baru bernama Asosiasi Advokat Indonesia Nasional Bersatu (AAI Nasional Bersatu).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT