News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Idap Kanker, Istri Oknum Polisi Rampok yang Viral di Medan Mohon keringanan Hukuman Suami pada Kapolri dan Presiden

Ketiga oknum polisi yang mencoba merampas sepeda motor warga dengan modus jual beli yang terjadi di kawasan Desa Kampung Lalang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang pada Rabu (5/10/2022) malam lalu, kini sudah menjalani sidang kode etik profesi Polri.
Senin, 17 Oktober 2022 - 09:35 WIB
Kondisi Memprihatinkan Istri Bripka A
Sumber :
  • Tim TvOne/Bahana

Medan, Sumut - Ketiga oknum polisi yang mencoba merampas sepeda motor warga dengan modus jual beli yang terjadi di kawasan Desa Kampung Lalang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang pada Rabu (5/10/2022) malam lalu, kini sudah menjalani sidang kode etik profesi Polri.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sidang kode etik profesi tersebut sudah dijalani oleh ketiga oknum polisi yakni Bripka A, Bripka B dan Briptu H pada Selasa (11/10/2022) lalu di Polda Sumut.

 

Namun, ketiganya melakukan upaya banding agar tidak dihukum Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).

 

Melalu kuasa hukumnya, Rahmat Sianturi saat ditemui tvOnenews.com mengatakan, pihaknya akan berjuang ditingkat banding yang saat ini masih berproses terkait kode etik profesi Polri tersebut.

 

"Kami akan berjuang di sini, mereka ini masih dilindungi dengan asas praduga tak bersalah. Jadi bagaimana pun mereka masih mempunyai hak yang sama di mata hukum dan kami sebagai kuasa hukum yang ditunjuk oleh keluarga akan berjuang di tingkat banding yang saat ini masih berproses," ucap Rahmat saat diwawancarai tvOnenews.com, Senin (17/10/2022).

 

Ia pun mengungkapkan peristiwa yang viral di media sosial tersebut tidak sepenuhnya benar.

 

"Di dalam video yang viral itu, ketika ketiga oknum anggota polisi ini hendak meninggalkan TKP, anak dan istri korban pemilik kendaraan bermotor tersebut memaksa memegang pintu mobil itu padahal kunci motor tidak dibawa oleh ketiganya dan STNK sudah dikembalikan mereka dan tidak ada kesengajaannya," ungkapnya.

 

Nantinya, kuasa hukum ketiga pelaku akan mengambil langkah dengan menyurati Kapolda Sumut, Irjen Pol Panca Simanjuntak, Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit dan menuju ke Presiden, Joko Widodo untuk memohon keringanan ketiga pelaku oknum polisi tersebut.

 

"Kita akan mengambil langkah untuk menyurati Kapolda Sumut, lalu Bapak Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit serta ke Bapak Presiden, Jokowi dengan memohon untuk meringankan ketiga oknum polisi ini, dikarenakan salah satu istri dari ketiga pelaku sedang mengalami penyakit kanker serviks yang saat ini sangat membutuhkan biaya pengobatan sangat besar," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Di samping itu istri pelaku Bripka A, Viliyeni, yang tengah mengidap penyakit kanker serviks mengucapkan permohonan maaf atas perbuatan suaminya, dan ia pun tidak mengetahui apa yang telah terjadi sebelumnya lantaran sedang menjalani proses chemoterapy.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas
Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan kasus tanggapan laporan palsu pada aplikasi JAKI bukan pertama kali terjadi.

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT