News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dirazia Petugas, Puluhan Lapak PKL di Sepanjang Jalinsum Kota Sarolangun Dibongkar

Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sarolangun merazia lapak pedagang kaki lima (PKL) yang berdiri di sekitar bahu jalan lintas Sumatera.
Jumat, 26 Agustus 2022 - 13:52 WIB
Petugas bantu pedagang bongkar lapak
Sumber :
  • Tim Tvone/ Darlianto

Sarolangun, Jambi - Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sarolangun merazia lapak pedagang kaki lima (PKL) yang berdiri di sekitar bahu jalan lintas Sumatera. Seluruh lapak pedagang yang menempati bahu jalan lintas Sumatera, depan Hotel Ratu, Kelurahan Pasar Sarolangun, Kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun, Jambi, dieksekusi oleh petugas.

Kali ini, razia yang dilakukan petugas masih mengedepankan secara persuasif, dengan pembongkaran yang dilakukan oleh pemilik lapak itu sendiri, hingga esok harinya tidak menemukan lagi lapak berjejer di bahu jalan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Razia saat ini kita mengedepankan upaya persuasif, dan semua lapak pedagang kaki lima di sini kita suruh mereka sendiri yang membongkarnya, dengan syarat besok harus bersih," ujar Bustra Desman, Camat Sarolangun, Jumat (26/8/2022).

Dikatakan Bustra, razia yang digelar saat ini merupakan instruksi PJ Bupati Sarolangun, Hendrizal, dengan tujuan pembenahan wajah kota. Sehingga penertiban lapak pedagang dilakukan terhadap PKL namun telah disepakati bersama. "Untuk pembenahan wajah kota, kita harus berbuat dengan menertibkan pedagang kaki lima agar wajah Kota Sarolangun terlihat indah," kata Bustra.

Dirinya menyebutkan, jika dirinya tidak melarang adanya aktivitas pedagang yang menempati sepanjang jalur lintas Sumatera dalam Kota Sarolangun. Namun, hanya memperbolehkan berdagang dari pukul 15.00 WIB hingga malam hari dengan ketentuan setelah tutup dibersihkan kembali.

"Kami bukan melarang. Namun, ada ketentuan-ketentuan yang harus diikuti, boleh dibuka dari pukul 15.00 WIB, hingga malam tanpa meninggalkan sampah," pungkasnya. (dar/wna)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Berdaya Secara Ekonomi, Perempuan di Sukabumi Dilatih Produk UMKM Hingga Pemanfaatan AI

Berdaya Secara Ekonomi, Perempuan di Sukabumi Dilatih Produk UMKM Hingga Pemanfaatan AI

Kaum perempuan terkhusus ibu rumah tanggan di Kampung Sundawenang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat terus digodok untuk dapat mandiri secara ekonomi.
Open To Work di LinkedIn Berujung Kontroversi, Prilly Latuconsina Ngaku Menyesal: Aku Bukan Niat Tidak Empati

Open To Work di LinkedIn Berujung Kontroversi, Prilly Latuconsina Ngaku Menyesal: Aku Bukan Niat Tidak Empati

Aktris Prilly Latuconsina muncul klarifikasi dan minta maaf usai fitur #OpenToWork profil LinkedIn bekerja sebagai sales mengandung tidak empati ke pencaker.
Dapat Teror Lewat Kiriman Papan Bunga, Dokter Oky Pratama Lapor Polisi

Dapat Teror Lewat Kiriman Papan Bunga, Dokter Oky Pratama Lapor Polisi

Dokter Kecantikan, Oky Pratama melayangkan laporan ke Polda Metro Jaya, usai diduga mendapatkan teror melalui kiriman papan karangan bunga.
Insiden Memalukan di Liga Italia, Bintang Inter Milan Blak-blakan Minta Maaf ke Emil Audero

Insiden Memalukan di Liga Italia, Bintang Inter Milan Blak-blakan Minta Maaf ke Emil Audero

Insiden memalukan mewarnai lanjutan pekan ke-23 Serie A. Kapten Inter Milan, Lautaro Martinez, secara resmi menyampaikan permintaan maaf kepada kiper Emil Audero menyusul aksi pelemparan kembang api dari tribun pendukung Nerazzurri yang mengarah langsung ke sang penjaga gawang.
Seusai Penguasaan Ilegal Ruang Yayasan, Kampus Unikama Bangkit dan Bersatu

Seusai Penguasaan Ilegal Ruang Yayasan, Kampus Unikama Bangkit dan Bersatu

Ketua Yayasan Perkumpulan Pembina Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi Persatuan Guru Republik Indonesia (PPLP-PT PGRI) Malang, Agus Priyono, menyatakan rasa syukurnya atas kembali normalnya aktivitas kampus Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama).

Trending

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Semifinal Sarat Emosi! Timnas Futsal Indonesia Jumpa Mantan Pelatih Jepang

Semifinal Sarat Emosi! Timnas Futsal Indonesia Jumpa Mantan Pelatih Jepang

Timnas Futsal Indonesia kembali mencuri perhatian publik pada ajang Piala Asia Futsal 2026. Skuad Garuda kini bersiap menghadapi laga krusial di babak semifinal yang akan digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Kamis (5/2).
Ajax "Ketagihan" Datangkan Pemain Timnas Indonesia setelah Rekrut Maarten Paes

Ajax "Ketagihan" Datangkan Pemain Timnas Indonesia setelah Rekrut Maarten Paes

Di tengah masifnya pergerakan transfer tersebut, Ajax juga kembali dikaitkan dengan pemain Timnas Indonesia. Salah satu nama yang mencuat adalah Dean James, bek
Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Kasus dugaan penelantaran anak yang menyeret nama artis Denada menjadi sorotan publik. Kini sudah mengakui Ressa sebagai anak.
Gebrakan Mensos Gus Ipul usai Tragedi Pilu Siswa SD Gantung Diri di NTT, Buntut Tak Dibelikan Buku dan Pena

Gebrakan Mensos Gus Ipul usai Tragedi Pilu Siswa SD Gantung Diri di NTT, Buntut Tak Dibelikan Buku dan Pena

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) prihatin siswa SD, YBS (10) tewas bunuh diri di Ngada, NTT. Ia janji pendampingan diperkuat agar tidak terulang lagi.
Viral Pensiunan ASN Tendang Kucing hingga Mati di Blora, Ini Penjelasan Hukum Menyakiti Hewan dalam Islam

Viral Pensiunan ASN Tendang Kucing hingga Mati di Blora, Ini Penjelasan Hukum Menyakiti Hewan dalam Islam

Viral seorang pria pensiunan ASN tentang kucing hingga mati di Blora, berikut penjelasan Ustaz Abdul Somad tentang hukum menyakiti hewan dalam Islam.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT